• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Jumat, Mei 22, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Mutiara Subuh #29: Melukis Fajar dengan Cahaya Takwa

29 Maret 2025
in Tausiyah
Reading Time: 2min read
Views: 385
Ilustrasi. (Foto : Najmi)

Oleh: Muhammad Najmi

Rasulullah ﷺ bersabda: “Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada rupa dan harta kalian, tetapi Dia melihat kepada hati dan amal kalian.” (HR. Muslim)

Fajar menyingsing, menyapu gelap malam dengan cahaya keemasan. Seakan-akan alam mengajarkan satu hikmah: setiap hari adalah kesempatan baru, setiap hembusan napas adalah undangan untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Takwa, cahaya hati yang Allah nilai, bukan sekadar pakaian yang indah atau dunia yang kita genggam. Ia adalah ketulusan, kebaikan, dan kesadaran bahwa kita hidup di bawah pengawasan-Nya.

Lihat Juga

Mutiara Subuh #30: Saat Cahaya Ramadhan Meredup, Akankah Hati Tetap Bersinar?

Mutiara Subuh #30: Saat Cahaya Ramadhan Meredup, Akankah Hati Tetap Bersinar?

30 Maret 2025
67
Mutiara Subuh #28: Menyulam Cahaya Fajar: Saat Kesederhanaan Menjadi Gerbang Kemenangan

Mutiara Subuh #28: Menyulam Cahaya Fajar: Saat Kesederhanaan Menjadi Gerbang Kemenangan

28 Maret 2025
34
Mutiara Subuh #27: “Cinta yang Tak Bertepi: Menjaga Istiqamah di Jalan Peradaban”

Mutiara Subuh #27: “Cinta yang Tak Bertepi: Menjaga Istiqamah di Jalan Peradaban”

27 Maret 2025
70

Berapa banyak kita jatuh dalam kesalahan, terjerembab dalam kelalaian? Betapa sering hati ini dipenuhi debu dosa, sementara bibir masih mampu melantunkan istighfar? Namun, Allah yang Maha Pengasih tak pernah menutup pintu-Nya. Ia selalu membuka jalan bagi mereka yang ingin kembali. Seperti fajar yang selalu menyapa meski malam begitu kelam, rahmat-Nya lebih luas dari lautan dosa kita. Takwa bukan tentang menjadi sempurna, melainkan tentang kesungguhan memperbaiki diri, meski harus tertatih.

Menjadi pribadi yang baru bukan sekadar perubahan dalam tampilan, tetapi transformasi dalam hati. Ia lahir dari kesadaran bahwa hidup ini singkat, dan dunia hanyalah persinggahan. Orang yang bertakwa adalah mereka yang memilih melangkah dengan hati-hati, seperti berjalan di jalanan penuh duri—waspada, teliti, dan penuh kehati-hatian dalam setiap langkahnya.

Takwa bukan hanya soal ibadah ritual, tetapi juga bagaimana kita bersikap dalam keseharian. Ia tercermin dalam kejujuran saat tak ada yang melihat, dalam ketulusan saat tak ada yang memuji, dalam kesabaran saat diuji. Orang yang bertakwa tidak hanya berusaha baik di hadapan manusia, tetapi lebih dari itu, ia ingin mulia di hadapan Allah.

Dalam perjalanan menuju takwa, jangan ragu untuk melepaskan diri dari masa lalu yang kelam. Sebab, Allah tidak menilai dari di mana kita memulai, tetapi ke mana kita menuju. Berapa banyak pendosa yang akhirnya menjadi kekasih-Nya? Berapa banyak hati yang dulunya gelap, lalu bersinar karena hidayah? Kisah hidup bukan tentang lembaran-lembaran yang sudah ternoda, tetapi tentang bagaimana kita menulis babak baru dengan tinta keikhlasan dan taubat.

