• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Kamis, September 24, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Tarok City: Dari Kawasan Pendidikan Menuju Episentrum Ekonomi Baru

24 September 2026
in Opini
Reading Time: 4min read
Views: 190
Gerbang Tarok City. (Foto : Dok)

Oleh : Wiztian Yoetri (Wartawan Senior)

TAROK CITY sedang dipersiapkan menjadi kawasan pendidikan sekaligus episentrum ekonomi baru Padang Pariaman. Kawasan seluas 697 hektare di Korong Tarok, Nagari Kapalo Hilalang, Kecamatan 2 × 11 Kayutanam, itu menyimpan potensi besar untuk menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitarnya.

Gagasan tersebut berawal dari terobosan mendiang Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni, sekitar 2017–2018. Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman saat itu melakukan perubahan tata ruang kawasan, dari peruntukan perkebunan menjadi Kawasan Pendidikan Terpadu (KPT) dan fasilitas publik.

Lihat Juga

Antara Fadly Amran, Krismadinata dan Aturan Pilkada

Antara Fadly Amran, Krismadinata dan Aturan Pilkada

22 September 2026
66
Catatan Wiztian Yoetri: “Sulteng Berjemaah”

Catatan Wiztian Yoetri: “Sulteng Berjemaah”

21 September 2026
36
Menelisik Fenomena “Deep-state”

Menelisik Fenomena “Deep-state”

18 September 2026
21

Konsultan senior Sumatera Barat, Haji Zulkarnain, BAE, termasuk orang yang sejak awal terlibat dalam perencanaan kawasan tersebut. Ia ikut merancang penzoningan kawasan sekaligus mengusulkan penggunaan nama Tarok City, yang merujuk pada Korong Tarok di Nagari Kapalo Hilalang.

Menurut Zulkarnain, gagasan Ali Mukhni memiliki visi jangka panjang. Tarok City dirancang sebagai kawasan yang menghimpun sejumlah perguruan tinggi dan lembaga publik dalam satu kawasan.

“Kawasan Tarok City kelak bisa menjadi terobosan pertama di Indonesia, menjadi tempat berkumpulnya sejumlah kampus berbagai perguruan tinggi. Selain itu, juga akan menjadi denyut nadi pusat pertumbuhan ekonomi Padang Pariaman di masa depan,” ujar Zulkarnain.

Kawasan Pendidikan

Lahan negara seluas 697 hektare tersebut memiliki dasar pemanfaatan berdasarkan kebijakan pertanahan dan tata ruang pemerintah. Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman kemudian menetapkan kawasan tersebut sebagai Kawasan Pendidikan Terpadu serta lokasi berbagai fasilitas publik.

Dalam rancangan pengembangannya, sejumlah perguruan tinggi mendapatkan alokasi lahan. UNP, misalnya, direncanakan memperoleh sekitar 150 hektare untuk pengembangan kampus. ISI Padangpanjang mendapat alokasi sekitar 40 hektare, demikian pula Politeknik Negeri Padang. UIN Imam Bonjol Padang juga termasuk dalam rencana pengembangan kawasan.

Selain perguruan tinggi, Tarok City dirancang untuk menampung berbagai fasilitas publik, seperti rencana pembangunan fasilitas pendidikan dan pelatihan pemerintah, rumah sakit vertikal, serta fasilitas kelembagaan lainnya.

Menurut Zulkarnain, konsentrasi institusi pendidikan tersebut akan membentuk ekosistem baru. Kehadiran mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta berbagai aktivitas akademik akan menciptakan permintaan terhadap hunian, transportasi, makanan, perdagangan, jasa, dan berbagai kebutuhan sehari-hari.

Di titik inilah Tarok City berpotensi berkembang sebagai kawasan ekonomi baru.

