
TANAH DATAR, forumsumbar –— Sebanyak 75 orang anggota Satgas Penanggulangan Bencana Nagari Kabupaten Tanah Datar diberangkatkan menuju Arosuka, Kabupaten Solok, untuk membantu masyarakat terdampak bencana banjir bandang.
Tim kemanusiaan tersebut dilepas Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly di Gedung Indojolito, Batusangkar, Senin (28/9/2026).
Keberangkatan ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas masyarakat Tanah Datar kepada masyarakat Kabupaten Solok yang tengah menghadapi masa pemulihan setelah bencana banjir bandang yang terjadi pada Selasa (22/9/2026).
Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly mengatakan, pengiriman Satgas Penanggulangan Bencana Nagari merupakan bagian dari misi kemanusiaan untuk membantu penanganan dampak bencana sekaligus meringankan beban masyarakat yang terdampak.
“Ini kita melepas saudara-saudara kita, ada 75 orang yang berasal dari Satgas Bencana Nagari untuk berangkat ke Arosuka, Kabupaten Solok, dalam rangka misi kemanusiaan membantu penanganan bencana yang terjadi di Arosuka,” ujarnya.
Selama berada di lokasi, para relawan akan bekerja bersama tim yang telah berada di lapangan dan berkoordinasi dengan posko utama Kabupaten Solok. Langkah ini dilakukan agar bantuan tenaga dan peralatan dapat diarahkan sesuai kebutuhan masyarakat serta kondisi di lokasi bencana.
Tim dijadwalkan bertugas selama tiga hari, dengan kemungkinan penyesuaian berdasarkan kondisi dan kebutuhan di lapangan. Fokus utama kegiatan adalah membantu proses pembersihan kawasan terdampak, terutama dari material lumpur yang mengganggu rumah, perkantoran dan lingkungan masyarakat.
Selain tenaga relawan, Tanah Datar juga membawa berbagai perlengkapan pendukung penanganan bencana. Salah satunya mobil tangki air bersih yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk kebutuhan minum, keperluan sehari hari dan berwudu.
“Termasuk mungkin ikut menyalurkan bantuan bantuan yang turun kepada tenda-tenda pengungsian. Kita juga membawa mobil tangki air yang bisa dimanfaatkan untuk air bersih, untuk keperluan minum, untuk keperluan wudu dan segala macam,” kata Ahmad Fadly.
Dalam pelepasan tersebut, Wakil Bupati Ahmad Fadly juga menekankan pentingnya keselamatan seluruh anggota Satgas selama menjalankan tugas. Para relawan diminta mematuhi arahan petugas, bekerja secara terkoordinasi dan tidak mengambil tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun anggota tim lainnya.
“Utamakan keselamatan diri Bapak dan Ibu. Kita tidak akan bisa menolong orang lain jika kita sendiri terluka. Patuhi arahan petugas di lokasi, bekerja secara terkoordinasi, jangan bertindak sendirian atau nekat,” pesannya.
Selain keselamatan, kekompakan dan semangat gotong royong juga menjadi pesan penting bagi seluruh anggota Satgas. Para relawan diharapkan dapat bekerja dengan ikhlas, saling membantu dan memberikan dukungan kepada masyarakat yang sedang berupaya bangkit serta menata kembali kehidupan setelah bencana.

“Jadilah teladan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas kita,” ujar Ahmad Fadly.
Kalaksa BPBD Tanah Datar Syofyan Ali Zumara menyampaikan, keberangkatan para relawan merupakan bentuk partisipasi dan kepedulian masyarakat Tanah Datar terhadap saudara saudara di Kabupaten Solok yang sedang menghadapi musibah.
“Ini merupakan suatu partisipasi, kepedulian dari masyarakat Kabupaten Tanah Datar terhadap saudara kita yang mendapat bencana di Kabupaten Solok,” ujarnya.
Menurutnya, para Satgas nantinya dapat membantu membersihkan rumah maupun kantor yang terdampak bencana. Selain itu, mereka juga siap membantu pendistribusian makanan dan bantuan lainnya kepada masyarakat yang berada di tempat penampungan.
“Mudah mudahan Satgas atau relawan bencana nagari ini dapat membantu saudara saudara kita yang mendapat kemalangan di Kabupaten Solok,” harapnya.
Salah seorang anggota Satgas Penanggulangan Bencana Nagari, Linda, turut menyampaikan pesan sederhana kepada rekan-rekannya yang bertugas agar selalu mengutamakan keselamatan dan saling membantu di lokasi bencana.
“Yang paling pertama, utamakan keselamatan. Terus di lokasi nanti saling membantu. Kalau yang lainnya bekerja, kita ikut bekerja,” tuturnya.
Melalui pengiriman 75 anggota Satgas Penanggulangan Bencana Nagari beserta peralatan pendukung tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar berharap kehadiran tim kemanusiaan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Arosuka, membantu mempercepat pembersihan kawasan terdampak, mendukung pemenuhan kebutuhan warga dan ikut mendorong proses pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana.
(R/Kominfo)






















