Asman Abnur: IKA Unand Harus Berani Out of The Box

PADANG, forumsumbar—Ketua Umum DPP IKA Unand Asman Abnur apresiasi Organizing Comittee (OC) dan Sterring Comittee (SC) Kongres VI IKA Unand.

“Di saat pandemi, apalagi PPKM Darurat, tapi OC dan SC Kongres VI IKA Unand bisa buat gairah kongres. Terima kasih OC dan SC,” ujar Asman Abnur saat membuka Bedah Visi Misi Caketum IKA Unand, Sabtu (17/7), secara online dengan platform zoom meeting.

IKA Unand, kata Anggota DPR RI ini, harus dinamis, selalu inovatif dan mesti diakui secara nasional Unand sudah sejajar dengan univeristas ternama di Indonesia.

“Siapa yang cepat dan lakukan inovatif, harus berani out of the box dengan memanfaatkan teknologi inovatif, Rektor harus berani investasi besar-besar pada teknologi pengajaran, untuk Unand maju dan global,” ujar mantan Menteri PANRB ini.

Asman juga ucapkan terima kasih kepada pengurus dan dewan pembina yang telah gairahkan organisasi selama lima tahun terakhir ini.

Panitia OC dan SC Kongres VI IKA Unand. (Foto : Ad)

“Kepada caketum harus jadikan kongres untuk pemersatu dan kebersaaman IKA Unand ke depan. Dan Kongres VI tidak untuk memecah belah kita yang sudah solid selama ini. Selamat pada caketum, bersaing boleh tapi tetap dilandasi semangat kebersamaan, kongres untuk pemersatu kita,” ujar Asman Abnur yang membuka secara resmi Bedah Visi Misi Caketum IKA Unand.

Bedah Visi Misi dimoderatori Wakil Ketua SC Kongres VI IKA Unand Teddy Alfonso, dan mempersilahkan setiap caketum untuk menyampaikan visi dan misinya dalam waktu lima menit.

“Silahkan sampaikan visi misi dalam waktu lima menit, mohon dimaklumi tegasnya kami selaku moderator,” ujar Teddy.

Sscara bergiliran Caketum Surya Tri Harto, Rustian, Khairul Ikhwan Imelda Sari, Denny Azani B Latif dan Suharman Noerman, didengar oleh 359 peserta zoom meeting dari berbagai belahan dunia.

Tiga panelis juga telah siap menguliti paparan visi misi Caketum, minus Caketum dari IKAFE Novri Handri.

“Visi misi disampaikan Caketum IKA Unand cukup bagus-bagus bahkan background slide-nya juga menarik. Pertanyaan saya mengapa mau menjadi Ketua Umum IKA Unand yang lebih banyak tantangannya dan tidak ada gaji jadi Ketua Umum IKA Unand,” ujar Duta Besar Indonesia. untuk Vietnam Denny Abdi.

(Rel/hms/kongres-6)

Tinggalkan Balasan