
MALAYSIA, forumsumbar —-Dosen Universitas Perintis Indonesia (Upertis) Sumbar Prof Dr Suryani, MSi, bersama dengan 86 orang dosen lainnya dari 27 perguruan tinggi di Indonesia mengikuti Pengabdian Masyarakat Internasional, di Malaysia dan Singapura, dari tanggal 12 s/d 16 Oktober 2024.
Kegiatan yang dikoordinatori oleh Universitas Persada Indonesia Y.A.I Jakarta itu, dengan tajuk 1 st International Collaboration Trip 2024,fokus pada kolaborasi kegiatan akademik, riset, penelitian dan sekaligus pengabdian kepada masyarakat setempat.
Selain kolaborasi akademik, juga diadakan kuliah umum dan diskusi riset yang menampilkan dosen-dosen terkemuka dari rombongan. Kuliah ini membahas berbagai tema penelitian dengan tujuan berbagi pengetahuan lintas negara serta meningkatkan keterampilan akademik dan profesional.
Disampaikan Prof Suryani, keikutsertaannya pada kegiatan ini merupakan kelanjutan dari kegiatan pengabdian masyarakat yang diadakan Universitas Persada Indonesia Y.A.I di Jawa Barat beberapa waktu yang lalu.
Dalam kesempatan Pengabdian Masyarakat Internasional ini, Prof Suryani membawakan hasil penelitiannya mengenai VCO (Virgin Coconut Oil), atau minyak kelapa murni, yang mana khasiatnya sangat banyak untuk kesehatan maupun kosmetik.
“Bersama dengan Tim PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) Upertis, kita telah melakukan sosialisasi dan sekaligus mempraktekkan pembuatan VCO pada masyarakat di beberapa daerah di Sumbar,” ujarnya.
“Kegiatan pengabdian pembuatan VCO inilah yang coba kita bagi ke masyarakat Malaysia dan Singapura. Sebab karena sama-sama di daerah tropis, tentunya pohon kelapa juga banyak,” tambah Prof Suryani.

Sebagai peneliti VCO, kata Prof Suryani lagi, kegiatan ini sekaligus mem-branding penelitian VCO dan pengabdian pada masyarakat, supaya tidak dibajak oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab.
Prof Suryani mengapresiasi kegiatan ini yang tidak hanya memperkuat kemitraan akademik, tetapi juga mendorong pertukaran budaya serta memberikan peluang berharga bagi dosen untuk terlibat dalam inisiatif penelitian dan pengembangan sosial di tingkat internasional.
Kemudian, disampaikan Dr Sularso, ketua rombongan dari Universitas Persada Indonesia Y.A.I, bahwa pada kegiatan ini para dosen melakukan kunjungan ke beberapa institusi bergengsi di Malaysia dan Singapura, di antaranya Raffles University, Universiti Tunku Abdul Rahman, Universiti Selangor, Management and Science University, SEGY University, dan HELP University.

“Kegiatan utama selama kunjungan ini meliputi penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) dan MoA (Memorandum of Agreement) antara perguruan tinggi Indonesia dengan institusi di Malaysia dan Singapura,” ujar Sularso.
Perjanjian ini, lanjut Sularso, merupakan langkah penting dalam memperkuat kerja sama internasional di bidang pendidikan dan penelitian. Di samping MoU dan MoA Internasional, juga diadakan penandatangan MoU Nasional bersama 13 Perguruan Tinggi Nasional yang pelaksanaan penandatangan dokumen bersama in diadakan di Kuala Lumpur pada tanggal 15 Oktober 2024.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini juga menyasar Pekerja Migran Indonesia dan para guru di Sekolah Indonesia Johor Bahru. Selain itu, program khusus diadakan di Sekolah Menengah Kebangsaan Permas Jaya 2, Malaysia, di mana kegiatan pengabdian dilaksanakan untuk para guru dan siswa setempat,
“Sebuah kompetisi menyusun rencana bisnis juga diadakan, memberikan kesempatan bagi siswa untuk menunjukkan keterampilan wirausaha mereka, serta Ekspo UMKM yang menampilkan produk-produk usaha kecil dan menengah (UKM),” pungkasnya.
(Cun)























