AGAM, forumsumbar —Tidak pernah melupakan sahabat dan kampung yang pernah dikunjunginya beberapa tahun lalu, itulah Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta, yang pernah mampir ke Kamang Hilia, Kecamatan Kamang Magek Kabupaten Agam sebelum jadi gubernur.
Bahkan the first man provinsi yang menjadi ibu kota negara itu pernah tidur di rumah sang sahabat di jorong Pintu Koto Kamang Hilia. Rumah sahabatnya itu, John yang 30 tahun menjadi sahabat Anies di Yogyakarya, yang juga rumah dari Sekretaris DPP IKA Unand Prof Reni Mayerni.
“Di Kamang Hilia itu semuanya ada AC, ya AC alam, dingin dan sejuk. Beda di Jakarta yang AC mungkin dalam ruang saja,” ujar Anies Baswedan kepada sejumlah media dari Padang hampir satu tahun lalu menceritakan kenangannya di Kamang Hilia.
Kini, Anies Baswedan pun mengirim sapi kurbannya ke Pintu Koto Kamang Hilia. Sapi kurban dari Gubernur DKI Jakarta itu seberat 800 kilogram dibantai hari ini, Sabtu (1/8), dan mendapat apresiasi dari berbagai kalangan.
“Tidak menyangka kami kalau ada sapi dari pak Anies, bisa sampai ke sini. Allhamdulillah berkah dan terima kasih pak Anies,” ujar beberapa warga yang menyaksikan prosesi penyembelihan sapi kurban Anies Baswedan.

Ketua DPRD Agam Novi Irwan yang hadir langsung menyaksikan proses pembantaian hewan kurban dari Gubernur DKI Jakarta juga mengucapkan terima kasih.
“Allhamdulillah di tengah kesibukan pak Anies mengurus Jakarta, masih mengingat nagari kami Kamang Hilia. Sapinya besar pak, sangat membantu warga di Kamang untuk mencicipi daging di Hari Raya Idul Adha ini. Apalagi kondisi krisis dampak corona masih terasa dan menurunkan jumlah hewan kurban tahun ini di Agam maupun di Sumbar,” ujar Novi.
Darah segar pun muncrat dari leher sapi kurban milik Anies Baswedan ketika dilakukan penyembelihan yang diiringi suara takbir, tahmid dan tahlil, membuat suasana Idul Adha di Pintu Koto Kamang Hilia lain dari biasanya.
“Masya Allah, Allhamdulillah,” ujar seorang warga yang cukup berumur di tengah prosesi itu tadi pagi.
(Rel/Ad)
























