
PASAMAN BARAT, forumsumbar — Unsur Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pasaman Barat terpilih, periode 2022-2027, mulai Jumat 14 April 2023 mengikuti pelatihan kepemimpinan, melalui Baitul Arqom. Pelatihan yang akan berakhir pada tanggal 16 April itu, dilaksanakan di Gedung Dakwah Muhammadiyah Sumbar, Jl Sawahan Padang.
Ke-13 unsur pimpinan PD Muhammadiyah Pasaman Barat terpilih melalui Musyawarah Daerah (Musda) Terpadu ke-5 di komplek Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Alamanda Kecamatan Kinali, 3-5 Maret 2023 lalu, merupakan salah satu syarat agar PW (Pimpinan Wilayah) Muhammadiyah Sumatera Barat berkenan mengeluarkan SK (Surat Keputusan) penetapan sekaligus pengesahan unsur PD Muhammadiyah Pasaman Barat, periode 2022-2027.
Baitul Arqam merupakan proses kaderisasi rutin dalam Muhammadiyah. Pemateri dari kegiatan ini merupakan tokoh juga aktivis berpengalaman. Sehingga materi yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bekal ilmu pengetahuan, wawasan dan pengalaman bagi segenap pimpinan untuk menjalankan program kerja organisasi di daerah yang bersangkutan ke depan.
Ketua PW Muhammadiyah Sumatera Barat Bakhtiar menyampaikan, pihaknya berharap agar setiap unsur PD Muhammadiyah terpilih, seperti dari Pasaman Barat, bisa mengikuti kegiatan ini dengan maksimal. Sehingga program kerja yang akan dilaksanakan ke depan, berjalan maksimal.
Selain itu, melalui latihan kepemimpinan, melalui Baitul Arqom selama tiga hari ini, setiap pengurus PD Muhammadiyah Pasaman Barat, juga bisa menjalankan program kerja dan pengembangan kader bersama program kaderisasi organisasi di Pasaman Barat ke depan, juga makin bermutu dan berkualitas.
Ketua PD Muhammadiyah terpilih Ronaldi menyampaikan, membawa persyarikatan Muhammadiyah menjadi rujukan serta menggaungkan dakwah amar ma’ruf nahi mungkar ke tengah masyarakat dengan risalah Islam Berkemajuannya.
“Diperlukan keikhlasan dalam bekerja untuk persyarikatan. Selain itu, pimpinan daerah harus lebih ekstra bekerja mengeksekusi berbagai permasalahan dengan mengedepankan solusi yang maju sehingga tercapat target penyehatan tata kelola organisasi kita ke depannya,” terang Kasi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat itu.
Selain dirinya, tambah Ronaldi, unsur pimpinan 13 yang mengikuti Baitul Arwah selama tiga hari ini adalah, Ardinan, Isron Lubis, Mizlan, Kusnan, Denni Meilizon Nasution, Abrar Lisman, Khairil Hadi, Muhammad Ribhan, dan sebagainya.
“Tentu materi dan motivasi dari param instruktur nantinya dapat memacu semangat kita pimpinan daerah ini untuk intensif dan sismatis mengelola persyarikatan di daerah sehingga lima tahun mendatang menghasilkan legasi yang mumpuni menghadapi pelbagai persoalan keummatan di Pasaman Barat,” harap Ronaldi.
(gmz)























