
PADANG PARIAMAN, forumsumbar —– Senyum bahagia menghiasi wajah ratusan murid baru dan para orang tua di SMP Negeri 1 Batang Anai, pada Jumat (4/9/2026).
Momen itu terjadi saat Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman kembali menyerahkan seragam sekolah gratis secara simbolis kepada siswa baru kelas VII SMP Negeri dan kelas I SD Negeri, melalui Program Putar Roda.
Kegiatan yang dipusatkan di SMP Negeri 1 Batang Anai dan dilanjutkan ke SD Negeri 21 Batang Anai tersebut, dipimpin langsung Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis (JKA), didampingi Sekretaris Daerah Hendra Aswara, anggota DPRD, para Asisten dan Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah, Camat Batang Anai, Kepala Sekolah dan majelis guru, serta tamu undangan lainnya.
Program seragam gratis merupakan salah satu program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Padang Pariaman, yang bertujuan meringankan beban ekonomi masyarakat. Sekaligus untuk memastikan, seluruh anak memperoleh hak yang sama dalam mengenyam pendidikan.
Memasuki tahun kedua pelaksanaannya, cakupan program kini semakin luas. Jika tahun sebelumnya hanya menyasar siswa SD, tahun ini bantuan juga diberikan kepada seluruh siswa baru SMP Negeri.
Suasana haru tampak ketika seragam diserahkan kepada para siswa. Banyak orang tua mengaku, sangat terbantu karena biaya pembelian seragam yang biasanya menjadi beban di awal tahun ajaran, kini dapat dihemat untuk kebutuhan pendidikan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati JKA menyampaikan rasa syukur, karena program tersebut terus berkembang dan mampu menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
”Alhamdulillah, hari ini kita kembali melaksanakan pemberian seragam gratis untuk anak SD kelas I dan SMP kelas VII. Ini sudah tahun kedua, dan ada kemajuan karena sekarang siswa SMP juga mendapatkan seragam gratis,” ujarnya.
Bupati berharap, bantuan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi para siswa untuk semakin giat belajar dan meraih prestasi. Ia juga menegaskan, bahwa persoalan ekonomi tidak boleh lagi menjadi alasan bagi anak-anak di Padang Pariaman untuk berhenti bersekolah.
”Jangan jadikan alasan ekonomi membuat anak-anak tidak sekolah. Kalau ada anak yang tidak bersekolah karena faktor ekonomi, laporkan kepada saya. Pemerintah Daerah akan hadir membantu,” tegasnya yang langsung disambut tepuk tangan meriah para siswa.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berkomitmen mendukung setiap anak agar dapat terus mengenyam pendidikan.
”Anak-anak di Kabupaten Padang Pariaman wajib bersekolah. Mau tidak mau, suka tidak suka, kita akan dukung mereka untuk tetap sekolah. Insyaallah, Pemerintah Daerah akan terus mensupport. Saya berharap, mutu pendidikan SD dan SMP di Padang Pariaman semakin meningkat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padang Pariaman, Hendri, menjelaskan bahwa program seragam gratis merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Daerah dalam memajukan sektor pendidikan, sekaligus membantu meringankan beban orang tua siswa.
Ia menyebutkan, pada tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mengadakan 4.978 stel seragam untuk siswa baru SMP Negeri dengan anggaran sekitar Rp1,2 miliar. Sementara untuk siswa baru SD Negeri, disediakan 5.694 stel seragam dengan anggaran sekitar Rp1,094 miliar.
”Alhamdulillah, seluruh seragam telah selesai diproduksi dan akan segera didistribusikan ke seluruh SD dan SMP Negeri di Kabupaten Padang Pariaman. Semoga bantuan ini benar-benar bermanfaat dan dapat meringankan beban para orang tua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak mereka,” ungkap Hendri.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman kembali menegaskan komitmennya membangun sumber daya manusia sejak dini. Dengan memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan, hanya karena keterbatasan ekonomi.
(Diskominfo/AS)






















