
AGAM, forumsumbar —Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) Kabupaten Agam menuntaskan rangkaian Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) tahun 2025.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua tahap sebagai bagian dari percepatan operasional KDMP di seluruh nagari di Kabupaten Agam.
Tahap pertama berlangsung selama dua hari, 23–24 Oktober 2025 lalu di Tabek Mandi Sikabu, Kecamatan IV Koto. Dengan tema Dasar-dasar Perkoperasian dan Peluang Usaha, kegiatan ini diikuti oleh Wakil Ketua Bidang Usaha dari seluruh KDMP.
Tahap kedua digelar selama tiga hari, 11-13 November 2025, di tiga lokasi secara serentak: Lubuk Basung, Gadut, dan IV Koto. Tahap ini mengangkat tema; Membangun Koperasi Merah Putih yang Profesional, Bertalenta dan Berdaya Saing, dan diikuti oleh 184 peserta dari pengurus KDMP seluruh Nagari di Kabupaten Agam.
Secara keseluruhan, pelatihan ini diikuti oleh pengurus dari 92 KDMP se-Kabupaten Agam, yang difokuskan untuk memperkuat manajerial, literasi koperasi, serta kemampuan membaca peluang usaha sesuai kebutuhan ekonomi masyarakat di lingkungan KDMP.
Kepala Dinas KUKM Kabupaten Agam, Endrimelson, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas merupakan kunci keberlanjutan koperasi.
“Yang kami harapkan adalah percepatan operasional KDMP dengan mengoptimalkan sumber daya dan potensi yang tersedia, karena ini adalah program strategis nasional yang sangat mulia. Di sisi pengelolaan, diharapkan terjadi perubahan nyata dalam cara pengurus mengelola koperasi. Harus lebih profesional, adaptif, dan mampu membaca kebutuhan anggota serta peluang usaha,” ujar Endrimelson, Senin (24/11/2025).
Sementara itu, Kepala Bidang Koperasi Dinas KUKM Agam, Eva Salmi, menyebutkan bahwa penyusunan materi pelatihan dilakukan berdasarkan permasalahan riil yang dihadapi koperasi di lapangan.
“Seluruh materi diarahkan untuk memperkuat kelembagaan koperasi. Kami ingin setiap KDMP berjalan maksimal dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
Dinas KUKM Agam berharap, selesainya pelatihan tahun 2025 ini menjadi momentum bagi seluruh KDMP untuk segera beroperasi secara optimal, sehingga mampu menjadi penggerak ekonomi lokal yang lebih kuat dan mandiri.
(R/Kominfo)























