• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Rabu, April 29, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Pepatah Petitih Ajaran Adat dalam Kehidupan Masyarakat Minangkabau

14 Mei 2023
in Opini
Reading Time: 3min read
Views: 2,558
Mela Putri, Mahasiswi Jurusan Sastra Minangkabau, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas. (Foto : Dok)

Oleh: Mela Putri

MINANGKABAU memiliki berbagai pepatah petitih yang digunakan untuk mengatur berjalannya kehidupan dalam bermasyarakat dan dapat di jadikan sebagai nasehat untuk diri sendiri dalam menjalani kehidupan.

Pengertian pepatah menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah peribahasa yang mengandung nasihat atau ajaran dari orang tua-tua (biasanya dipakai atau diucapkan untuk mematahkan lawan bicara).

Lihat Juga

Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan

Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan

27 April 2026
63
Hendra Aswara, Energi Baru Padang Pariaman

Hendra Aswara, Energi Baru Padang Pariaman

26 April 2026
94
Efisiensi APBN 2026: Pareto, Subsidi Energi dan Politik Pengorbanan

Efisiensi APBN 2026: Pareto, Subsidi Energi dan Politik Pengorbanan

25 April 2026
41

Pepatah petitih juga dapat diartikan pepatah (kata-kata yang mengandung patokan hukum norma, petitih (aturan yang mengandung pelaksanaan adat dengan seksama).

Suatu pepatah petitih kadang-kadang mengandung kata yang bersayap yang memiliki arti sangat luar biasa. Ia berisi kiasan, sindiran, perumpamaan, lecutan atau ajaran suri teladan yang ditujukan pada seseorang.

Tidak hanya pepatah petitih yang digunakan sebagai patokan dalam berkehidupan, di Minangkabau juga ada filosofi yang disebut juga filsafat menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), yakni pengetahuan dan penyelidikan dengan akal budi mengenai hakikat atau dasar segala yang ada.

Sebab, asal dan hukumnya; terhadap adat Minangkabau yang merupakan pandangan hidup orang Minang dari dulu sampai sekarang ditampilkan kepada alam sehingga akan mempunyai konsekuensi logis bahwa sepanjang adanya alam ini akan ada terus adat Minangkabau yang dilambangkan dengan ungkapan kata adat : “Indak lapuak dek hujan indak lakang dek paneh” (tidak lapuk oleh hujan, tidak lekang oleh panas).

Maknanya tidak lekang artinya tidak luntur atau tidak rusak, meskipun disinari matahari terus-menerus.

Biasanya suatu benda yang terus-menerus terkena sinar matahari atau panas akan rusak dan lapuk bila selalu ditimpa hujan.

Dalam hal ini adat dikatakan sebagai sesuatu yang tidak berubah sampai akhir zaman karena filosofi hidupnya sesuai alam dan bersifat alamiah bukan bertentangan dengan alam.

Seperti anak dekat dan dipelihara oleh ibu, pepatah di atas menjelaskan sesuatu yang bersumber dan tidak bertentangan dengan alam akan abadi selamanya alam itu masih ada inilah kerja kejadian adat Minang yang mendasarkan semua ajaran pada alam sehingga timbul ungkapan alam takambang jadi guru.

Pepatah petitih di Minangkabau dapat digunakan dalam berbagai situasi keadaan dan waktu yang berbeda karena setiap keadaan telah ada pepatah petitihnya di Minangkabau.

Seperti dalam ajaran adat terdapat berbagai macam pepatah petitih mulai dari: “Adaik diisi, limbago dituang” (adat diisi, lembaga dituang). Maknanya adat merupakan aturan kehidupan, sedangkan limbago adalah aturan yang dibuat bersama guna untuk mengatur keharmonisan setiap anggota masyarakat.

Maka dengan adanya adat yang selalu diisi dan dituang oleh limbago maka kehidupan dalam bermasyarakat akan harmoni.

