PAPUA, forumsumbar —Cabang olahraga Bermotor gagal memberikan medali bagi Sumbar di balapan Motor Cross PON XX Papua yang digelar di Sirkuit Tanah Miring Merauke, di nomor beregu dan nomor perorangan, Sabtu (9/10).
Ketua IMI Sumbar Defri Nasli minta maaf dengan hasil yang diraih cabor Bermotor di PON XX Papua, baik dari Balapan Motor dan Motor Cross yang belum memberikan medali bagi Sumbar.
Untuk Motor Cross, ia menilai kedua atlet Sumbar Daffa Zulfikar dan Vigit Dwi Saputra telah berupaya maksimal dalam lomba tersebut, namun memang hasilnya masih belum berpihak kepada Sumbar.
“Ini merupakan nomor baru di cabor Bermotor yang dilombakan di PON XX Papua. Kita berharap ini menjadi tolak ukur untuk persiapan di PON selanjutnya,” kata dia.
Sementara atlet Motor Cross Sumbar Vigit Dwi Saputra mengatakan sirkuit yang dilalui cukup seru dan memang dirinya kurang persiapan dalam menghadapi PON ini.
“Kita masih kalah dari yang lain dan salah satu penyebabnya mungkin kurang persiapan,” kata dia.
Vigit berharap dirinya akan terus rajin berlatih untuk memperisiapkan diri tampil di iven selanjutnya.
“Ini baru pertama kali saya perkuat Sumbar dan jadi pengalaman berharga bagi diri saya untuk berprestasi, ke depan,” kata dia.
Dua atlet Sumbar sendiri Vigit Dwi Saputra dan Daffa Zulfikar mengikuti perlombaan Motor Cross 125 MX KU 13-17 tahun beregu memulai pertandingan dari posisi 16 dan 17. Daffa berhasil menyelesaikan perlombaan dan harus puas di nomor 18 sementara Vigit mengalami insiden jatuh dan tak menyelesaikan perlombaan.
Dalam perlombaan itu medali emas diraih Papua melalui atlet Nakami Vidi Makarim dan Akbar Aureliansyah. Medali perak diraih Papua Barat melalui atlet I Kadek Kompyang Fajar dan Nuzul Ramzidan.
Sementara itu medali perunggu diraih DKI Jakarta melalui M Arseno Algifari dan Racha Prabu.
Kemudian di nomor 125 MX KU 13-17 tahun perseorangan, atlet Sumbar Vigit Dwi Saputra bertarung sendirian dan memulai lomba dari nomor 11 dan di perlombaan dirinya berhasil menyelesaikan lomba dan terpaku di urutan kedelapan.
Untuk medali emas di nomor ini diraih atlet Jawa Timur Ananda Rigi Aditya, perak diraih atlet Papua Nakami Vidi Makarim dan perunggu direbut atlet Jawa Barat Lutfi Petrick.
(Rel/MO)






















