PADANG, forumsumbar —Pemikiran dan gagasan Erick Thohir, yang saat ini menjadi Menteri Negara BUMN, dikupas habis dalam diskusi yang diangkatkan oleh Gerakan Transformasi Indonesia (GET One), Kamis (17/2), di Basko Hotel Padang.
Ada 3 pembicara andal yang membeberkan figur Erick Thohir dengan berbagai sudut pandang, yaitu Nil Maizar, mantan pelatih Semen Padang, lalu Andri Rusta sebagai akademisi / pengamat politik dan Adrian Tuswandi, wartawan senior pemilik beberapa media di Sumbar.
Andri Rusta mengatakan Erick merupakan sosok fenomenal yang merupakan figur yang memiliki popularitas tinggi di semua kalangan bahkan di kaum milenial sebagai penerus bangsa
Menurut Andri yang seorang akademisi dan direktur lembaga survei Spektrum, nama Erick Thohir saat ini ada di posisi 15 besar secara popularitas dan elektibilitas sudah bagus.
“Ada 4 kriteria figur yang diinginkan di Sumbar ini adalah “Takah, Tokoh, Tampang dan Tas, yang artinya sosok yang memiliki daya tarik secara personal dan secara profesional kinerjanya, dan ‘tas’ itu artinya punya kemampuan finansial yang nantinya bisa mendukung pembangunan Sumbar nantinya” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemilu 2024 ini akan terasa spesial karena tidak akan ada inkumben, sehingga akan muncul sosok calon baru yang akan bertarung.
“Meski Erick Thohir tidak punya partai, tapi ia punya kartu As yaitu elektabilitas dan popularitas yang patut di perhitungkan, oleh karena itu jika partai berkoalisi maka akan dicari tokoh yang punya elektibilitas tinggi dan Erick salah satu pilihan yang tepat,” tegas Andri.
Jadi intinya untuk mengambil hati masyarakat Sumbar, tidak perlu grasa grusu, karena orang Sumbar punya pemikiran rasional yang tinggi, artinya berdasarkan kinerja yang bagus dan punya gebrakan di Sumbar, tentu masyarakat akan cenderung melirik Erick.
Sementara itu mantan pelatih Timnas Indonesia, Nilmaizar, mengaku mulai kecantol sama Erick Thohir sejak ia membeli saham klub sepakbola raksasa Italia, Inter Milan. Bahkan ketika liga di Indonesia, Erick Thohi memberanikan diri tampil dan berdiskusi dengan PSSI untuk menghidupkan liga tersebut.
“Karena latar saya sepakbola, saya sangat salut apa yang dilakukan oleh Pak Erick Thohir. Jika pola kepemimpinan Pak Erick Tohir diterapkan di sepakbola, para pemain dan pelatih pasti senang dan sejahtera,” kata Nilmaizar dalam diskusi yang langsung dipandu Lukman Edy, Ketua Umum GET One.
Ditambahkan Lukman Edy, yang pernah jadi Menteri di zaman Presiden SBY ini, Erick Thohir memiliki lompatan lompatan pemikiran yang out the box. Lihat saja bagaimana Erick Tohir menggabungkan bank syariah se Indonesia menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI) sehingga menjadi bank syariah terbesar di dunia.
(Rel/monsis/adt/ang)























