• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Selasa, Mei 12, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Wahyu Purnama: Tingkatkan Ekonomi, Sumbar Butuh Pemimpin yang Memiliki Leadership Kuat

17 Januari 2020
in Berita
Reading Time: 4min read
Views: 4,024

PADANG, forumsumbar —
Sumbar masih menghadapi tantangan perkembangan perekonomian dunia yang terus turun. Dalam lima tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Sumbar cenderung mengalami perlambatan dari tahun ke tahun. Tahun 2014 sebesar 5,88 persen, tahun 2018 sebesar 5,14 dan tahun 2019 diperkirakan pada kisaran 5,0 sampai 5,2 persen. Lalu di tahun 2020 diproyeksikan paling tinggi 5,3 persen. ”Jika pemimpin Sumbar ke depan tidak fokus pada sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru, melakukan transformasi dan inovasi serta membangun sinergi dengan kabupaten dan kota, maka perekonomian Sumbar akan terus melambat,” ungkap Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumbar Wahyu Purnama saat pertemuan dengan Jaringan Pemred Sumbar (JPS) di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumbar, Rabu (15/1).

Sektor yang bisa menjadi mesin pendorong pertumbuhan ekonomi Sumbar adalah pariwisata, di samping manufaktur. ”Pertanyaannya apakah industri cocok untuk Sumbar? Tidak. Karena jauh dari sumber bahan baku dan akses transportasi pengangkutannya sehingga menimbulkan biaya tinggi. Jadi, yang jelas-jelas saja dulu dikerjakan dengan fokus. Sektor pariwisata lebih masuk akal dan kembangkan itu,” kata Wahyu didampingi Deputi Kepala Perwakilan BI Sumbar Gunawan Wicaksono.

Selama ini, dari sisi lapangan usaha, Sumbar termasuk beruntung karena memiliki sektor pertanian yang menyumbang 22 persen, lalu pedagangan 16 persen, transportasi 13 persen dan konstruksi 10 persen. Beda dengan daerah tetangga yang rentan terganggu perekonomian global karena banyak bergantung pada komoditi ekspor. ”Jadi, sektor pertanian harus kita pertahankan karena terkait dengan ketahanan pangan dan pengendalian inflasi. Tapi kalau untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, kita perlu menggerakkan sektor lain, yaitu sektor pariwisata karena multiflier effect-nya banyak. Kalau sektor pariwisata dikembangkan, artinya kita sudah menggerakkan berbagai sektor, baik itu perhotelan, kuliner, perdagangan, UMKM, transportasi, dan banyak sektor lainnya,” jelasnya.

Lihat Juga

Buka Kegiatan Peningkatan Kapasitas Pelaku Pengadaan Barang/Jasa, Bupati JKA: Jangan Coba-Coba Bermain dalam Pengadaan Barang dan Jasa

Buka Kegiatan Peningkatan Kapasitas Pelaku Pengadaan Barang/Jasa, Bupati JKA: Jangan Coba-Coba Bermain dalam Pengadaan Barang dan Jasa

12 Mei 2026
19
KAI Divre II Sumbar Raih Penghargaan Platinum P2HIV-AIDS Tingkat Nasional dari Kementerian Ketenagakerjaan RI

KAI Divre II Sumbar Raih Penghargaan Platinum P2HIV-AIDS Tingkat Nasional dari Kementerian Ketenagakerjaan RI

12 Mei 2026
6
Tinjau Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Sicincin, Bupati JKA Tekankan Agar Pasar Bersih dan Nyaman

Tinjau Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Sicincin, Bupati JKA Tekankan Agar Pasar Bersih dan Nyaman

11 Mei 2026
27
DISKUSI –Suasana diskusi Kepala Perwakilan BI Sumbar Wahyu Purnama dengan Jaringan Pemred Sumbar (JPS). (Foto : Dok)

Wahyu mengungkapkan, saat ini perkembangan pertumbuhan ekonomi Sumbar jika dilihat dari sisi permintaan, penggerak ekonomi Sumbar itu masih konsumsi swasta dan masyarakat. ”Sebesar 55 persen penggerak ekonomi Sumbar itu konsumsi. Pengeluaran pemerintah dari APBD itu share-nya 12 persen. Jadi yang menggerakkan ekonomi ya masyarakat, angkanya 55 persen. Investasi 31 persen, tapi investasi itu kan ada swasta dan pemerintah. Investasi swasta lebih besar dari investasi pemerintah. Nah, apa yang perlu digerakkan untuk membangun ekonomi Sumbar? Ya, investasi. Investasi yang mana? Yang paling jelas dan clear adalah investasi sektor pariwisata,” jelas mantan pimpinan BI di Bengkulu, Gorontalo dan Tasikmalaya ini.

