Oleh : Ilhamsyah Mirman
// forumsumbar //
Gen Ketua Umum DPP Ikatan Alumni Universitas Andalas (IKA Unand) sepertinya seiring sejalan dengan proses politik pergantian kepemimpinan di Sumatera Barat. Ucapan bernada gurau namun serius ini terlontar dalam bincang santai NGOBRAL (Ngopi Bareng Alumni) @payakumbuh di RM Wenti, Situjuah.
Yang terpilih sebagai gubernur secara otomatis ‘rangkap jabatan’ menjadi Ketua Alumni Unand, sebagaimana preseden sebelumnya pada Zainal Bakar dan Gamawan Fauzi. Kedua alumni Fakultas Hukum Unand ini mengemban amanah sebagai yang ditinggikan seranting, didahulukan selangkah, erat sekali kaitannya dengan posisi sebagai orang nomor satu di rumah bagonjong.
Meskipun perlu diberi catatan tambahan betapa beratnya peran Ketua Alumni ditengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara. Keseimbangan antara pentingnya kekuatan figur, dengan tanggungjawab meniupkan marwah dan menghidupkan organisasi memang menjadi dilema tak berseri. Selalu menjadi perdebatan mana yang lebih diprioritaskan, faktor simbolik, dalam hal ini diidentikan secara simpel dengan posisi top eksekutif, atau sebagai penggerak yang merajut dan merangkul komponen alumni.
Peran utama pengurus tentu menjalankan roda organisasi, namun kebanggaan atas figur tidak bisa diabaikan begitu saja. Disinilah tantangan bagi kita bersama untuk mendiskusikan dan mempersiapkannya sebagai upaya mewariskan biduk kepada penerus berikutnya. Sekaligus menjadi bukti sejauhmana peran IKA Unand memainkan peran secara organisasi alumni dan kelembagaan.
Acara yang diinisiasi Deni Pratama dan Wirdanengsih dari tim IKA Unand Call for Paper ini, dihadiri oleh Khairul Ikhwan (Ketua Umum DPP IKA FISIP), Deni Sorel (Ketua DPD IKA Unand Payakumbuh-Limapuluh Kota), Ruslan Abdul Gani (aktivis), dan Dina (penggiat Aliansi Perempuan Indonesia / ALPIND Payakumbuh). Kegiatan yang dilakukan dalam rangka pendistribusian buku kumpulan tulisan alumni Unand ini juga dimaksudkan untuk mendiskusikan tentang peran alumni sekaligus menyerap aspirasi terkait dengan Kongres DPP IKA Unand.
Sambil menikmati pongek situjuah yang terkenal itu, berkembang ide tentang pentingnya organisasi alumni menjadi jembatan untuk menjawab kebutuhan masyarakat dengan ‘mewakafkan’ stok sumber daya manusia yang dimiliki. Sebagai pengurus tentu lebih mengetahui potensi yang ada di kalangan anggotanya.
‘Kami siap menyumbangkan tenaga dan pikiran untuk pembangunan di Sumatera Barat’, tekad Khairul Ikhwan. Pandangan yang diutarakan Direktur PDAM Payakumbuh ini diiyakan dengan semangat yang sama oleh Deni Sorel, alumni pertanian yang juga pengajar di Kampus Politani Payakumbuh.
Sementara dari kacamata aktivis senior yang juga alumni IPB Ruslan Abdul Gani, berpandangan bahwa upaya IKA Unand untuk berkontribusi dalam pembangunan di Sumbar adalah hal yang wajar, malah harus, sebagaimana organisasi perguruan tinggi lainnya. Iluni UI, Kagama, IA ITB adalah sedikit contoh betapa kekuatan alumni tidak bisa dianggap remeh kontribusinya.
Sejarah mencatat peran aktif Unand, khususnya dalam pembangunan di Sumatera Barat telah menjadi semacam trademark, sehingga kemajuan daerah, sampai batas tertentu, diidetikkan sebangun dengan kemajuan Unand. Legenda masa lalu yang sudah pada masanya dihidupkan kembali.
Terpilihnya Ketua Umum DPP IKA Faperta Mahyeldi, sebagai Gubernur Sumatera Barat
diharapkan jadi pemicu percepatan mobilitas vertikal alumni sebagaimana telah dilakukan oleh kepala daerah sebelumnya.
