
PADANG, forumsumbar — Pemerintah Kota (Pemko) Padang menutup tahun 2025 dengan melakukan pelantikan terhadap 169 Pejabat administrator, pengawas, fungsional, dan Kepala Sekolah.
Proses pelantikan dilakukan langsung oleh Walikota Padang Fadly Amran di Gedung Bagindo Azis Chan Youth Center, Rabu (31/12/2025).
Ikut hadir Wakil Walikota Padang Maigus Nasir, Kepala BKPSDM Mairizon dan Asisten berserta sejumlah Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemko Padang.
Di antara pejabat yang dilantik, ada dua orang pejabat eselon IIIa (Sekretaris Dinas). Mereka adalah Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Padang, yaitu Syafriadi yang sebelumnya menempati posisi sama di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang.
Sementara untuk posisi Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang kini ditempati Wismeiliar Teinike Yulvera, yang sebelumnya Kepala Bidang (Kabid) Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Kota Padang.
Selanjutnya, posisi Kabid IKP Diskominfo Kota Padang dipercayakan kepada Suryani yang sebelumnya menempati posisi Kabid Keluarga Berencana, Ketahanan, dan Kesejahteraan Keluarga pada DP3AP2KB.
Pada kesempatan itu juga dilakukan pelantikan untuk sejumlah jabatan lain termasuk terhadap 131 kepala sekolah di lingkungan Pemko Padang.
Walikota Padang Fadly Amran meminta para pejabat yang baru dilantik untuk langsung melakukan percepatan di lingkungan kerjanya yang baru.
“Rotasi adalah hal biasa dalam sistem birokrasi. Sekarang bagaimana bapak ibu yang baru dilantik dapat melakukan percepatan di tempat yang baru,” katanya.
Menurut dia, penyesuaian harus dilakukan dengan program-program pemerintah pusat serta visi misi Pemko Padang, yaitu menggerakkan segala potensi untuk mewujudkan Kota Padang sebagai Kota Pintar (Smart City) dan Kota Sehat, berlandaskan agama dan budaya, menuju kota yang maju dan sejahtera.
“Progul dalam visi tersebut harus benar-benar dipahami demi Satujuan Menuju Kejayaan Kota Padang. Kami menitipkan harapan kepada bapak ibu, berlarilah. Saya yakin, dari muka dan raut wajah bapak ibu ini akan bisa dilakukan semaksimal mungkin,” pungkasnya.
(Kominfo/AS)























