PADANG, forumsumbar — Masih dalam rangka HUT PMI ke 75, menurut rencananya beberapa pihak yang peduli dengan keterbatasan stok darah PMI, tergerak untuk mengadakan pengumpulan darah pada hari Rabu-Kamis, 30 September sampai 1 Oktober 2020.
Diinisiasi oleh Forum Minang Mandiri (FMM) di Agam dan kelompok komunitas di Bukittinggi, serta dukungan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bukittinggi, secara berturut-turut akan diadakan kegiatan donor darah mulai dari pukul 14.00-17.00 wib.
Mengambil tempat di tepi jalan lintas Padang-Bukittinggi, tepatnya di halaman RM Simpang Raya, Padang Laweh (seberang Pasar Amor), Sungai Puar, Kabupaten Agam diharapkan dapat terkumpul lebih dari 30 (tiga puluh) kantong darah, yang utamanya berasal dari masyarakat Batu Palano dan Sariak, selain Padang Laweh sendiri.
“Target pada Rabu, 30 September ini, merupakan angka minimal karena ketiga daerah tersebut identik dengan nagari donor,” ungkap Irsyad, penggiat donor yang juga Koordinator Relawan PMI Agam Timur.
Sedangkan untuk keesokan harinya, Kamis 1 Oktober 2020, kegiatan donor di Kota Bukittinggi mengambil tempat di kantor Babul Umrah Jl. Sukarno Hatta, Aur Kuning. Pihak pelaksana menargetkan 50 kantong bisa terkumpul.

“Sebagian besar berasal dari anggota kelompok umrah. Selain itu masyarakat dan pengunjung Pasar Aur Kuning juga menjadi sasaran untuk spontan mendonorkan darahnya,” ucap penanggungjawab kegiatan Haji Azmi, yang merupakan pengusaha asal Candung tersebut.
Rencananya saat kegiatan donor darah ini dihadiri Ketua PMI Kabupaten Agam Trinda Farhan, dan meski cuti, dalam kapasitas sebagai Ketua PMI Kota Padang, Buya Mahyeldi akan menyempatkan singgah untuk memotivasi sekaligus berterimakasih kepada para pendonor, masyarakat dan PMI Bukittinggi yang telah mengambil peran mulia sebagai penyelamat jiwa manusia.
Sebagaimana diketahui rangkaian kegiatan donor darah ini tidak lepas dari kesepakatan yang dihasilkan pada zoom meeting yang diadakan PMI Kota Padang dalam rangka HUT PMI ke-75, tentang kurangnya stok darah akibat pandemi Covid-19.
Saat berbicara pada webinar tersebut, Buya Mahyeldi mendorong peran komunitas membantu penggalangan darah dari kelompok atau daerahnya masing-masing.
Himbauan yang disambut dengan langkah konkret berupa aksi donor darah di Kota Padang pada 21 September yang lalu. Untuk kali ini, aksi kemanusiaan ini memasuki titik kedua dan ketiga dari rencananya di berbagai wilayah di Sumatera Barat.
“Kepedulian kita semua tentu sangat diharapkan, agar stok darah selalu dalam keadaan yang cukup untuk menyelamatkan para pasien. Ayooo berdonor, setitik darah kita menyelamatkan jiwa manusia. ‘Share your blood, Save their life‘,” ujar Ilhamsyah Mirman, Ketua FMM mengakhiri.
(Rel/FMM)























