KI Sumbar Supervisi Keterbukaan Informasi Publik di Mentawai

MENTAWAI —Komisi Informasi (KI) Sumbar menyambangi Kabupaten Kepulauan Mentawai, Senin (14/12), dalam rangka koordinasi dan supervisi mengenai keterbukaan informasi publik di “Bumi Sikerei” itu.

Menurut Komisioner KI Sumbar Arif Yumardi, pihaknya hadir ke Mentawai dalam rangka penguatan keterbukaan informasi publik di Pemkab Mentawai.

“Bagian itijihad KI Sumbar dalam bentuk koordinasi dan supervisi penguatan keterbukaan informasi publik di Kabupaten Kepulauan Mentawai,” ujar Arif Yumardi, di Ruang Meeting Room Dinas Kominfo Kabupaten Mentawai, di Tuapejat.

Kadis Kominfo Kabupaten Kepulauan Mentawai Heri Reobertus menerima rombongan KI Sumbar yang dipimpin, Ketua Nofal Wiska, ikut juga Wakil Ketua Adrian Tuswandi dan Komisioner KI Sumbar Arif Yumardi dan didampingi Kepala Bappeda Mentawai Naslindo Sirait.

“Kami rindu dan ingin ada integrasi pelayanan informasi publik dalam sebuah sistem berbasiskan informasi digital, apalagi Bappeda, Bakeuda dan Sekretariat Daerah paham dengan teknologi informasi,” ujar Heri Robertus.

Harus ada penguatan dan kolaborasi untuk kuatkan PPID Mentawai, apalagi menyatukan visi dan misi tentang keterbukaan informasi publik.

“Saya berharap bantuan Pak Kepala Bappeda dan supervisi berkelanjutan dari Komisi Informasi Sumbar,” ujarnya.

Arif berharap ada regulasi dan SOP sesuai Permendagri No 3 Tahun 2017 harus dipedomani.

“PPID Mentawai harus melakukan upgrading total untuk menjadikan Pemkab Mentawai meraih prediket Informatif, minimal di tahun 2021 depan Menuju Informatif, temasuk harus ada website resmi PPID yang memuat e-PPID,” ujar Adrian Tuswandi.

Ketua KI Sumbar Nofal Wiska menyampaikan, PPID Utama di Kominfo Mentawai mengatakan ada PR besar yang haris diperkuat pengelolaan informasi publik.

“PR besar PPID Utama website resmi PPID dan Penyusunan DIP serta singkronisasi dengan PPID Utama dan Pembantu. Komisi Informasi Sumbar siap menyupervisi agar pengelolaan informasi seusai UU No 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” ujar Nofal Wiska.

Kepala Bappeda Mentawai menyebut, hadirnya Komisi Informasi (KI) sesuai kewenangan Sumbar sepertinya momentum untuk mengingatkan PPID Utama akan tanggungjawab tugas.

“Tidak apa-apa selama ini seperti ini dan tidak bisa Kominfo tok disalahkan, momentum KI ke PPID Utama saatnya kita bangun kembali PPID ini, ayo bangun sistem anggaran PPID ujtuk bangun kembali kita siapkan,” ujar Naslindo Sirait.

Naslindo yang baru meraih gelar doktor ini mengucapkan terima kasih dari KI Sumbar yang hadir membuka pikiiran bagi PPID Utama Pemkab Mentawai.

(Rel/KI)