PESISIR SELATAN, forumsumbar—- Meski sempat terhenti akibat hujan deras namun tidak menyurutkan semangat anak-anak Sungai Nyalo berdendang dan menari memeriahkan Event Festival Anak PASIA di Amphitheatre Kawasan Mandeh Pantai Paku Sungai Nyalo, Sabtu (20/8/22).
Sungai Nyalo yang berada di Kawasan Mandeh pada mulanya adalah kawasan pesisir masyarakat biasa. Namun daerah ini memiliki potensi luar biasa untuk dijadikan kawasan pariwisata. Hal ini diwujudkan oleh para penggiat pariwisata yang telah ahli di bidangnya antara lain, M Zuhrizul (owner Lawang Park / Ketua IATTA) Andrinof A Chaniago (mantan Menteri Bappenas), Dr Siti Fatimah (Dekan FIS UNP), Bundo Wati (Penggiat Wisata), dan Dr Febrin (Ahli Geopark).
Hingga saat ini Kawasan Mandeh dan sekitarnya telah menarik ribuan wisatawan yang ingin menyaksikan keindahan pantai dan pulau, khususnya saat matahari terbenam (sunset).
Di samping Andrinof A Chaniago, turut hadir Letkol Rudi dari Lantamal II, Rektor ISI Padang Panjang Prof Novesar Jamarun, Prof Agustina dosen UNP, anggota DPRD Sumbar Muhayatul, serta Tim TP2 Sumbar Elvis dan Devi.
Andrinof mengatakan, lokasi pertunjukan Amphiteatre merupakan lokasi yang unik dimana pentasnya ruang terbuka dengan background pantai yang indah.
“Tempat pertunjukan Amphiteatre ini adalah lokasi yang unik dan luar biasa dengan background ombak pantai yang indah dan jika kita beruntung akan terlihat sunset indah memanjakan mata penonton saat menyaksikan pertunjukan seni di sini,” ujar Andrinof.
Acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan pertunjukkan energik perkusi dan band talempong goyang dari ISI Padang Panjang serta banyak atraksi tradisional menarik lainnya yang ditampilkan secara spektakuler di pinggir pantai tersebut.
Hal ini tak terlepas dari tangan dingin Bundo Wati yang meng-handle segala persiapan pertunjukkan tersebut. “Semangat anak-anak ini dalam melestarikan dan menampilkan kesenian budayanya sangat luar biasa, walau hujan deras dan sempat mati lampu tapi ‘the show must go on‘ !!,” seru Bundo Wati.
Suasana acara semakin terasa meriah dihiasi 77 obor yang menerangi Amphiteatre menandai ikut menyemarakkan HUT RI yang ke-77.
(Rel/monsis)























