• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Sabtu, April 25, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Fenomena Peminggiran Islam

8 Mei 2023
in Opini
Reading Time: 2min read
Views: 304
Ahniyus Ahmad, Pengamat Sosial dan Politik. (Foto : Dok)

Oleh: Ahniyus Ahmad

SIKAP negatif yang terjadi pada sebagian kecil ummat Islam akan di blow-up habis-habisan oleh media sebagai alat propaganda yang secara umum berada di bawah kendali kapitalis atau yang lebih spesifik di sebut sebagai elit global.

Fungsi media ini memang bertujuan untuk menggiring opini dan persepsi serta membentuk stigma buruk dalam rangka membunuh karakter lawan-lawan ideologi, terutama Islam sebagai sebuah ajaran keimanan.

Lihat Juga

Efisiensi APBN 2026: Pareto, Subsidi Energi dan Politik Pengorbanan

Efisiensi APBN 2026: Pareto, Subsidi Energi dan Politik Pengorbanan

25 April 2026
13
Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak

Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak

24 April 2026
36
Catatan dari Halal Bihalal Gonjong Limo Kota Padang; Mambangun Kampuang, Antara Harapan dan Kenyataan

Catatan dari Halal Bihalal Gonjong Limo Kota Padang; Mambangun Kampuang, Antara Harapan dan Kenyataan

21 April 2026
84

Sementara itu, kebenaran dan ketinggian nilai yang terkandung dalam ajaran Islam akan disamarkan sedemikian rupa atau bahkan difitnah dengan hal-hal yang keji seperti issu teroris, intoleran, serta stigma buruk lainnya untuk menimbulkan kesan negatif di tengah-tengah kehidupan antar ummat beragama.

Sebaliknya kebobrokan moral yang tengah melanda peradaban masyarakat di dunia industri yang bersandar pada ideologi sekuler dengan gaya hidup bebas tanpa batas, dikemas seolah menjadi gaya hidup yang keren, sehingga bagi golongan yang menentangnya dipandang sebagai masyarakat terbelakang.

Pengkondisian dan pembentukan karakter ke arah kerusakan moral bangsa sangat diupayakan secara terstruktur, sistemik dan masif, dengan cara memaksakan ideologi politik yang harus dianut, dimana karakter politik yang dikembangkan dijauhkan dari nilai-nilai kebaikan serta tidak merujuk kepada kandungan nilai Islam yang agung.

Sinisme terhadap Islam begitu kentara dan terlihat begitu nyata dari pembiaran oleh negara terhadap gerakan-gerakan aliran sesat serta penistaan Al Qur’an dan penyimpangan ajaran Islam, bahkan serangan fisik terhadap ummat yang sedang menjalankan ibadah serta pembubaran pengajian.

Kondisi ini diperparah oleh praktik pemilihan aparatur negara dan sistem pemilihan para penyelenggara negara yang dilakukan serba transaksional.

Dari para penyelenggara negara yang terpilih melalui jalan ini, lahirlah para Wayang yang dengan rela akan menerima kebijakan titipan dari sang Dalang sebagai “the invisible hand” yang berada dibalik semua ini dan merupakan perancang dari pemiskinan warga lokal yang kekayaan sumber daya alamnya dirampas.

Elit global sengaja membuat negara bonekanya menjadi negara yang lemah secara militer karena ditopang oleh angkatan bersenjata yang secara anggaran kecil dan secara persenjataan tertinggal.

Yang diperkuat justru Polisi-nya dengan perlengkapan persenjataan yang canggih serta jumlah anggaran yang besar, padahal tupoksi polisi lebih kepada ketertiban umum warga sipil bukan menghadapi invasi pihak luar.

Bobroknya mental aparat penegak hukum, hilangnya semangat menegakkan keadilan, perilaku korup oknum pejabat, peredaran narkoba dari para kartel dan mafia, serta kemudahan mengakses situs-situs berbau porno, kekerasan, kecurangan, yang disajikan begitu mudah melalui perangkat multimedia yang sudah menjadi permainan dan kesenangan para generasi sejak usia dini.

Dan sudah menjadi realita hari ini bahwa masyarakat di negara maju akhirnya tersadar bahwa ternyata selama ini mereka telah keliru dalam memilih jalan, hingga akhirnya mereka memutuskan untuk memilih Islam sebagai jalan hidup serta kembali kepada keyakinan dalam agama yang benar.

Di lain tempat bagi pemeluk Islam yang bermukim sebagai warga minoritas di negara-negara tertentu, baik minoritas secara keyakinan maupun jumlah, atau sebagai pekerja dalam mencari nafkah, seringkali mendapatkan tindakan rasis dan diskriminatif, dan tidak jarang mereka diperlakukan secara keji dan tidak manusiawi.

Bagaimana dengan masyarakat di negara-negara berkembang yang secara ekonomi lemah dan secara mayoritas sudah memeluk Islam sejak lahir serta menganut Islam sebagai agama keturunan?

Mereka inilah yang rentan terhadap pendangkalan aqidah serta menjadi sasaran empuk dari program dan gerakan pemurtadan yang bergerak secara terorganisir serta di dukung dana yang besar.

Gerakan ini telah menciptakan kondisi yang pada akhirnya menjadi potret buruk bagi wajah Islam sebagai sebuah keyakinan.

Konspirasi peradaban yang di rancang musuh-musuh Islam sangat sejalan dengan upaya iblis untuk membuat dunia lebih indah dalam pandangan manusia.

Tetaplah berpegang teguh pada tali ALLAH agar tidak tergelincir dalam kesesatan dan memperoleh keselamatan sampai tempat tujuan. *)

Penulis adalah Pengamat Sosial dan Politik

ShareTweetSendShare
Previous Post

Tingginya Curah Hujan, Polres Pasaman Barat Pantau Daerah Rawan Banjir dan Longsor

Next Post

Tiga Siswa SMA Negeri Agam Cendekia Juara 1 Binom

BeritaTerkait

Efisiensi APBN 2026: Pareto, Subsidi Energi dan Politik Pengorbanan
Opini

Efisiensi APBN 2026: Pareto, Subsidi Energi dan Politik Pengorbanan

25 April 2026
13
Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak
Opini

Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak

24 April 2026
36
Catatan dari Halal Bihalal Gonjong Limo Kota Padang; Mambangun Kampuang, Antara Harapan dan Kenyataan
Opini

Catatan dari Halal Bihalal Gonjong Limo Kota Padang; Mambangun Kampuang, Antara Harapan dan Kenyataan

21 April 2026
84
Literacy dan Literary
Opini

Literacy dan Literary

8 April 2026
34
Bak Cendawan di Musim Hujan: Menjamurnya Komunitas Kesenian dan Ilusi Kebudayaan di Sumatera Barat
Opini

Bak Cendawan di Musim Hujan: Menjamurnya Komunitas Kesenian dan Ilusi Kebudayaan di Sumatera Barat

31 Maret 2026
36
Masjid Ali Mukhni Warisan Monumental
Opini

Masjid Ali Mukhni Warisan Monumental

14 Maret 2026
71
Next Post
Tiga Siswa SMA Negeri Agam Cendekia Juara 1 Binom

Tiga Siswa SMA Negeri Agam Cendekia Juara 1 Binom

Most Viewed Posts

  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,278)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (35,484)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (34,617)
  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (34,138)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (32,567)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (31,174)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (29,049)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (28,994)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (27,973)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (24,711)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
160
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
338
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
491
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
231
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
114
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
147
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
128
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
190
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
126

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In