‘Akan lebih indah kolaborasi yang dibangun sekiranya posisi Ketua IKA Faperta sebagai pemimpin kota Padang di-rolling oleh Ketua IKA FISIP’, seloroh Ilhamsyah yang juga ‘sumando’ FISIP Unand.
Kita lihat saja nanti, sekiranya diamanahi ke pundak dua
pamuncak IKA Fakultas ini. Memang perjalanan terjal dan berliku masih akan dihadapi sampai sejauhmana lekat tangan lulusan perguruan tinggi di Bukit Karimuntiang ini memberi manfaat nyata bagi kemajuan ranah Minang kali ini.
Topik menarik terkait proses regenerasi dan pergantian kepemimpinan ini selalu mengemuka dimanapun NGOBRAL digelar, termasuk menjadi pembahasan sesi pagi harinya bersama Rektor ISI Padangpanjang Prof. Dr. Novesar Jamarun. Beliau lebih menyoroti internal organisasi sambil mengingatkan pentingnya untuk mengidentifikasi alumni di berbagai instansi dan lembaga agar terpanggil dan tampil ke depan membangun kebersamaan melalui wadah IKA Unand.
‘Banyak alumni awak yang berhasil, tapi alun di ekspose lai’, ucap mantan Wakil Rektor III Unand, sambil menyebut beberapa nama alumni, seperti Bastiam (Kepala LafiA Puskesad) dan Andi Prazos (Direktur Kimia Farma) untuk dipertimbangkan sebagai salah satu pengurus.
Tak jemu mengais informasi langsung dari para penggerak alumni, NGOBRAL berlanjut di RM Kayu Aro @solok bersama Rektor Universitas Dharma Andalas Prof. Dr. Deddi Prima Putra, aktivis kemanusiaan sekaligus pendiri Komunitas Siaga Tsunami (KOGAMI) Patra Rina Dewi serta staf pengajar FMIPA Henny Herwina.
Bertemankan makanan khas dendeng baracik di tengah sejuk hembusan angin kaki Gunung Talang, bincang santai menjurus serius ketika memasuki tema
tentang IKA Unand ke depan. Suasana duka selepas mengantar almarhum dosen senior Prof. Elfi Sahlan Ben ke pemakaman di Koto Baru, Solok, berubah menjadi diskusi hangat.
‘Kita bantu calon ketua alumni dengan rancangan program dan sumberdaya manusia yang ada
di alumni untuk dikerjakan bersama’, ujar guru besar farmasi ini.
‘Di tengah kesibukannya sebagai
pejabat di-backup oleh alumni lainnya, bersinergi agar menggapai tujuan organisasi, yaitu memberi manfaat kepada anggota, termasuk peluang di bidang ekonomi’, sambung kepala laboratorium biota laut Unand, yang enggan menyebutkan nama.
Dengan menyiapkan konsep kebutuhan yang menjadi prioritas ikatan alumni, maka bisa ditentukan kriteria figur yang tepat untuk mengemban amanah. Alumni tidak boleh lagi sekedar memberi cek kosong. Sebagaimana diketahui tim IKA Unand Call for Paper telah menerbitkan buku kumpulan tulisan Inspirasi Untuk Kedjajaan Bangsa yang berisi pemikiran dari 22 (dua puluh dua) alumni, dikelompokkan dalam 7 (tujuh) pokok bahasan.
Cetusan ide brilian Ketua Harian DPP IKA Unand Surya Tri Harto, yang digarap bersama ketua team Ilhamsyah Mirman dan Isa Kurniawan ini laksanakan dalam rangka membangun semangat literasi di kalangan alumni. Kegiatan bedah bukunya telah dilakukan secara virtual beberapa waktu yang lalu dalam rangkaian seri webinar, dengan pembicara alumni dan tokoh dari berbagai kalangan.
Saat ini memasuki tahap pendistribusian yang akan diberikan kepada pengurus DPP, DPD, DPC IKA Unand & IKA Fakultas serta pengambil kebijakan dari eksekutif dan legislatif sebagai bahan pemikiran sekaligus acuan
dalam menjalankan pemerintahan daerah Sumatera Barat. Semoga.*)
Penulis adalah Koordinator FMM (Forum Minang Mandiri), Pengurus DPP IKA Unand dan Pemerhati Dinamika Ranah-Rantau
Cp. 081266432631, email : ilhamsyah.mirman@yahoo.com























