PADANG, forumsumbar —Anggota DPD RI Leonardy Harmainy Dt Bandaro Basa menyampaikan bahwa masyarakat di seluruh pelosok Sumbar khususnya dan Indonesia umumnya pasti menanti langkah-langkah positif dari pemerintahnya. Walinagari / lurah beserta perangkatnya harus proaktif menenangkan masyarakatnya.
Sebagai garda terdepan bagi pemerintah dalam pelayanan masyarakat, sebut Leonardy, walinagari / lurah beserta perangkatnya diminta mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam penanganan wabah Covid-19. Walinagari bisa menggunakan dana desa untuk pemberdayaan masyarakat. Lurah pun dapat menggunakan dana kelurahan.
“Walinagari / lurah jangan hanya menunggu instruksi atau bantuan dari atas. Ambil langkah-langkah kecil tapi berdampak besar. Misal dengan menyebarkan info positif terhadap warga, juga memberdayakan warganya membuat masker kain,” ujar Ketua Badan Kehormatan (BK) DPD RI ini, Senin (6/4).
Walinagari sembari menunggu keputusan pemerintah bisa memanfaatkan ibu-ibu rumah tangga di daerahnya untuk membuat masker dari kain. Masker-masker ini yang dibagikan ke masyarakat dibandingkan menunggu masker dari pemerintah atau lembaga yang peduli. Manfaatkan masa-masa harus berdiam diri di rumah dengan sebaik-baiknya.
Dengan banyaknya masker kain buatan ibu-ibu rumah tangga, harga masker kain yang dijual cukup mahal saat ini dan harga masker buatan pabrik pasti akan turun drastis, biarkan masker buatan pabrik itu untuk tenaga medis dan paramedis yang berjuang bagi kesembuhan saudara kita yang positif terkena corona.
Kemudian Leonardy mengajak masyarakat optimis akan keberhasilan kebersamaan dan turut serius dalam penanganan wabah Covid-19.
Leonardy mencontohkan, negara Cekoslowakia yang awalnya menganggap sepele gerakan memakai masker akhirnya harus memakainya setelah diwajibkan oleh pemerintahnya. Bahkan kaum ibu lansia diberdayakan membuat masker-masker kain.
(Rel/Zul)























