LIMAPULUH KOTA, forumsumbar— Anggota DPR RI dari Fraksi PKS Hj Nevi Zuairina menyalurkan bantuan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN di 11 lokasi di Sumbar
Adapun TJSL ini berasal dari BUMN, di antaranya PT Bukit Asam, Tbk, PT Pelindo (Persero), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) dan PT Angkasa Pura II (Persero).
“Alhamdulillah bantuan CSR atau TJSL ini dapat terus direalisasi pada aspirasi tahun 2022. Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baik mungkin untuk pembangunan sarana dan prasarana setiap lembaga untuk mencapai tujuan setiap organisasi”, tutur Nevi, melalui keterangan persnya, Kamis (8/9/2022).
Adapun 11 lokasi yang disalurkan oleh anggota DPR RI Komisi VI ini di antaranya jalan lingkar Nagari Andiang (Limapuluh Kota ) ; Masjid Ashliyah (Duo Koto Pasaman) ; SDIT Ar Risalah Simalanggang (Limapuluh Kota) ; Masjid Istiqomah Nagari Taeh (Limapuluh Kota) ; Masjid Akbar Sei Landai (Payakumbuh) ; Kelompok Tani Tuah Sakato (Jambak Lubuk Sikaping, Pasaman) ; Pondok Tahfiz Nurul Qur’an (Koto Balingka, Pasbar) ; Yayasan Sungai Janiah Madani (Ampek Angkek, Agam) ; Surau Inyiak Haji Rasid (Banuhampu, Agam) ; TK Abdul Majid (Aie Gadang, Pasbar) ; dan KUB Uni Re (Aur Malintang, Padang Pariaman).
Politisi PKS ini menjelaskan, semua penyerahan bantuan ini disalurkan melalui proses yang panjang mulai pengajuan permohonan hingga survei oleh BUMN yang akan menyalurkan TJSL nya kepada calon penerima bantuan tersebut. Bantuan diperuntukkan untuk penunjang berbagai aktivitas sesuai dengan kebutuhan lembaga masing-masing, mulai dari sarana masjid, sarana pendidikan, sarana penunjang produksi pertanian dan lain sebagainya.

“Saya berharap, kepada semua penerima TJSL ini dapat memanfaatkan bantuan ini untuk pengembangan lembaga masing-masing. Yang di dunia pendidikan, semoga semakin maju dan menghasilkan SDM yang semakin berkualitas, termasuk menghasilkan tahfidz-tahfidz baru. Masjid yang menerima bantuan, menjadi sarana ibadah yang nyaman untuk masyarakat sekitar. Kelompok tani mampu meningkatkan produksinya sehingga memberikan manfaat pada konsumen masyarakat sekitarnya. Intinya semua mesti mampu membawa manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat banyak”, urai Nevi.
Legislator Sumbar II ini mengatakan, bahwa TJSL ini akan terus diupayakan pada lembaga-lembaga yang berpotensi memberikan manfaat banyak orang. Ajuan-demi ajuan sudah di proses, tinggal menunggu realisasi setelah ada survei dan penilaian yang cukup.
“Saya berharap, ini menjadi sarana bagi untuk menyebarkan kebaikan di masyarakat luas. TJSL ini merupakan kegiatan mulia untuk mengembangkan dan memajukan kualitas hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Semoga upaya ini menjadi jembatan bagi perusahaan negara untuk semakin dekat dengan masyarakat sekitar terutama di Sumatera Barat”, tutup Nevi Zuairina.
(Rel/nzcenter)























