PADANG, forumsumbar —Kehadiran politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Irwan Prayitno di pertemuan antara bakal calon Gubernur Sumbar Riza Falepi dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, Rabu (26/2) di Jakarta, mendapatkan perhatian dari pengamat politik Sumbar, Yosmeri Yusuf.
Menurut Yosmeri, tampak sudah bahwa dukungan Irwan Prayitno, yang juga Gubernur Sumbar itu, ke Riza Falepi, bukan ke Mahyeldi Ansharullah yang sama-sama berniat maju menjadi bakal calon Gubernur Sumbar. Keduanya, Riza dan Mahyeldi merupakan sama-sama kader PKS, dimana saat ini sedang memperebutkan tiket partainya menuju Pilkada Sumbar 2020.
“Dengan mendukung Riza Falepi, ini sekaligus isyarat Irwan kepada Mahyeldi agar menyelesaikan amanah yang sedang diembannya sekarang sebagai Walikota Padang, untuk periode kedua yang baru satu tahun lebih dijabat,” ujar Yosmeri dalam perbincangan dengan media Jumat (28/2).
Apalagi, lanjut Yosmeri, sudah beredar luas pula vidio penyataan Mahyeldi sewaktu debat Pilkada Padang 2018 lalu, dimana ia mengatakan kalau menjadi walikota untuk kedua kalinya akan menjaga amanah masyarakat Padang sampai tahun 2024.
“Ini bisa juga jadi pertimbangan kenapa Irwan Prayitno mendukung Riza. Karena Irwan inginkan Mahyeldi menyelesaikan janjinya saat debat pilkada dulu untuk memimpin Padang sampai selesai,” ujar mantan anggota DPRD Sumbar itu.
Dinamika di tubuh PKS Sumbar dengan adanya 2 orang kader yang berebut tiket ke Pilkada Sumbar 2020 itu disebut Yosmeri hal yang biasa dalam sebuah partai politik. Walaupun sebenarnya bagi PKS, sistem penjaringan bagi kader atau non kader yang berniat menjadi calon kepala daerah itu sudah ada mekanisme dan aturannya.
Tinggal nantinya, kata Yosmeri, pengurus pusat lah yang menentukan siapa yang akan diusung oleh PKS, Riza atau Mahyeldi. “Tetapi sebagai salah seorang tokoh sentral di PKS, pengaruh Irwan Prayitno masih cukup kuat di tingkat pusat. Dan ini angin segar bagi Riza,” tutupnya. (Rel/Ik)






















