
PADANG, forumsumbar —Politeknik Negeri Padang (PNP) menggelar Wisuda ke-64 dengan mewisuda sebanyak 1271 orang wisudawan, dan dibagi atas dua kloter, Sabtu dan Minggu, 16-17 September 2023, bertempat di Gedung PKM (Pusat Kegiatan Mahasiswa), Kampus Limau Manis Padang.
Disampaikan Direktur PNP Dr Surfa Yondri, ST, SST, MKom dalam sambutannya, Sabtu (16/9/2023), adapun wisuda dilakukan secara hibrid, yakni offline dan online. Dimana untuk Sabtu 16 September, diwisuda sebanyak 646 orang secara offline dan 11 orang online. Sementara, Minggu 17 September, diwisuda sebanyak 614 orang, offline semua.
“Untuk yang diwisuda online, karena mereka tersebut sudah bekerja di berbagai daerah di Indonesia, bahkan ada yang di luar negeri, yakni di Hungaria (Eropa). Karena tidak berkesempatan hadir, maka wisudanya melalui online (Zoom) dengan tetap melakukan pemindahan jambul secara mandiri,” ujar Surfa Yondri.
Yang diwisuda ini, lanjut Surfa Yondri, berasal dari jenjang Diploma III, Sarjana Terapan dan Program Magister Terapan Sistem Informasi Akuntansi.
“Dengan adanya Wisuda ke-64, maka lulusan Politeknik Negeri Padang saat ini berjumlah menjadi 28.811 orang,” terang Surfa Yondri, sembari menekankan bahwa berdasarkan traser study, para alumni tersebut tersebar bekerja di instansi pemerintah, BUMN, membuka usaha, serta di perusahaan swasta nasional dan internasional.
Tak lupa Direktur Surfa Yondri mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan ribuan orang tua mereka yang memenuhi Gedung PKM PNP, dan berpesan agar berkiprah lah di tengah-tengah masyarakat melalui karya-karya yang inovatif dan kreatif serta memberikan solusi dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ditambahkannya, para wisudawan akan segera memasuki dunia kerja yang penuh dengan persaingan. Untuk itu menurut Surfa Yondri, tenaga kerja yang akan sukses itu adalah mereka yang memiliki competitive advantage, atau keunggulan bersaing.
Keunggulan bersaing itu yakni; SDM yang adaptif, komunikatif, fleksibel, kreatif, inovatif, menguasai IT, dan bahasa internasional. Kemudian, punya sikap leadership yang tinggi, kritis dan punya kemampuan high order thinking.
“Di samping itu, perlu mengasah kemampuan softskill melalui berbagai kegiatan, karena survei membuktikan kesuksesan seseorang di dunia kerja dipengaruhi oleh 80 persen softskill dan 20 persen hardskill,” ungkap Surfa Yondri.

Sebagai lembaga perguruan tinggi vokasi terdepan di Indonesia yang lebih banyak praktik daripada teori, lulusan Politeknik Negeri Padang, sebut Surfa Yondri lagi, banyak yang sebelum wisuda sudah diterima bekerja.
Saat ini, katanya, dari 59 wisudawan Prodi Teknik Alat Berat, 37 orang di antaranya telah diterima bekerja di berbagai cabang PT Trakindo Utama di Indonesia. Kemudian dari beberapa prodi lainnya, seperti D III Akuntansi, D III Bahasa Inggris, D III Teknik Komputer, D III Manajemen Informatika, D IV Teknik Elektronika, serta D III dan D IV Teknik Telekomunikasi.
Wisuda yang digelar melalui Rapat Senat Terbuka ini, turut dihadiri Wagub Sumbar Dr Ir H Audy Joinaldy, SPt, MSc, MM, IPM, ASEAN, Eng yang memberikan orasi ilmiah dengan tema; Tantangan dan Peluang Lulusan Perguruan Tinggi di Era 4.0.
(ika)