“Adat dipakai baru, kain dipakai usang”, maknanya bila kita selalu berpijak pada ketentuan adat itu akan selalu baru dan berkembang sedangkan benda atau kain bila dipakai akan lusuh atau usang. Pepatah ini menjelaskan bahwa bila adat Minang selalu dilaksanakan akan terjadi penyempurnaan dan perbaikan tata cara adat itu bila sebaliknya terjadi ketentuan adat itu akan mati sebab tidak ada yang melaksanakannya.

Ini salah satu pepatah petitih dalam ajaran adat sedangkan jika dalam kegelisahan maka akan terdapat pepatah petitih sebagai berikut: “Alun diayun lah tataruang” (belum melangkah sudah tertarung). Maknanya tujuan melangkahkan kaki tentu ada yang akan dicapai namun bila sudah bertarung di awal terlangka han merupakan tanda tanda bahwa tujuan yang diinginkan itu tidak akan tercapai.

Pepatah ini merupakan kias orang Minangkabau bahwa baru saja suatu niat yang masih dalam rencana sudah mendapat hambatan karena itu kita harus lebih berhati-hati untuk memulai suatu pekerjaan.

Bagi orang yang selalu optimis bertarung pada langkah pertama seperti tidak akan menyurutkan keberaniannya untuk terus maju ke depan.

Pepatah lain mengatakan “Bak cando ayam tamakan di abuik” (bagai ayam termakan pada rambut). Maknanya seker ayam yang kebetulan termakan kotoran rambut akan menyebabkan ayam itu sangat menderita cepat tai ini disiarkan pada seseorang yang selalu batu dan sesak napas sehingga menimbulkan kecurigaan atau sesuatu yang tidak beres dalam kerongkongan nya dalam kondisi ini pun jelas bahwa yang bersangkutan tidak secara penuh melakukan pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya.

Inilah beberapa pepatah petitih dilihat dari dua kondisi dalam hidup di Minangkabau yaitu dalam ajaran adat dan kondisi diri dalam kegelisahan agar pepatah petitih dalam penyampaian tepat makna dan mengena maka suatu pepatah petitih harus dilontarkan tepat sasaran, bergantung pada situasi dan kondisi yang tengah dihadapi.*)

Penulis adalah Mahasiswi Jurusan Sastra Minangkabau, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas

ShareTweetSendShare
Previous Post

Usung Caleg Potensial, Partai Golkar Padang Siap Kembalikan Kejayaan

Next Post

Calonkan Bachtul untuk DPRD Sumbar, Partai Gerindra Dinilai Penuhi Harapan Masyarakat Solok Raya

BeritaTerkait

Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan
Opini

Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan

27 April 2026
63
Hendra Aswara, Energi Baru Padang Pariaman
Opini

Hendra Aswara, Energi Baru Padang Pariaman

26 April 2026
94
Efisiensi APBN 2026: Pareto, Subsidi Energi dan Politik Pengorbanan
Opini

Efisiensi APBN 2026: Pareto, Subsidi Energi dan Politik Pengorbanan

25 April 2026
41
Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak
Opini

Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak

24 April 2026
45
Catatan dari Halal Bihalal Gonjong Limo Kota Padang; Mambangun Kampuang, Antara Harapan dan Kenyataan
Opini

Catatan dari Halal Bihalal Gonjong Limo Kota Padang; Mambangun Kampuang, Antara Harapan dan Kenyataan

21 April 2026
91
Literacy dan Literary
Opini

Literacy dan Literary

8 April 2026
37
Next Post
Calonkan Bachtul untuk DPRD Sumbar, Partai Gerindra Dinilai Penuhi Harapan Masyarakat Solok Raya

Calonkan Bachtul untuk DPRD Sumbar, Partai Gerindra Dinilai Penuhi Harapan Masyarakat Solok Raya

Most Viewed Posts

  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,291)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (35,505)
  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (34,791)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (34,643)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (32,591)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (31,305)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (29,704)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,015)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (28,628)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (25,369)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
164
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
339
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
493
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
232
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
115
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
148
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
129
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
191
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
126

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In