
PADANG, forumsumbar —–Bupati Agam Benni Warlis, menghadiri Pelantikan Pengurus Yayasan Pengembangan Ilmu Al-Quran (YPIQ) Sumbar Periode 2026-2031, yang berlangsung di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Rabu (30/9/2026).
Pelantikan pengurus YPIQ Sumbar tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Pembina Yayasan Pengembangan Ilmu Al-Quran, Prof Irwan Prayitno.
Kehadiran Bupati Agam dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Agam terhadap upaya pengembangan pendidikan Al-Quran serta pembinaan generasi muda yang memiliki pemahaman agama dan akhlak yang baik.
Pada kesempatan itu, Bupati Agam menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus YPIQ Sumbar yang baru dilantik.
Ia berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta membawa YPIQ semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Kami mengucapkan selamat kepada pengurus YPIQ Sumbar yang baru dilantik. Kita yakin dengan kepengurusan yang baru ini, YPIQ dapat semakin berkembang dan memberikan kontribusi dalam mempersiapkan generasi yang memahami serta mengamalkan nilai-nilai Al-Quran,” ujarnya.
Menurut Bupati, Pemerintah Kabupaten Agam sangat mendukung keberadaan YPIQ karena sejalan dengan visi daerah, yaitu mewujudkan Agam Madani yang maju, adil dan sejahtera.
Untuk itu, ia berharap terjalin kolaborasi dan sinergi antara Pemkab Agam dengan YPIQ dalam memperkuat pendidikan keagamaan di tengah masyarakat.
Dikatakan, salah satu program unggulan Pemkab Agam, yaitu Bangkik dari Surau, juga memiliki keterkaitan erat dengan upaya meningkatkan pemahaman dan pengamalan Al-Quran.
“Program Bangkik dari Surau tidak terlepas dari pendidikan Al-Quran. Karena itu, kita perlu bersama-sama mempersiapkan generasi penerus yang Qurani, tidak hanya mampu membaca Al-Quran, tetapi juga memahami dan menerapkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Bupati menambahkan, pendidikan berbasis Al-Quran diharapkan mampu membentuk generasi yang memiliki karakter, akhlak, ilmu pengetahuan dan keterampilan, sehingga ke depan dapat menjadi sumber daya manusia (SDM) yang handal.
(R/AMC)























