PADANG, forumsumbar —Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) perlu mendapat sokongan dalam menghadapi masa krisis pandemi Covid-19. Dukungan ini diperlukan karena kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional mencapai 75 persen.
Sekretaris Komisi I DPRD Sumbar HM Nurnas mengatakan, sejauh ini UMKM memiliki peran sentral dalam perputaran roda ekonomi di daerah di seluruh Indonesia.
Dalam masa reses sidang kedua, Rabu (1/7), HM Nurnas mengunjungi Nagari Ketaping, Kabupaten Padang Pariaman langsung berdialog dengan masyarakat pelaku UMKM, seperti kelompok nelayan, pedagang, usaha kerajinan, serta masyarakat daerah sekitar Ketaping untuk menampung aspirasi dari masyarakat.
Dalam pertemuan dengan pelaku UMKM tersebut dapat dirasakan, betapa tangguhnya mereka untuk bertahan dalam kondisi pandemi saat ini.
Nurnas juga mengatakan, UMKM sudah beberapa kali diuji dengan kondisi yang sangat rumit, seperti pada masa resesi 1998 dan saat ini, namun tetap juga bertahan, meskipun memang agak terseok namun tidak kolap.
“Kita lihat saat ini, betapa tangguhnya UMKM, meskipun diuji dengan kondisi pandemi tetap juga bertahan, ini harus menjadi perhatian khusus agar mereka bisa dibantu permodalan, sehingga roda ekonomi masyarakat tetap berputar dan kembali stabil, meskipun tidak bisa sesempurna sebelumnya,” tutur politisi senior Partai Demokrat Sumbar ini.
Ditambahkannya, untuk memberikan bantuan permodalan, diharapkan pihak pemerintah tidak memberikan persyaratan yang begitu rumit kepada pelaku UMKM agar usaha mereka tetap lancar.
“Kalau kita semua sejalan untuk membantu pelaku usaha kecil dan menengah, maka mari kita sepakati agar jangan ada prosedur yang sulit bagi pelaku usaha untuk memberikan pinjaman modal, sehingga perputaran ekonomi pada kalangan masyarakat tetap berjalan optimal,” tegas Nurnas.
Pernyataan Nurnas tersebut langsung disambut sumringah Rismanto warga Kecamatan Batang Anai, salah satu pedagang makanan dan minuman, yang merupakan pelaku usaha kecil.
Rismanto mengatakan, selama ini ia dan teman-teman pelaku usaha kecil dihadapkan pada prosedur berbeli-belit, dan jika ada bantuan bunga pengembalian dirasa cukup tinggi, sehingga mereka merasa pemerintah kurang memperhatikan.
“Kami sangat mendukung ide pak Nurnas, dimana selama ini kami memang terkendala dengan permodalan dan berbagai prosedur,” ungkap Rismanto.
Ia juga mengatakan, kunjungan HM. Nurnas di warung mereka merupakan kejutan, karena sangat jarang pejabat apa lagi wakil rakyat yang mau duduk dan berkunjung ke warung-warung kecil, seperti kedai miliknya.
“Kami semua berharap, semoga pak Nurnas tetap bisa berjuang untuk kita-kita yang ada di sini khususnya, dan pelaku UMKM lainnya,” tambahnya lagi.
Merespon keinginan masyarakat tersebut HM Nurnas mengatakan siap untuk membawanya pada pembahasan di DPRD Sumbar nantinya.
(Rel/Nov)






