Belanja pemerintah bukan penggerak utama perekonomian. Maka, perlu diarahkan ke sektor-sektor potensial, seperti investasi dan ekspor. Wahyu merinci, investasi swasta seperti hotel, restoran, infrastruktur, dan semua yang terkait dengan pariwisata perlu digerakkan di Sumbar. ”Banyak investasi yang lain, tapi yang berpeluang menggerakkan ekonomi itu adalah pariwisata. Dari mana investornya? Bisa dari dalam Sumbar, nasional maupun internasional. Tapi kalau ada orang Sumbar yang mau berinvestasi untuk menggerakkan investasi itu, kenapa harus dari luar. Multiflier effect-nya akan lebih besar,” sebut pria asal Saningbakar Solok itu.

FOTO BERSAMA –Kepala Perwakilan BI Sumbar Wahyu Purnama berfoto bersama dengan Jaringan Pemred Sumbar (JPS) sehabis diskusi. (Foto : Dok)

Lebih lanjut, alumni Fakultas Ekonomi Unand itu menyarankan, perlu adanya sinergi, tranformasi, dan inovasi dalam menggerakkan sektor pariwisata di Sumbar. Misalnya, mencanangkan tahun kunjungan wisata Sumbar bertajuk ”Visit Beautiful Minangkabau”. Dalam merealisasikan itu, Pemprov Sumbar merangkul dan mengkoordinir semua kabupaten dan kota dalam mengembangkan pariwisata. ”Jadi, itu (Visit Beautiful Minangkabau) adalah payung besar yang harus dilakukan,” kata mantan Kepala Grup BI di Departemen Regional I Sumatera itu.

Pengembangan sektor pariwisata juga mencakup perhatian pada kegiatan ekonomi kreatif. Misalnya, saat ini yang dilakukan Perwakilan BI Sumbar adalah menyatukan komoditas unggulan songket Minang, membangkitkan semangat para perajin serta membuka pasarnya. Lalu, membangun kreativitas dan transformasi. ”Bentuknya kecil, tapi itu melibatkan ribuan perajin. Jadi, pemimpin Sumbar ke depan harus bisa melakukan itu dalam bentuk yang nyata. Misalnya di Perwakilan BI Sumbar, kita mewajibkan pemakaian songket Minang ini dua kali dalam seminggu. Kami lagi mengajak instansi lain dan pemerintah daerah agar bergerak menggunakan songket ini,” tukasnya.

Selain songket, upaya nyata yang dilakukan BI adalah mengembangkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di klaster hortikultura, cabai merah, pembibitan sapi, sapi perah, bawang merah, padi organik, industri kreatif dan komoditas ekspor. ”Kita juga memfasilitasi UMKM untuk bergabung dengan platform jual beli secara online serta bergabung dengan platform pembayaran digital,” kata penerima penghargaan Pena Emas 2016 dari Harian Radar Tasikmalaya (Grup Padang Ekspres) karena dinilai menginspirasi dan berkontribusi membangun ekonomi kreatif di daerah itu.

PEMRED –Kepala Perwakilan BI Sumbar Wahyu Purnama berfoto nersama dengan beberapa orang pemred media. (Foto : Dok)

Dalam pertemuan dengan JPS yang dikoordinir Heri Sugiarto yang sehari-hari Pemred Padang Ekspres itu, Wahyu juga mendorong adanya program besar bertajuk ”Keramahan Minangkabau” dalam melayani wisatawan yang datang ke Sumbar. ”Harus ada motivasi untuk berubah. Keramahan kita di dalam melayani pariwisata itu perlu diperbaiki. Di samping itu, harus ada program wisata bersih seperti toiletnya, tempat ibadah, dan destinasi wisata. Kita harus ubah. Itu memang perlu semangat besar dan pemimpin yang kuat dalam melakukan transformasi,” tegas ayah tiga putri tersebut.

