LAMPUNG, forumsumbar —Senator Abdul Hakim menegaskan, Komite IV DPD RI mitra kerjanya dengan lembaga perbankan, salah satunya Bank Indonesia (BI) yang terus melakukan upaya pemulihan ekonomi nasional dengan membangkitkan ekonomi pesantren. Dan ini bagian dari kebangkitan ekonomi nasional.
“Saya akan terus mendorong dan bersinergi dengan mitra kerja agar pemulihan ekonomi akibat dampak Covid-19 bisa cepat dillakukan” ujarnya saat meninjau Pondok Pesantren Minhadlul Ulum Pesawaran yang mengadakan acara Panen Perdana Labu Madu, Minggu (13/12).
Ia juga menyampaikan bahwa pesantren harus menjadi garda terdepan dalam kebangkitan ekonomi syariah dan iron stock menyiapkan generasi unggul.
Hadir dalam kesempatan ini turut hadir Kepala Perwakilan BI Provinsi Lampung Budiharto Setyawan, Dewan Pakar Forum Bisnis Pesantren dan juga Dekan Fakultas Ekonomi Bisnis UIN Lampung Ruslan Abdul Ghofur, Direktur Polinela Sarono, Pengasuh Pondok Pesantren Minhadlul Ulum Gus Aminudin dan puluhan ustadz serta santri.
Disebutkan Ruslan Abdul Ghofur, bisnis pesantren dan komunitas muslim merupakan arah baru ekonomi syariah. Ini membutuhkan dukungan semua pihak termasuk DPD RI.
Sementara Direktur Polinela memastikan bahwa kampusnya siap menerima konsultasi dan pembimbingan agar kegiatan penanaman labu madu bisa terus berkembang.
Gus Aminudin mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak dan bersyukur atas perkembangan bisnis labu madu di pondok pesantren miliknya.
“Alhamdulillah berkembang bagus, atas dukungan semua pihak sepeti BI, Polinela dan tentunya Senator Lampung Pak Hakim yang terus mendorong sinergitas dengan mitra kerjanya,” ucapnya.
Budiharto Setyawan selaku Kepala Perwakilan BI Propinsi Lampung meminta agar semua pihak bisa terus bersinergi untuk pengembangan ekonomi Syariah.
Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan melakukan panen labu madu di lahan milik Pesantren Minhadlul Ulum.
(Rel/DPD)






















