PADANG, forumsumbar —- Pertemuan Ketua Kadin Sumbar Ramal Saleh dengan Konsulat Jendral (Konjen) India di Medan, Mr Subham Singh, Jumat (18/2), di kantor Kadin Sumbar, membicarakan potensi dan peluang pelayaran langsung kapal cargo dari Pelabuhan Teluk Bayur ke Chenai India.
Silaturahmi yang diawali sengan perkenalan pengurus Kadin Sumbar yang hadir menyambut saat itu, yakni Ketua Kadin Sumbar Ramal Saleh, dan pengurus lainnya Nasirman Chan Hasrin Mansyur, Mona Sisca dan Marta Gunawan.
Konjen India, Mr Subham Singh mengatakan bahwa ia baru kali ini ditugaskan di Indonesia dan berkunjung ke Kota Padang.
Pada kesempatan tersebut, Mr Subham Singh menyampaikan keinginannya untuk membangun kerjasama timbal balik dengan pihak Kadin Sumbar, terutama di bidang perdagangan, baik komoditi ekspor produk-produk Indonesia ke India maupun sebaliknya.
Ramal Saleh menyambut baik keinginan Mr Subham Singh. “Pada kesempatan yang baik ini kita berharap agar pengapalan (shipment) komoditi ekspor dari Sumbar ke India dan sebaliknya dilakukan secara direct call melalui Teluk Bayur Seaport di Padang langsung ke Chenai Seaport di India, vice-versa, dengan pertimbangan cost akan jauh lebih murah dengan waktu lebih singkat lebih kurang 3 atau 5 hari”. ujar Ramal
Harapan Ketua Kadin Sumbar tersebut disambut baik oleh Konjen India dan berjanji akan meneruskan ke jajaran yang lebih tinggi pemerintah kedua negara.
Sebagai tindaklanjut dari hasil pembicaraan, Mr Subham Sing akan mengkoordinir dilakukannya pembicaraan resmi kedua-belah pihak secara melalui virtual zoom, yang dijadwalkan pada hari Senin depan, 21 Februari 2022. Pada virtual meeting tersebut Mr Subham Singh akan mengajak Perwakikan Pemerintah India terkait para pelaku usaha India, shipping operator India, dan bisnis terkait lainnya.
Sementara Kadin Sumbar akan mengundang Pemprov Sumbar Cq Diperindag Provinsi Sumbar, GM Pelindo II, GM Samudera Indonesia dan Ketua Asosiasi Pelayaran
Disamping Ketua, akan dihadirkan juga WKU-WKU terkait untuk ikut dalam virtual zoom dimaksud, antara lain; Bidang Perizinan, Investasi dan Hubungan luar Negeri; Bidang Perdagangan dan Industri; Bidang Organisasi dan Keanggotaan; Bidang Pertanian, Perhubungan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Bidang Informasi dan Teknologi Digital, Litbang dan Kajian; serta Bidang Energi Sumber Daya Mineral.
(Rel/Nov/monsis)






















