PASAMAN, forumsumbar —Peningkatan kualitas pendidikan merupakan tanggung jawab bersama, baik pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten/kota. Adanya pembagian kewenangan pada pendidikan dasar, menengah dan pendidikan tinggi bukanlah faktor penghambat.
Hal ini dikemukakan Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit yang didampingi Bupati Pasaman Yusuf Lubis ketika melakukan kunjungan kerja ke SMKN 1 Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, (2/7).
Menurut Wagub Nasrul, seluruh potensi yang ada mesti saling bersinergi guna mewujudkan Sumbar unggul.
“Saat ini kita masih terkotak-kotak masalah kewenangan, padahal hakikat pendidikan itu adalah tanggung bersama yang merupakan satu kesatuan, ini harus dibuat MoU dengan bupati/walikota, bapak bisa bantu saya apa di SMA/SMK, saya harus bantu apa di SD/SMP,” ungkapnya.
Selanjutnya di hadapan kepala sekolah beserta seluruh tenaga pengajar lingkup SMKN 1, wagub mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan ke sejumlah SMA/SMK di Sumbar, dimana ditemui permasalahan yang tidak jauh berbeda.

“Saya sudah keliling, permasalahannya mulai dari sarana prasarana, kualitas dan kesejahteraan tenaga pengajar, termasuk persoalan guru honorer,” tuturnya.
Menyadari hal ini, ia meminta kepada setiap SMA/SMK agar menginventarisir seluruh persoalan yang ada untuk kemudian menjadi bahan evaluasi kebijakan ke depannya.
“Termasuk ketersedian jaringan internet, semua harus ada sinyal, ada internet,” katanya.
Terakhir menyangkut penyebaran Covid-19 di Sumbar yang belum berakhir, wagub berpesan agar tenaga pengajar dapat mengambil peran dalam mengampanyekan pola hidup sehat di era new normal.
Turut hadir dalam kesempatan ini, perwakilan dari Dinas Pendidikan Sumbar, kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar.
(Rel/Kominfo)






