Pemerintah daerah di Sumbar juga perlu membuat roadmap pengembangan pariwisata lima tahun ke depan. Harus diterapkan secara konsisten dan jelas targetnya. ”Harus clear targetnya apa. Roadmap ini dilakukan secara berkelanjutan. Selain itu kita juga harus melangkah pada pariwisata digital. Nah ini sudah harus ada program dan konsistensinya. Jangan diubah-ubah,” katanya.

Sebagai daerah yang berfilosofi adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah, Wahyu juga mendorong Sumbar terus memperkuat pariwisata halal. Dalam aplikasinya, semua hotel-hotel harus mencerminkan itu, bukan sebatas label. ”Konkretnya, begitu orang masuk hotel harus ada petunjuk arah kiblat, ada sajadah, Alquran, dan ada logo sertifikasi halal dari MUI,” tukas Wahyu.

Untuk mewujudkan itu semua, menurut Wahyu, Sumbar membutuhkan pemimpin yang memiliki leadership yang kuat, dan melihat secara jeli sektor-sektor mana yang perlu didorong menggerakkan perekonomian. Lalu, faktor-faktor penggerak pertumbuhan ekonomi baru Sumbar. ”Jadi, Sumbar butuh pemimpin yang kuat. Pemimpin yang bisa melakukan perubahan dalam bentuk nyata, transformasi dan inovasi serta membangun sinergi bersama seluruh kabupaten dan kota serta pusat. Pemimpin yang paham bisnis dan perekonomian,” jelasnya. (Rel)

 

Sumber : Padeks

ShareTweetSendShare
Previous Post

Semakin Solid, Ashelfine-Sarikal Sambangi Golkar dan PKB Sijunjung

Next Post

DPP IKA FHUA Gelar Diskusi Bahas Putusan MK Tentang Jaminan Fidusia

BeritaTerkait

Buka Kegiatan Peningkatan Kapasitas Pelaku Pengadaan Barang/Jasa, Bupati JKA: Jangan Coba-Coba Bermain dalam Pengadaan Barang dan Jasa
Berita

Buka Kegiatan Peningkatan Kapasitas Pelaku Pengadaan Barang/Jasa, Bupati JKA: Jangan Coba-Coba Bermain dalam Pengadaan Barang dan Jasa

12 Mei 2026
19
KAI Divre II Sumbar Raih Penghargaan Platinum P2HIV-AIDS Tingkat Nasional dari Kementerian Ketenagakerjaan RI
Berita

KAI Divre II Sumbar Raih Penghargaan Platinum P2HIV-AIDS Tingkat Nasional dari Kementerian Ketenagakerjaan RI

12 Mei 2026
6
Tinjau Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Sicincin, Bupati JKA Tekankan Agar Pasar Bersih dan Nyaman
Berita

Tinjau Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Sicincin, Bupati JKA Tekankan Agar Pasar Bersih dan Nyaman

11 Mei 2026
27
Event Pacu Kudo Berlangsung Sukses, Bupati JKA Bubarkan Kepanitiaan dan Serahkan Hadiah Lomba Foto Padang Pariaman Pacu Kudo 2026
Berita

Event Pacu Kudo Berlangsung Sukses, Bupati JKA Bubarkan Kepanitiaan dan Serahkan Hadiah Lomba Foto Padang Pariaman Pacu Kudo 2026

11 Mei 2026
28
Mengenal Sosok Wali Nagari Padang Toboh Ulakan: Bakhri, Pemimpin yang Menggerakkan Potensi Nagari
Berita

Mengenal Sosok Wali Nagari Padang Toboh Ulakan: Bakhri, Pemimpin yang Menggerakkan Potensi Nagari

9 Mei 2026
58
Mentawai Perkuat City Branding Lewat Budaya Sikerei dan Surfing Kelas Dunia
Berita

Mentawai Perkuat City Branding Lewat Budaya Sikerei dan Surfing Kelas Dunia

9 Mei 2026
14
Next Post
DPP IKA FHUA Gelar Diskusi Bahas Putusan MK Tentang Jaminan Fidusia

DPP IKA FHUA Gelar Diskusi Bahas Putusan MK Tentang Jaminan Fidusia

Most Viewed Posts

  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (36,947)
  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,341)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (35,580)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (34,715)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (32,663)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (31,849)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (31,706)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (30,779)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,074)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (27,528)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
170
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
345
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
495
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
235
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
115
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
149
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
130
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
191
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
127

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In