PADANG, forumsumbar —Anggota DPR RI Hj Nevi Zuairina menekankan bahwa untuk mengkonkretkan kerjanya sebagai wakil rakyat, khususnya di daerah pemilihannya Sumbar II, ada empat program yang menjadi prioritas.
Pertama, peduli akan keluarga. Kedua, pengembangan kehidupan religius. Ketiga, peduli petani, dan ke-empat pemberdayaan dan pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
“Keluarga merupakan pilar kehidupan. Jadi harmonisasi dalam keluarga itu harus, agar didapatkan kehidupan yang berkualitas. Maka itu keluarga harus mendapatkan perhatian serius,” ujar Nevi, ketika temu ramah dengan media partner NZVoice, Jumat (22/1), di Padang.
Pengalaman berkeluarga yang selama ini dia jalani, sebut Nevi, menjadi bahan bagi dia untuk diceritakan, atau dibagi ke masyarakat. “Saat ini banyak juga yang minta Ibu dan Pak Irwan berbagi mengenai parenting,” ujar istri Gubernur Sumbar Irwan Prayitno ini.
Kemudian pengembangan kehidupan religius, menurut Nevi, selaras dengan Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah, yang menjadi prinsip hidup orang Minangkabau.
“Khususnya di dapil, selama setahun ini, Ibu berusaha membantu pembangunan masjid yang masih terbengkalai, pesantren-pesantren, rumah tahfidz, dan program lainnya yang berhubungan dengan syiar agama Islam,” terangnya.
Lebih lanjut Nevi menyampaikan bahwa Sumbar merupakan provinsi yang berbasis pertanian, maka program ketiganya peduli petani, yakni bagaimana mengembangkan sektor pertanian, berikut mengangkat perekonomian para petani.
“Walaupun bidang pertanian tidak termasuk bidang garapan Komisi VI dimana Ibu sekarang menjadi anggota, tapi perhatian kepada petani ini harus diutamakan. Sebab sektor pertanian di Sumbar itu adalah prioritas,” tuturnya.
Terakhir, disebutkan Nevi, program andalannya yakni bagaimana memberdayakan dan mengembangkan UMKM. Hal ini dijabarkannya dengan mengadakan pelatihan-pelatihan bagi UMKM.
“Karena di masa pandemi, dan masuknya era digitalisasi, maka UMKM harus diberikan pemahaman dan pengetahuan yang pas. Untuk itu perlu diberi pelatihan-pelatihan,” tukas Nevi.
Kepedulian politisi perempuan PKS ini kepada UMKM memang konkret. Hampir tiap sebentar diadakan pelatihan-pelatihan bagi UMKM, dan pemberian bantuan. Bahkan karena kepeduliannya yang tinggi akan UMKM, banyak pihak memanggilnya dengan sebutan “Bunda UMKM”.
(Ika)























