• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Rabu, Agustus 26, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Prof Djohermansyah: Kenapa Pilkada Serentak Tak Ditunda ke Tahun 2021?

31 Mei 2020
in Berita
Reading Time: 2min read
Views: 3,947

JAKARTA, forumsumbar —Pilkada Serentak di 270 daerah diputus tak ditunda ke tahun muka (2021). Juni ini tahapan yang terhenti gara-gara merebaknya virus corona (Covid-19) dilanjutkan kembali, walaupun akhir pandemi belum pasti. Rabu 9 Desember 2020 ditetapkan hari pencoblosannya.

Penetapan pengunduran Pilkada Serentak ke bulan Desember 2020 itu mendapatkan kritikan keras dari Guru Besar Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Prof Djohermansyah Djohan. Kenapa pilkada tak ditunda? Demikian ditulis di laman fesbuknya, Sabtu (30/5).

Kegelisahan mantan Dirjen Otonomi Daerah di era Mendagri Gamawan Fauzi ini, melihat sampai saat ini pandemi Covid-19 masih belum melandai, kemudian konsentrasi pemerintah daerah lebih fokus ke masalah penanggulangan bencana non alam itu.

Lihat Juga

Padang Pariaman Mauluik Gadang Berakhir, Ribuan Masyarakat Antusias Saksikan Berbagai Prosesi Adat

Padang Pariaman Mauluik Gadang Berakhir, Ribuan Masyarakat Antusias Saksikan Berbagai Prosesi Adat

25 Agustus 2026
53
Bukan Sekadar Event Lari, Bela Negara Fun Run 2026 Lintasi Jejak Sejarah PDRI 1948

Bukan Sekadar Event Lari, Bela Negara Fun Run 2026 Lintasi Jejak Sejarah PDRI 1948

25 Agustus 2026
67
Padang Pariaman Mauluik Gadang Dimulai, Lantunan Kasidah Menggema di IKK

Padang Pariaman Mauluik Gadang Dimulai, Lantunan Kasidah Menggema di IKK

24 Agustus 2026
84

“Pilkada itu sebetulnya soal ritual demokrasi biasa. Digelar secara berkala. Bila ada bencana lazim ditunda. Kalau tidak, bisa merepotkan panitia penyelenggara. Bisa pula menyusahkan peserta yang akan berlaga, kecuali petahana. Dan yang paling berbahaya bisa membuat pemilih tak bersemangat ke bilik suara,” ujarnya.

Sebenarnya dengan menunda pilkada, lanjut Prof Djohermansyah, kita tidak hanya menyelamatkan tergradasinya kualitas pilkada, tapi juga bisa memperbaiki kelemahan sistem dan segenap prosesnya. DPR bersama DPD dan pemerintah di masa penundaan bisa menambal bolong-bolong pilkada, mulai dari pendaftaran pemilih sampai ke penghitungan suara.

“Termasuk juga mengatasi perkara pecah kongsi KDH dan wakilnya, serta politik kekerabatan yang menguatkan oligarki dan menyuburkan korupsi KDH,” kata Prof Djo, demikian panggilan akrab pakar otonomi daerah yang saat ini menjabat Presiden i-Otda.

Tapi kok pilkada tetap diputar juga? Apakah dalam waktu dekat akan ada kiamat di jagad raya? Berbagai tanya membuncah di kepala kita, sebut Prof Djo. Dan jawabnya tidak perlu ditanya kepada rumput yang bergoyang. Tapi bisa didalami dengan pendekatan politik-ekonomi.

Pandemi Covid-19 yang berdampak luas pada mata pencarian masyarakat dan bisnis konglomerat, dikatakan Prof Djo, perlu diminyaki dengan pitih pilkada supaya bisa menghela roda ekonomi yang nyaris terhenti. “Penguasa daerah pun happy, karena legitimasi kekuasaannya bisa diperbarui dengan mudah sekali,” tandasnya.

