Oleh : Isa Kurniawan
//forumsumbar//
DENGAN telah sahnya Mahyeldi menjadi Gubernur Sumbar –pascakeluarnya putusan MK, saat ini hanya menunggu pelantikan saja lagi oleh Presiden RI. Dan otomatis nantinya Wakil Walikota Hendri Septa naik menjadi Walikota Padang menggantikan Mahyeldi.
Kemudian, posisi wawako yang ditinggalkan Hendri Septa, berdasarkan aturannya akan diisi setelah melalui proses pemilihan di DPRD Padang. Dimana partai pengusung Mahyeldi-Hendri Septa tempo hari, yakni PKS-PAN, mengusulkan minimal 2 nama untuk dipilih.
Menarik untuk dikaji siapa saja yang berpotensi dicalonkan oleh PKS dan PAN sebagai Wakil Walikota Padang pengganti Hendri Septa.
Dari PKS selentingan beredar nama Irsyad Syafar (Wakil Ketua DPRD Sumbar), Rahmat Saleh (Anggota DPRD Sumbar), Arnedi Yarmen (Wakil Ketua DPRD Padang), dan Muhidi (Anggota DPRD Padang).
Kemudian, Muharlion (Ketua PKS Padang / Anggota DPRD Padang), dan Harneli Bahar (istri Mahyeldi). Catatan —-seandainya Rahmat Saleh yang dimajukan PKS, kemudian terpilih, maka PAW di DPRD Sumbar adalah Harneli Bahar, istrinya gubernur.
Sementara di PAN, sayup terdengar nama Muhayatul (Sekretaris DPW PAN Sumbar / Ketua Fraksi PAN DPRD Sumbar), Maigus Nasir (Anggota DPRD Sumbar), Amril Amin (Wakil Ketua DPRD Padang), dan Yandri (Anggota DPRD Padang).
Dari PKS, katanya, sudah ada prosedur tetap (protap) dalam menentukan calon yang akan diusulkan. Tetapi kalau dari PAN, menurut pendapat saya, siapa yang bisa meyakinkan Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan, maka akan berpeluang besar untuk dimajukan.
Kalau PP Muhammadiyah yang meminta / merekomendasikan —-apalagi Ketum PP Haedar Nashir langsung, saya yakin Zulkifli Hasan akan sulit untuk menolaknya. Karena rata-rata calon yang muncul di PAN adalah kader Muhammadiyah, maka terpulang ke Muhammadiyah siapa yang akan dimajukan?
Penulis adalah Koordinator Komunitas Pemerhati Sumbar (Kapas)






