Jangan takut pada pandangan manusia. Mereka bisa mencemooh, meremehkan, bahkan menghakimi. Tetapi yang lebih penting adalah bagaimana Allah melihatmu. Mereka yang menghina mungkin tak tahu air mata taubat yang kau tumpahkan dalam sujud. Mereka yang mengolok-olok mungkin tak paham beratnya perjuanganmu untuk berubah. Maka cukupkan hatimu pada ridha Allah.

Takwa adalah jalan sunyi, tetapi penuh ketenangan. Ia menuntun langkah menuju keindahan hakiki—kedamaian jiwa, keberkahan hidup, dan kelak, surga yang dijanjikan. Allah berfirman:

“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam taman-taman surga dan mata air-mata air.” (QS. Al-Hijr: 45)

Fajar telah menyingsing, membawa cahaya baru bagi hati yang ingin berubah. Hari ini, pilihlah untuk melukis hidup dengan warna takwa. Biarkan cahaya iman menerangi setiap langkah. Jangan tunggu waktu yang “tepat,” karena waktu terbaik untuk menjadi lebih baik adalah sekarang.

Bersandarlah pada Allah, karena Ia takkan pernah mengecewakan. Bangunlah dengan niat yang baru, dengan doa yang lebih khusyuk, dengan langkah yang lebih pasti. Seperti fajar yang tak pernah ingkar pada waktunya, mari kita juga berjanji untuk terus melangkah, mendekat kepada-Nya, menjadi pribadi yang lebih baik dari hari kemarin. *)

 

Muhammad Najm. (Foto : Dok)
ShareTweetSendShare
Previous Post

Mutiara Subuh #28: Menyulam Cahaya Fajar: Saat Kesederhanaan Menjadi Gerbang Kemenangan

Next Post

Pemko Padang Pastikan Selama Libur Lebaran Layanan Kesehatan Tetap Berjalan

BeritaTerkait

Mutiara Subuh #30: Saat Cahaya Ramadhan Meredup, Akankah Hati Tetap Bersinar?
Tausiyah

Mutiara Subuh #30: Saat Cahaya Ramadhan Meredup, Akankah Hati Tetap Bersinar?

30 Maret 2025
67
Mutiara Subuh #28: Menyulam Cahaya Fajar: Saat Kesederhanaan Menjadi Gerbang Kemenangan
Tausiyah

Mutiara Subuh #28: Menyulam Cahaya Fajar: Saat Kesederhanaan Menjadi Gerbang Kemenangan

28 Maret 2025
34
Mutiara Subuh #27: “Cinta yang Tak Bertepi: Menjaga Istiqamah di Jalan Peradaban”
Tausiyah

Mutiara Subuh #27: “Cinta yang Tak Bertepi: Menjaga Istiqamah di Jalan Peradaban”

27 Maret 2025
70
Mutiara Subuh #25: “Mengasah Empati, Merajut Solidaritas”
Tausiyah

Mutiara Subuh #25: “Mengasah Empati, Merajut Solidaritas”

25 Maret 2025
71
Mutiara Subuh #24: “Di Antara Lelah, Ada Allah yang Menjawab”
Tausiyah

Mutiara Subuh #24: “Di Antara Lelah, Ada Allah yang Menjawab”

24 Maret 2025
55
Mutiara Subuh #23: “Mengetuk Pintu Langit di Sepuluh Malam Terakhir”
Tausiyah

Mutiara Subuh #23: “Mengetuk Pintu Langit di Sepuluh Malam Terakhir”

23 Maret 2025
174
Next Post
Pemko Padang Pastikan Selama Libur Lebaran Layanan Kesehatan Tetap Berjalan

Pemko Padang Pastikan Selama Libur Lebaran Layanan Kesehatan Tetap Berjalan

Most Viewed Posts

  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (38,509)
  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,384)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (35,632)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (34,769)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (33,417)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (32,712)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (32,340)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (32,082)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,123)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (29,093)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
171
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
349
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
496
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
236
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
118
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
152
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
133
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
192
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
128

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In