
AGAM, forumsumbar —Semangat kebersamaan kembali menguat di Maninjau setelah bencana longsor yang terjadi berulang kali melanda wilayah tersebut. Ratusan warga bersama relawan dan aparat keamanan bahu-membahu melaksanakan gotong royong pembersihan di sejumlah titik vital, Minggu (11/1/2026).
Kegiatan gotong royong ini melibatkan berbagai unsur masyarakat dan relawan. Kelompok Siaga Bencana dari Nagari Kamang Tangah Anam Suku, Kecamatan Kamang Magek, menurunkan sekitar 40 orang personel. Selain itu, Relawan Bangkik dari Surau turut hadir dengan kekuatan 50 personel yang berasal dari Ampek Angkek.
Partisipasi pemuda juga terlihat nyata. Pemuda Pasa Maninjau turun langsung ke lapangan bersama masyarakat setempat. Tidak hanya itu, sebanyak 40 personel Kepolisian Republik Indonesia (Polri) turut membantu proses pembersihan. Kehadiran aparat dipimpin langsung oleh Kompol Deddy Indrawan, Kasubdit Dasum Polda Sumbar, sebagai bentuk dukungan Polri terhadap pemulihan pascabencana.
Dari kalangan akademisi, sebanyak 23 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Padang (UNP) Nagari Koto Gadang Anam Koto tahun 2026 juga ambil bagian dalam kegiatan sosial tersebut.
Gotong royong difokuskan pada pembersihan area yang terdampak material longsor, seperti lingkungan sekolah, kantor camat, serta rumah-rumah warga. Lumpur, bebatuan, dan sisa material longsor dibersihkan secara manual demi mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat.
Keterlibatan berbagai elemen ini menjadi bukti kuatnya solidaritas sosial masyarakat Maninjau dalam menghadapi bencana. Selain relawan, Pemuda Pasa Maninjau dan warga setempat turut berperan aktif tanpa mengenal lelah.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya mempercepat pemulihan lingkungan, tetapi juga mempererat rasa kebersamaan serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana serupa di masa mendatang.
(R/Kominfo)