Konsultan senior Sumatera Barat, Haji Zulkarnain, BAE. (Foto : Dok)

Efek Ekonomi

Zulkarnain menyebut perubahan nilai tanah sebagai salah satu indikasi awal dampak pengembangan kawasan. Menurut dia, harga tanah masyarakat di sekitar Tarok City yang sebelumnya berada pada kisaran Rp30.000–Rp50.000 per meter persegi berpotensi meningkat hingga Rp300.000–Rp400.000 per meter persegi.

Angka tersebut perlu dilihat bersama data transaksi tanah dan perkembangan pembangunan kawasan. Namun, secara ekonomi, meningkatnya aktivitas pendidikan dan pembangunan memang dapat menciptakan permintaan baru terhadap tanah, hunian, perdagangan, dan jasa.

Jika kampus-kampus mulai beroperasi, masyarakat sekitar memiliki peluang membuka usaha rumah makan, rumah kos, toko, jasa transportasi, percetakan, layanan digital, hingga berbagai usaha penunjang aktivitas mahasiswa dan tenaga pendidikan.

Rantai ekonominya cukup jelas: kampus menghadirkan manusia, manusia menciptakan kebutuhan, dan kebutuhan melahirkan aktivitas ekonomi.

Efek berikutnya dapat dirasakan pemerintah daerah melalui berkembangnya kegiatan ekonomi dan potensi penerimaan daerah. Pembangunan kampus, perumahan, fasilitas kesehatan, serta berbagai fasilitas publik akan menciptakan aktivitas konstruksi dan jasa yang melibatkan banyak pelaku ekonomi.

Modal Konektivitas

Tarok City juga memiliki modal geografis yang penting.

Kawasan ini berada relatif dekat dengan Bandara Internasional Minangkabau, jalur nasional Padang–Bukittinggi, serta koridor Tol Padang–Pekanbaru. Jalur kereta api Padang–Kayutanam juga menjadi bagian penting dari konektivitas kawasan.

Kedekatan dengan Kota Padang memperbesar peluang Tarok City menjadi kawasan pendidikan yang melayani mobilitas masyarakat dari berbagai daerah.

Jika konektivitas jalan dan kereta api terus diperkuat, mobilitas mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, pekerja, serta masyarakat akan semakin mudah. Kondisi tersebut dapat memperbesar daya tarik investasi di sekitar kawasan.

Karena itu, pembangunan akses masuk menuju Tarok City menjadi kebutuhan penting. Jalan kawasan akan menentukan kelancaran mobilisasi material pembangunan sekaligus aktivitas masyarakat ketika berbagai fasilitas mulai beroperasi.

Peta kawasan Yarok City. (Foto : Dok)

Infrastruktur dan Investasi

Sejumlah pembangunan mulai memberikan tanda bahwa Tarok City terus bergerak. Pembangunan kampus ISI Padangpanjang menjadi salah satu bagian dari perkembangan kawasan. Rencana pembangunan perumahan bagi dosen UNP juga disebut mencapai sekitar 400 unit.

Rencana pengembangan fasilitas kesehatan oleh UNP turut memperbesar potensi terbentuknya ekosistem pendidikan dan layanan publik di kawasan tersebut.

Bagi Padang Pariaman, konsentrasi berbagai institusi dalam satu kawasan membuka peluang terbentuknya pusat aktivitas baru. Kawasan yang sebelumnya didominasi aktivitas perkebunan dapat berkembang menjadi ruang pendidikan, hunian, perdagangan, jasa, transportasi, dan pelayanan publik.

Perlu Tim Percepatan

Zulkarnain menyarankan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman membentuk Tim Percepatan Pembangunan untuk memastikan pengembangan Tarok City berjalan terukur.

Tim tersebut dapat melakukan evaluasi terhadap seluruh peruntukan lahan, memperbarui peta pembangunan, memastikan kesiapan infrastruktur, serta mempertemukan pemerintah daerah dengan perguruan tinggi dan lembaga pemerintah yang memiliki rencana pembangunan di kawasan tersebut.

