
PADANG PARIAMAN, forumsumbar – Tingkatkan mobilitas dan kualitas hidup sehari-hari penyandang disabilitas, Yayasan Kick Andy Foundation serahkan bantuan kaki palsu gratis di Kabupaten Padang Pariaman. Penyerahan kaki palsu kepada 15 orang masyarakat yang menderita cacat pada kakinya itu, berlangsung di Hall IKK (Ibu Kota Kabupaten) Nagari Parik Malintang Kecamatan Anam Lingkuang, Rabu (4/11/2026).
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bersama Polres Padang Pariaman mendukung sepenuhnya kegiatan sosial ini, dengan melibatkan aparaturnya di Kecamatan, Kapolsek, Wali Nagari dan Bhabinkamtibmas. Mereka berperan dalam memberikan edukasi, melakukan pendataan dan memfasilitasi masyarakat yang membutuhkan bantuan kaki palsu hingga proses penerimaan.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis (JKA), Kapolres Padang Pariaman AKBP Riyana Purwasari beserta jajaran, Ketua Yayasan Kick Andy Foundation Ali Sadikin, Sekretaris Daerah Hendra Aswara, Staf Ahli, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Ketua TP-PKK, Ketua DWP, Kapolsek dan Bhabinkamtibmas, serta masyarakat penerima manfaat.
Bantuan yang diserahkan langsung oleh Ketua Yayasan Kick Andy Foundation, Ali Sadikin tersebut, diharapkan dapat membantu para penerima manfaat untuk kembali beraktivitas dengan lebih mudah, meningkatkan kemandirian, serta menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih percaya diri.
Dalam kesempatan itu, Bupati John Kenedy Azis menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kick Andy Foundation dan jajaran Polres Padang Pariaman atas kepedulian serta kontribusi nyata yang diberikan kepada masyarakat.
Menurutnya, bantuan kaki palsu tersebut bukan sekadar bantuan fisik, tetapi juga menjadi dukungan bagi masyarakat untuk kembali menjalani aktivitas secara lebih mandiri.
”Ini baru kegiatan permulaan. Sebagaimana yang disampaikan Pak Ali, nanti akan ada bantuan lanjutan. Karena itu diharapkan kepada Wali Nagari dan Bhabinkamtibmas, untuk terus melakukan pendataan terhadap masyarakat yang masih membutuhkan bantuan serupa,” ungkap Bupati.
Bupati juga berpesan kepada para penerima manfaat, agar tetap semangat dalam menjalani proses penyesuaian menggunakan kaki palsu. Ia memahami, bahwa pada awalnya mungkin akan terasa berbeda dan itu membutuhkan waktu untuk membiasakan diri.
”Semoga bantuan ini benar-benar bermanfaat bagi bapak dan ibu penerima. Sekali lagi, terima kasih kepada Pak Ali. Jangan pernah lelah membantu masyarakat Padang Pariaman,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Kick Andy Foundation, Ali Sadikin, mengungkapkan rasa terima kasih atas sambutan hangat Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Ia juga mengapresiasi dukungan Kapolres beserta jajaran, yang telah membantu proses pencarian dan pendataan penerima manfaat.
Ali Sadikin menyebutkan, bahwa kedatangannya ke Padang Pariaman bukan kali pertama. Sebelumnya, ia juga telah beberapa kali melaksanakan kegiatan bakti sosial di daerah tersebut. Karena program ini, sebagai bagian dari komitmen yayasan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Ia berharap, bantuan kaki palsu yang diberikan dapat menjadi kesempatan bagi para penerima untuk menjalani kehidupan dengan lebih mandiri dan tidak kehilangan semangat dalam menghadapi keterbatasan.
”Hari ini saya, Pak Bupati, dan Ibu Kapolres hanya merencanakan. Namun, Allah yang mengabulkan sehingga kegiatan ini bisa terlaksana. Kepada bapak dan ibu penerima manfaat agar tetap semangat, terus berusaha hidup mandiri, dan tidak bergantung kepada orang lain,” ujarnya.
Ali Sadikin juga menyampaikan kabar baik, bahwa Kick Andy Foundation masih akan kembali ke Padang Pariaman untuk melaksanakan satu kali lagi penyerahan bantuan kaki palsu gratis. Karena itu, pendataan terhadap masyarakat yang membutuhkan diharapkan terus dilakukan, agar bantuan berikutnya dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
Suasana haru menyelimuti kegiatan tersebut. Ketika salah seorang penerima manfaat, Ibu Yuli menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kick Andy Foundation, Polres Padang Pariaman, dan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.
Dengan penuh haru, ia mengungkapkan bahwa bantuan kaki palsu tersebut sangat berarti bagi dirinya dan penerima lainnya. Karena dapat membantu mereka berjalan lebih mudah, serta kembali melakukan berbagai aktivitas sehari-hari.
Bagi para penerima manfaat, bantuan ini bukan hanya tentang kaki palsu. Melainkan juga tentang hadirnya harapan, kesempatan untuk lebih mandiri, dan kepedulian yang memberikan arti besar dalam kehidupan mereka.
Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan semakin banyak masyarakat Kabupaten Padang Pariaman yang memiliki cacat pada kakinya menjadi penerima manfaat. Sehingga mereka memperoleh kesempatan yang sama dengan masyarakat lainnya, untuk beraktivitas dan meningkatkan kualitas hidupnya.
(Diskominfo/AS)






















