PADANG, forumsumbar— Sebutan emak-emak top saat Pemilu 2019, sebutan itu di banyak kegiatan pun terus populer, termasuk gelaran Kongres VI IKA Unand yang alumni perempuannya mampu berkolaborasi dan bersinergi dengan laki-laki untuk suksesnya pesta demokrasi ala Alumni Unand.
Satu dari perempuan hebat di jajaran OC Kongres VI IKA Unand adalah Linda Oktaviani, SE, MM, MPdE, dia yang mengikuti seluruh kegiatan pra sampai kongres Sabtu 7 Agustus 2021 kemarin mengakui Kongres VI IKA Unand hebat dan beda.
“Terus terang dinamika di pentas Kongres VI IKA Unand itu luar biasa, alot, seru namun tetap dalam bingkai kekeluargaan alumni Unand, meski hibrid serunya terasa nyata,” ujar Linda, Sabtu (14/8).
Nah, Kongres VI IKA Unand heboh viral dan sukses, bahkan gebyarnya setelah seminggu ketok palu sidang berakhir dan ditutup Wagub Sumbar Audy Joinaldy secara resmi Sabtu (7/8) malam masih seru diperbincangkan banyak Alumni Unand.
“Pokoknya Kongres VI IKA Unand kemarin heboh dan viral, saya merasa bangga menjadi bagian pada. proses demokrasi ala IKA Unand itu,” ujar Pemilik Bimbel Fokus Bandung ini.
Linda tidak menampik Kongres VI IKA Unand heboh, sebab ada enam caketum yang berebut kursi Ketua Umum DPP IKA Unand.
“Caketum yang maju juga figur yang tidak asing lagi bagi warga Alumni Unand, ada Uda Surya Tri Harto, Uda Rustian, Uni Imelda Sari, ada Bang Denny Azani B Latief, Bang Khairul Ikhwan dan Pak Prof Suherman Noerman, proses musyawarah tidak tercapai. Kongres Sabtu lalu dilanjutkan dengan voting dan hasilnya Uda Rustian dipercaya menjadi Ketua Umum. Hebatnya, kandidat lain yang gagal saling berangkulan usai Uda Rustian terpilih,” ujar Linda.
Linda Oktaviani pun mengatakan sukses Kongres VI IKA Unand sudah terasa sejak persiapan kongres.
“OC dan SC Kongres solid dalam mempersiapkan, saling memberi masukan apalagi Ketua OC Pak Insannul dan Sekretaris OC Bang Ilhamsyah Mirman tidak kaku dalam persiapan sampai palu kongres diketok pimpinan sidang Pak Shadiq Pasadique Sabtu senja seminggu lalu itu,” ujar Linda.
Alumni Fakultas Ekonomi Unand angkatan 1990 ini mengatakan ada kolaborasi dan sinergisitas menggelar Kongres VI IKA Unand.
“Apalagi kongres berlangsung secara hibrid yang pertama digelar sejak IKA Unand ada, konsekuensi dari PPKM Level VI,” ujar Linda.
“Kongres VI IKA Unand usai sudah, ada tugas berat dipikul Ketua Umum terpilih ke depan, tapi harus mengadopsi biduak lalu kiambang batauik, karajo barek bisa ringan asa basamo mako manjadi,” ujar Linda.
(Rel/hms-ockongres)






