Langkah itu penting karena pembangunan kawasan seluas 697 hektare membutuhkan koordinasi lintas lembaga. Pemerintah daerah juga perlu memastikan setiap rencana memiliki tahapan, jadwal, sumber pembiayaan, serta target pembangunan yang jelas.

Menurut Zulkarnain, kepemimpinan Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis dan Wakil Bupati Rahmat Hidayat memiliki peluang untuk mempercepat pengembangan Tarok City.

Ia juga menyebut dukungan pemerintah pusat sebagai faktor penting bagi keberlanjutan kawasan tersebut.

“Pak Airlangga selaku Menko Perekonomian adalah sahabat Bupati Dr H John Kenedy Azis, SH, MH, dan mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar itu tercatat sebagai koordinator proyek strategis nasional yang di dalamnya termasuk Kawasan Tarok City. Insyaallah, kelak Kawasan Pendidikan Terpadu Tarok City akan bersinar dan melahirkan generasi emas Sumatera Barat,” ujar Zulkarnain.

Ia juga menyebut rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Tarok City dengan dukungan anggaran pemerintah pusat sekitar Rp250 miliar pada tahun mendatang.

Tarok City kini berada pada titik penting. Gagasan besar yang dirintis sejak era Ali Mukhni membutuhkan kesinambungan kebijakan, kepastian pembangunan, infrastruktur yang memadai, dan koordinasi lintas lembaga.

Jika seluruh unsur tersebut bergerak dalam satu arah, Tarok City memiliki peluang berkembang sebagai kawasan pendidikan dengan efek ekonomi yang luas. Kampus menjadi penggerak, infrastruktur menjadi penghubung, masyarakat menjadi pelaku ekonomi, dan pemerintah daerah menjadi pengarah ekosistemnya. Dari Korong Tarok, sebuah kawasan baru Padang Pariaman sedang mencari bentuk masa depannya. *)

 

Wiztian Yoetri, Wartawan Senior. (Foto : Dok)
ShareTweetSendShare
Previous Post

Tekan Stunting, Pemkab Tanah Datar Lakukan Aksi Nyata Hingga Jorong dan Nagari

Next Post

Pemkab Kepulauan Mentawai Pantau Kedatangan Kapal Pengangkut BBM di Tuapejat

BeritaTerkait

Antara Fadly Amran, Krismadinata dan Aturan Pilkada
Opini

Antara Fadly Amran, Krismadinata dan Aturan Pilkada

22 September 2026
66
Catatan Wiztian Yoetri: “Sulteng Berjemaah”
Opini

Catatan Wiztian Yoetri: “Sulteng Berjemaah”

21 September 2026
36
Menelisik Fenomena “Deep-state”
Opini

Menelisik Fenomena “Deep-state”

18 September 2026
21
Akankah Jalur Kepala Daerah Kembali Menduduki Tahta Sumbar Satu?
Opini

Akankah Jalur Kepala Daerah Kembali Menduduki Tahta Sumbar Satu?

15 September 2026
102
Jangan Paksa Daerah Otonom Berutang
Opini

Jangan Paksa Daerah Otonom Berutang

13 September 2026
16
Jabatan Habis, Jangan Cari Pintu Belakang
Opini

Jabatan Habis, Jangan Cari Pintu Belakang

10 September 2026
18
Next Post
Pemkab Kepulauan Mentawai Pantau Kedatangan Kapal Pengangkut BBM di Tuapejat

Pemkab Kepulauan Mentawai Pantau Kedatangan Kapal Pengangkut BBM di Tuapejat

Please login to join discussion

Most Viewed Posts

  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (41,014)
  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,927)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (36,227)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (35,899)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (35,384)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (35,115)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (34,843)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (33,311)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (31,604)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,683)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
201
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
419
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
522
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
263
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
143
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
180
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
157
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
218
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
157

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In