
PADANG, forumsumbar —Terinspirasi dengan kasus tragedi studi tour di Lembang yang menewaskan 10 orang siswa, yang berbuntut panjang dan terjadinya penghinaan terhadap profesi guru, telah membuat dunia pendidikan menjadi resah.
Eka Teresia, SPd, MM, guru SMKN 6 Padang, kemudian mengungkapkan gundah gulana hatinya sebagai seorang guru melalui puisi.
Berikut puisinya;
Caci yang Bergemuruh
Karya Eka Teresia
Kala hujat menampar diri
Ada amarah tertahan, terselip di sudut hati,
Cacian menggema, namun terasa ditusuk duri
Melukiskan pilu di kanvas hati
Suaraku tak mampu menghentikan mulut pencaci
Memaginalkan pendidik
Menjadi orang yang terhakimi
Seperti hujan bebatuan yang menimpa diri
Tak basah ,tapi jiwa dihantam sampai mati
Ingin ku teriakkan seluruh kesah,
Namun bibir ini terkunci lemah
Mengapa harus ada hujan amarah,
Membuat dunia menjadi resah
Langit pun berwarna kelabu,
Menambah gelap hati yang pilu,
Cacian mu menembus sampai ke kalbu
Lupakan perjuangan kami yang tak berbatas waktu
Cacianmu.memang sulit kumengerti
Tapi banyak pelajaran yang kupahami,
Profesi kami terkadang dianggap bagai pelangi
Indah sesaat dan hilang diterpa mentari
Biarlah waktu yang berbicara,
Menghapus caci dengan lembutnya,
Meneteskan embun disetiap luka
Menebarkan kasih demi anak bangsa
#suara hati guru
(Ika)























