
AGAM, forumsumbar —Pemerintah Kabupaten Agam menyiapkan sebanyak 77 kafilah untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional tingkat Provinsi Sumbar ke-41 yang digelar di Kota Bukittinggi pada 13–18 Desember 2025.
Selain peserta, Pemkab Agam juga memberangkatkan 75 orang pendamping dan official sebagai bagian dari kontingen daerah. Pelepasan kafilah dilaksanakan di Mess Pemkab Agam Belakang Balok, Jumat (12/12/2025) pagi.
Pemerintah Kabupaten Agam memastikan kesiapan kafilah telah dilakukan secara terencana dan berkelanjutan. Para peserta akan berlaga pada 13 cabang lomba dengan total 35 golongan yang dipertandingkan, meliputi Tilawah, Qira’at, Tartil, Tahfiz, Khat, Tafsir, Kitab Standar, Musabaqah Fahmil Qur’an (MFQ), Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ), Khutbah Jumat dan Azan, Makalah Ilmiah Al-Qur’an, Hadist, serta Tartil Eksekutif.
Pemimpin Kontingen MTQ Kabupaten Agam, Thomas Febria, menyampaikan bahwa kafilah yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi terbaik dari pelaksanaan MTQN Kabupaten Agam tahun sebelumnya.
“Kafilah ini adalah hasil terbaik dari MTQN Agam. Mereka telah melalui proses seleksi yang ketat dan pembinaan berjenjang, sehingga layak mewakili Kabupaten Agam pada MTQN tingkat provinsi,” ujarnya.
Kabupaten Agam tercatat sebagai salah satu daerah dengan jumlah kafilah terbanyak pada MTQN Sumbar tahun ini. Para peserta berasal dari berbagai pondok pesantren, madrasah, dan sekolah yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Agam.
Sebagai bentuk pembinaan intensif, Pemerintah Kabupaten Agam telah memfasilitasi pelaksanaan Training Center (TC) sebanyak beberapa tahap guna mematangkan kemampuan teknis, fisik, serta mental para kafilah.
“Persiapan dilakukan secara menyeluruh. Diharapkan seluruh kafilah dapat tampil maksimal dan mampu meningkatkan prestasi Kabupaten Agam dibandingkan tahun sebelumnya,” tambah Thomas.
Dengan persiapan yang matang serta dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Agam, kafilah MTQ diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama daerah pada MTQN Sumbar ke-41 tahun 2025.
(R/Kominfo)























