PADANG, forumsumbar —Ada aspirasi politik dari salah seorang pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Padang Pariaman. “Kepala Dinas Pendidikan Padang Pariaman Rahmang, SPd, MM layak untuk memimpin Padang Pariaman periode 2020-2024,” ujar Haji Hasanudin, yang sehari-hari Sekretaris PGRI Padang Pariaman.
Aspirasi itu diungkapkan Hasan, dalam percakapan ringan dengan media, Selasa (12/11). Berakhirnya periode Bupati Ali Mukhni dua periode pada tahun 2020, memungkinkan figur-figur terbaik putra-putri Padang Pariaman untuk tampil ke depan memimpin kabupaten di bibir samudera itu.
Menurut Hasan, duet Ali Mukhni – Suhatri Bur telah memantapkan posisi Padang Pariaman sebagai kabupaten dengan konsentrasi pembangunan sumber daya manusia (SDM).
Terbukti, dengan kehadiran sejumlah sekolah unggul yang melahirkan generasi cerdas untuk menjawab kebutuhan pasar kerja, seperti MAN Insan Cendikia di Sintuk Toboh Gadang dengan reputasi internasional. Politeknik Kemenhub di Tiram yang melahirkan pelaut-pelaut handal, serta penetapan Kawasan Pendidikan Terpadu Tarok City sebagai lanskap pendidikan. “Merupakan komitmen yang wajib dilanjutkan kepemimpinan Padang Pariaman era lima tahun ke depan,” tukas Hasanudin.
Di Padang Pariaman, menurut Hasanudin tercatat anggota PGRI sekitar 5000 orang, artinya mereka menjadi suara basis yang akan mendukung figur pendidikan menjadi pemimpin Padang Pariaman.
Sekretaris PGRI Padang Pariaman itu juga melihat sosok Rahmang, bukan hanya dalam konteks seorang guru, juga pengalaman kepamongannya sebagai Camat IV Koto Sungai Geringging, Camat Sungai Limau, sampai menjadi Camat Teladan tingkat Padang Pariaman tahun 2015, dan meraih lima besar Camat Teladan tingkat Sumbar.
Rahmang juga pernah menjadi Sekretaris Dispora Padang Pariaman serta Sekretaris Forum LPN Padang Pariaman.
Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Padang Pariaman Haji Zamri Ain, sepakat dengan aspirasi Sekretaris PGRI Padang Pariaman, bahwa kepemimpinan daerah ini ke depan, layak dikomandoi figur dengan visi pendidikan.
“Padang Pariaman dengan kawasan pendidikan terpadu Tarok City akan menjadi pusat kelahiran generasi emas Sumbar. Padang Pariaman menjadi titik episentrumnya,” ujar mantan Kepala Bappeda Padang Pariaman itu lagi.
Hal senada juga diungkapkan tokoh Padang Pariaman yang juga staf pengajar Universitas Negeri Padang (UNP) Dr Ali Asmar. “Kita, di Padang Pariaman punya keterbatasan di sektor sumber daya alam, maka pendidikan menjadi peluang besar untuk menggenjotnya.
“Padang Pariaman karena kedekatan dengan ibu kota provinsi, mesti mengambil momentum pendidikan, sekaligus mempersiapkan diri menerima limpahan kota Padang dengan menyiapkan sekolah-sekolah unggul,” ujar mantan Sekdaprov Sumbar yang putra Sungai Limau itu lagi. (Rel)























