DBL Caketum IKA Unand Dapat Jempol Pemilik Suara Kongres

PADANG, forumsumbar ––Kongres VI IKA Unand memasuki detik-detik cinta menyentuh, 7 Agustus 2021 skor kongres dicabut pimpinan sidang, Shadiq Pasadigue, Teddy Alfonso dan Azrifiwan.

Enam Caketum dipastikan basansam merebut 37 suara di Kongres VI IKA Unand itu. Denny Azani B Latief dikenal dengan DBL saat Sidang Kongres VI IKA Unand status skor mulai mendapatkan tempat di hati pemilik suara Kongres VI IKA Unand yang 7 Agustus 2021 akan berlangsung secara hibrid.

DBL menjadi menarik memimpin DPP IKA Unand periode 2021-2025, tidak lepas dari visi misi dan program yang ditawarkan DBL kepada forum kongres yang tidak muluk-muluk tapi mengena para pimpinan DPD dan DPC IKA Unand serta DPP IKA Fakuktas di Unand. Belum lagi, jaminan Ketua Umum DPP IKA FH Unand Adityawarman yang akan menurunkan DBL jika tak bisa melakukan perubahan IKA Unand lebih baik ke depannya.

“Saya sendiri yang akan menurunkan DBL jika tidak komit dan konsisten dengan perubahan lebih baik IKA Unand,” ujar Adytiawarman kepada kolega alumni antar fakultas, Selasa (26/7).

DBL juga tak tertutup, advokat dan kurator ternama di Jakarta ini secara terbuka membuka ke publik tentang visi, misi dan programnya. Selengkapnya adalah:

V I S I 

DBL for IKA Unand #KitoNanSanting, adalah mewujudkan Ikatan Alumni Universitas Andalas sebagai organisasi dan wadah yang menjadikan alumni Unand sebagai komunitas penggerak perubahan, berinovasi, saling mendukung dalam berbagai bidang, dalam berkarya, berkreasi, dan berbagi bersama baik di almamater, di Indonesia maupun di dunia;

MISI UTAMA :

Yakni, pertama silaturahim menuju persatuan; Alumni harus bergandengan tangan, saling membantu, saling membesarkan satu sama lain; Alumni senior membimbing alumni junior, dan atau adik-adik mahasiswanya;

Kedua yakni Organisasi Independen, Ikatan Alumni Universitas Andalas harus menjadi organisasi yang independen tidak berada di bawah kendali institusi, partai manapun, sehingga mampu memberikan masukan masukan kepada pemerintahan, atau kepada Universitas untuk dan pemajuan ekonomi masa kini;

Ketiga, wadah untuk mengasah Intelektualitas dan Profesi dengan karya dan kreasi; Alumni mendorong dan meneruskan Sumatera Barat sebagai sumber industri otak, dan menjadi salah satu tujuan pendidikan serta mencetak sumber daya manusia terbaik di Indonesia, menyediakan tempat terbaik bagi alumninya untuk menunjukan produk riset, sains dan seni agar bisa dikenal atau dilihat dan bermanfaat oleh masyarakat luas;

Keempat, merupakan suatu hal yang harus kita lakukan bersama giving back ke almamater atau ke sesama alumni dan masyarakat luas.

(Rel/teamhebat)