• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Sabtu, Mei 23, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Inovasi Pengelolaan Sampah Organik di Laboratorium Unand, dari Limbah Pratikum Bisa Menjadi Pupuk

23 Mei 2026
in Artikel
Reading Time: 2min read
Views: 42
Pupuk yang dihasilkan. (Foto : Dok)

Oleh: Marlia Novita
(Pengelola Laboratorium Pendidikan (PLP)
UPT. Laboratorium Sentral Unand)

SETIAP kegiatan praktikum di laboratorium tentu menghasilkan limbah. Di banyak laboratorium, limbah sering dianggap sebagai sisa kegiatan yang tidak lagi memiliki nilai guna.

Namun, di Laboratorium Biologi Dasar UPT Laboratorium Sentral Universitas Andalas (Unand), limbah tanaman dari kegiatan praktikum justru dimanfaatkan kembali menjadi pupuk kompos yang ramah lingkungan.

Lihat Juga

Membangun Kepercayaan Diri Melalui Public Speaking

Membangun Kepercayaan Diri Melalui Public Speaking

18 Mei 2026
18
Wisata Kuliner vs Wisata Budaya: Mengapa Rendang Lebih Dikenal daripada Sejarahnya Sendiri?

Wisata Kuliner vs Wisata Budaya: Mengapa Rendang Lebih Dikenal daripada Sejarahnya Sendiri?

14 Mei 2026
13
ASI Eksklusif, MPASI, dan Probiotik Dadih: Kunci Cegah Stunting Sejak Dini

ASI Eksklusif, MPASI, dan Probiotik Dadih: Kunci Cegah Stunting Sejak Dini

16 April 2026
34

Pada Praktikum Biologi Dasar menggunakan berbagai jenis tumbuhan sebagai objek pengamatan, mulai dari daun-daunan, bunga, buah, hingga tanaman pangan seperti jagung dan kedelai.

Setelah praktikum selesai, sisa tanaman tersebut menumpuk menjadi limbah padat organik. Jika tidak dikelola dengan baik, limbah ini dapat menimbulkan bau dan mengganggu kebersihan lingkungan laboratorium.

Berangkat dari kondisi tersebut, dilakukan upaya sederhana namun bermanfaat melalui pengolahan limbah tanaman menjadi pupuk kompos dengan bantuan EM4 sebagai dekomposer.

Inovasi ini tidak hanya membantu mengurangi volume sampah organik laboratorium, tetapi juga mendukung konsep laboratorium berkelanjutan dan peduli lingkungan.

Proses pembuatan kompos dimulai dengan memilah limbah tanaman hasil praktikum, kemudian memotongnya menjadi ukuran kecil sekitar 2–5 cm agar proses penguraian berlangsung lebih cepat.

Limbah tersebut lalu dicampurkan dengan larutan EM4 yang dibuat dari fermentasi nasi basi, air cucian beras, dan gula pasir. Campuran ini selanjutnya dimasukkan ke dalam wadah kompos dan dipantau secara berkala setiap minggu.

Selama proses pengomposan, terjadi perubahan yang cukup signifikan pada kondisi limbah tanaman. Pada minggu pertama, bahan mulai membusuk dan muncul jamur putih sebagai tanda aktivitas mikroorganisme.

Bentuk pupuk yang dihasilkan. (Foto : Dok)

Memasuki minggu ketiga dan keempat, warna bahan berubah menjadi cokelat kehitaman, bau mulai hilang, dan tekstur semakin hancur menyerupai tanah. Pada akhir proses, kompos yang dihasilkan memiliki warna gelap, tidak berbau, dan suhu mendekati suhu ruang sebagai tanda kompos telah matang.

Selain mudah dilakukan, metode ini juga memiliki biaya yang relatif murah karena memanfaatkan bahan-bahan sederhana yang tersedia di lingkungan sekitar.

Penggunaan EM4 membantu mempercepat proses dekomposisi sehingga pengomposan dapat berlangsung lebih efektif. Hasil akhirnya dapat dimanfaatkan kembali sebagai pupuk tanaman di lingkungan kampus maupun masyarakat.

Upaya pengolahan limbah organik ini menjadi contoh bahwa laboratorium tidak hanya berfungsi sebagai tempat pendidikan dan penelitian, tetapi juga dapat menjadi sarana edukasi pengelolaan lingkungan.

Melalui kegiatan sederhana seperti pengomposan, sivitas akademika dapat belajar menerapkan prinsip reduce, reuse, dan recycle dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai Pengelola Laboratorium Pendidikan (PLP), peran aktif dalam pengelolaan limbah laboratorium menjadi bagian penting dalam mendukung terciptanya lingkungan kampus yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Diharapkan inovasi ini dapat diterapkan secara lebih luas di berbagai laboratorium pendidikan lainnya, sehingga limbah organik tidak lagi dipandang sebagai masalah, melainkan sebagai sumber daya yang bermanfaat. *)

 

Marlia Novita, Pengelola Laboratorium Pendidikan (PLP)
UPT. Laboratorium Sentral Unand. (Foto : Dok)
ShareTweetSendShare
Previous Post

Tutup TMMD ke 128, Irdam XX Tuanku Imam Bonjol: Bukti Nyata Sinergi TNI, Pemda dan Masyarakat Bangun Nagari

BeritaTerkait

Membangun Kepercayaan Diri Melalui Public Speaking
Artikel

Membangun Kepercayaan Diri Melalui Public Speaking

18 Mei 2026
18
Wisata Kuliner vs Wisata Budaya: Mengapa Rendang Lebih Dikenal daripada Sejarahnya Sendiri?
Artikel

Wisata Kuliner vs Wisata Budaya: Mengapa Rendang Lebih Dikenal daripada Sejarahnya Sendiri?

14 Mei 2026
13
ASI Eksklusif, MPASI, dan Probiotik Dadih: Kunci Cegah Stunting Sejak Dini
Artikel

ASI Eksklusif, MPASI, dan Probiotik Dadih: Kunci Cegah Stunting Sejak Dini

16 April 2026
34
Mahasiswa KKN Unand Dorong Perkembangan Emosional Anak PAUD Melalui Program Stimulasi Psikososial
Artikel

Mahasiswa KKN Unand Dorong Perkembangan Emosional Anak PAUD Melalui Program Stimulasi Psikososial

4 Februari 2026
64
Kewajiban Suami sebagai Pemimpin Keluarga Terhadap Istri Berdasarkan Al-Qur’an dan Hadist
Artikel

Kewajiban Suami sebagai Pemimpin Keluarga Terhadap Istri Berdasarkan Al-Qur’an dan Hadist

1 Februari 2026
52
Dukung Kesehatan Anak Usia Sekolah, Mahasiswa KKN Unand Gelar Program SIGAP di Padang Ganting
Artikel

Dukung Kesehatan Anak Usia Sekolah, Mahasiswa KKN Unand Gelar Program SIGAP di Padang Ganting

31 Januari 2026
43
Please login to join discussion

Most Viewed Posts

  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (38,675)
  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,390)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (35,635)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (34,775)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (33,584)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (32,717)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (32,508)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (32,112)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (29,262)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,127)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
171
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
349
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
496
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
236
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
118
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
152
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
133
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
192
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
128

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In