Pendapat Prof Djo di fesbuknya itu ditanggapi serius warganet, di antaranya dari Misran Effendi, alumni IPDN yang setuju dengan apa yang ditulis itu. Dimana ia berpendapat kurva yang terpapar pandemi Covid-19 secara nasional terus naik, dan Desember itu menurutnya masih belum stabil semuanya.

“Kalau mengedepankan pendekatan ekonomi masih rasional. Tapi kalau mengedepankan pendekatan politik rasanya kurang bijak,” katanya.

Semua sumber daya, tenaga, biaya, pikiran dicurahkan untuk mengatasi pandemik ini. Belum lagi bakal akan ada tambahan anggaran untuk alat pelindung diri (APD) penyelenggara Pilkada. Sedangkan daerah saja anggaran sudah dipotong 50% dan sudah di recofusing sana dan sini. Jadi menunda bukan hal salah,” tukasnya.

Kemudian Pinto Janir, penyair yang sekaligus wartawan asal Sumbar ikut berkomentar, dimana ia menyebutkan bahwa ibarat bercinta, apakah kita bisa dengan sempurna bermesra di bilik di kala hati gelisah, cemas, takut, gamang dan tak nyaman?

“Memilih dalam ketaknyamanan yang saya khawatirkan di bilik suara adalah asal lekas keluar. Ya sembarang cucuk atau yang gawatnya lupa mencucuk. Masuk bilik atau memilih dalam suasana tak nyaman adalah bencana bercinta di alam demokrasi kita!” tegasnya.

(Ika)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Erick Hariyona Siap Bawa Pasbar sebagai Daerah Unggulan di Pantai Barat Sumatera

Next Post

Wakil Gubernur Sumbar Pastikan Kesiapan Mentawai Masuki Era New Normal

BeritaTerkait

Padang Pariaman Mauluik Gadang Berakhir, Ribuan Masyarakat Antusias Saksikan Berbagai Prosesi Adat
Berita

Padang Pariaman Mauluik Gadang Berakhir, Ribuan Masyarakat Antusias Saksikan Berbagai Prosesi Adat

25 Agustus 2026
53
Bukan Sekadar Event Lari, Bela Negara Fun Run 2026 Lintasi Jejak Sejarah PDRI 1948
Berita

Bukan Sekadar Event Lari, Bela Negara Fun Run 2026 Lintasi Jejak Sejarah PDRI 1948

25 Agustus 2026
67
Padang Pariaman Mauluik Gadang Dimulai, Lantunan Kasidah Menggema di IKK
Berita

Padang Pariaman Mauluik Gadang Dimulai, Lantunan Kasidah Menggema di IKK

24 Agustus 2026
84
Zara Dynamite Milik Edi Lamun Ombak Juara Indonesia’s Horse Racing Merdeka Cup 2026
Berita

Zara Dynamite Milik Edi Lamun Ombak Juara Indonesia’s Horse Racing Merdeka Cup 2026

25 Agustus 2026
131
Fahira Idris: Bang Japar Teguhkan Komitmen Jaga Jakarta
Berita

Fahira Idris: Bang Japar Teguhkan Komitmen Jaga Jakarta

22 Agustus 2026
15
Perkuat Langkah Pembentukan BUMD, Bupati JKA Konsultasi ke Kemendagri
Berita

Perkuat Langkah Pembentukan BUMD, Bupati JKA Konsultasi ke Kemendagri

22 Agustus 2026
122
Next Post
Wakil Gubernur Sumbar Pastikan Kesiapan Mentawai Masuki Era New Normal

Wakil Gubernur Sumbar Pastikan Kesiapan Mentawai Masuki Era New Normal

Most Viewed Posts

  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (40,869)
  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,793)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (36,075)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (35,761)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (35,229)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (34,687)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (34,557)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (33,164)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (31,455)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,542)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
195
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
394
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
508
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
255
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
132
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
173
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
141
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
208
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
146

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In