PARIAMAN, forumsumbar —Acara peletakan batu pertama pembangunan Masjid At-Tin Abdullah dan ruangan belajar kelas baru Yayasan Al-Mughni Pariaman, Kamis (12/12) berjalan sukses dan khidmat. Pada kesempatan itu terkumpul sumbangan dari masyarakat dan donatur sekitar Rp50 juta.
Ketua Pembina Yayasan Al-Mughni Pariaman, Drs. H. Mukhlis Rahman, MM dalam sambutannya mengatakan lembaga ini didirikan akhir tahun 2018 dengan tujuan bergerak di bidang sosial dan pendidikan keagamaan Islam. Berawal dari niat baik tersebut, Hj. Dafreni Afdal bersama dengan anaknya mewakafkan tanah untuk Yayasan Al-Mughni Pariaman, seluas 3000 meter.
Kemudian khusus untuk pembangunan masjid sebagai sarana ibadah, dibantu oleh donatur Hj. Hartini Abdullah dari Malaysia. “Alhamdulillah, pada hari ini dimulai peletakan batu pertamanya. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat berjalan sesuai perencanaan,” ujar Mukhlis Rahman.
Disampaikan Mukhlis Rahman, Pengurus Yayasan Al-Mughni Pariaman, mengumpulkan sumbangan dan bantuan dari kaum muslimin dan muslimat untuk pembangunan ruangan belajar kelas baru. Direncanakan siswa/santri nanti tinggal di asrama (mondok).
Khusus untuk santri atau siswa diutamakan dari kaum dhuafa, seperti anak yatim, fakir dan miskin. Tidak tertutup juga bagi anak-anak berasal dari keluarga kurang mampu. Bagi anak yatim, fakir dan miskin akan dibebaskan dari segala biaya termasuk makan dan kebutuhan lainnya akan ditanggung oleh yayasan.
Sekretaris Daerah Kota Pariaman, H. Indra Sakti, SH, MM mengatakan, Mukhlis Rahman semasa menjadi Walikota Pariaman pada dua periode, juga sudah memulai kegiatan bidang keagamaan, seperti Maghrib mengaji dan Subuh Mubarakah. Kini setelah kembali kepada masyarakat membuat yayasan untuk mendirikan pondok pesantren dengan tujuan bagaimana generasi muda tamatan dari pondok ini menjadi Tahfizul Qur’an.
Pemerintah Kota Pariaman menyambut baik apa yang dibuat dan dilakukan Mukhlis Rahman bersama kawan-kawan dan pengurus. “Kita doakan bersama-sama, semoga kegiatan ini bejalan dengan sukses dan lancar,” tukuk Indra Sakti.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pariaman, H. M. Nur, MA mengatakan, syarat pendidikan pondok pesantren itu, ada masjid, ada santri, ada ruangan belajar dan kiyai. Kini sebagai kiyainya, kita kukuhkan dan dinobatkan Mukhlis Rahman.
Menurut M. Nur kegiatan dibuat Yayasan Al-Mughni Pariaman mendapat dukungan dari semua pihak, bukti dari pekerjaan ini mendapatkan ridha dari Allah SWT, dapat donatur tunggal untuk pembangunan masjid Hj. Hartini Abdullah dari Malaysia.
“Jajaran Kemenag Kota Pariaman mengucapkan terima kasih kepada Pak Mukhlis Rahman dan Ibu Hj. Hartini Abdullah, karena dengan pembangunan sarana keagamaan, tugas Kemenag semakin terbantu,” tukas M. Nur lagi.
Sementara itu Hj. Hartini Abdullah berharap sarana ibadah yang dibangun ini dapat dimanfaatkan oleh umat Islam sebagai tempat ibadah. Mukhlis Rahman sebagai Pembina Yayasan Al-Mughni harus membuat program-program dalam masjid ini.
“Awak minta kepada Mukhlis Rahman bersama jajaran pengurus yayasan untuk menyiapkan program-program keagamaan dan jadikan masjid ini sebagai tempat kajian Islam,” kata Hj. Hartini dengan cakap Malaysia. (Rel)























