
PASAMAN BARAT, forumsumbar — Agar perjalanan ibadah haji setiap calon jemaah haji (CJH) lancar dan sukses, yang bersangkutan harus mematuhi aturan dan ketentuan yang berlaku. Secara administrasi, harus melengkapi setiap jenis surat yang dibutuhkan, termasuk ketersediaan paspor yang masih aktif, sesuai aturan dan ketentuan berlaku.
Hal ini disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat Muhammad Nur, didampingi Kasi PHU Suharjo, saat 80 CJH se Pasaman Barat, mengikuti suntik vaksin booster di ruang Seksi PHU, Simpang Empat, Selasa (21/3/2023).
Menurut Muhammad Nur, dari 301 CJH yang akan berangkat dari Pasaman Barat di tahun ini, ternyata di antara jemaah sebagian belum memiliki paspor. Seiring hal itu, maka Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, melalui Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) terus melayani dan tetap berupaya memberikan yang terbaik kepada setiap jemaah.
Pada pemberian vaksin booster saat ini, kata Muhammad Nur, calon jemaah yang mengikuti vaksin booster saat ini sebanyak 80 orang. Mereka adalah calon jemaah yang belum divaksin untuk vaksin ketiga kalinya. Dan ada juga di antara mereka belum pernah vaksin 2, dan seterusnya.
Diwajibkannya setiap calon jemaah menerima vaksin, apakah sebagai upaya pencegahan virus corona atau Covid-19 di tahun 2020 dan 2021 lalu atau vaksin ketiga (vaksin booster), ingat Suharjo, bukan saja mematuhi aturan yang ditetapkan pemerintah, yang dilaksanakan jajaran Kementerian Kesehatan secara nasional.
Pemberian vaksin 1, 2 dan booster kepada setiap CJH, seperti dari Pasaman Barat, adalah permintaan pihak pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Sebab, secara internasional, virus corona atau Covid-19, masih ada. Untuk itu, sebelum setiap CJH meninggalkan daerahnya menuju Arab Saudi, untuk perjalanan ibadah haji, tentu harus divaksin.
Di antara keuntungan bagi jemaah, setelah masing-masingnya divaksin, ingat Suharjo, pemerintah memastikan tidak ada karantina setelah kedatangan, namun demikian kesehatan jemaah tetap akan menjadi perhatian utama.
“Saya berharap kepulangan dari jemaah haji ini semuanya dapat berjalan dengan lancar dan sehat walafiat. Karena itu tetap jaga protokol kesehatan dan beristirahat yang cukup,” tutur Muhammad Nur, yang diamini Suharjo.
(gmz)























