
Oleh: Zaskia Muthmainnah
(Volunteer Mahardika Mengajar Batch VI)
VOLUNTEER Mahardika Mengajar menghadirkan berbagai kegiatan pengabdian berbasis masyarakat yang berlangsung di Jorong Rantau Limau Kapeh Nagari Ulang Aling Kabupaten Solok Selatan.
Kegiatan ini menjadi angin segar bagi warga setempat, mengingat program pengabdian masyarakat sudah cukup lama tidak dilaksanakan di daerah tersebut.
Kondisi akses jalan yang kurang memadai menjadi salah satu alasan minimnya kegiatan pemberdayaan terhadap masyarakat di Jorong Rantau Limau Kapeh.
Adapun kehadiran volunteer Mahardika Mengajar Batch 6 di Jorong Rantau Limau Kapeh, mulai pada tanggal 2 Januari 2026. Seluruh volunter tiba pada malam hari karena cuaca hujan dan juga jalanan yang licin dan lumayan sulit dilewati. Kedatangan ini disambut hangat oleh masyarakat setempat dan menjadi awal rangkaian kegiatan pengabdian yang berfokus pada pemberdayaan warga dan anak-anak di luar lingkungan sekolah
“Melihat warga dan anak-anak kembali aktif setelah sekian lama tidak ada program pengabdian adalah pengalaman yang sangat berharga bagi kami. Semoga kegiatan ini menjadi awal yang baik untuk membangkitkan kembali energi positif di Jorong Rantau Limau Kapeh,” ujar Indah Fajar Lestari, Direktur Bidang Penelitian dan Pengembangan Mahardika Muda Indonesia sekaligus Penanggung Jawab Volunteer yang ikut ke lokasi.
Pada tanggal 3 Januari 2026, Volunteer Mahardika Mengajar melaksanakan audiensi dengan masyarakat serta melakukan pertemuan bersama Jorong setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan program pengabdian sekaligus mendengarkan aspirasi apabila ada masukan dari masyarakat.

Melalui dialog yang terbuka, terjalin komunikasi yang baik antara volunteer dan warga, sehingga program yang dijalankan dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan lokal.
Rangkaian program pengabdian kemudian dilaksanakan secara efektif beberapa hari. Berbagai kegiatan kreatif, edukatif, dan kesehatan dihadirkan untuk masyarakat –khususnya anak anak.
Program yang dilaksanakan meliputi senam pagi bersama, kegiatan membuat minuman boba, pembuatan gantungan kunci dari kawat bulu, penanaman kecambah, pembuatan lilin aromaterapi, pembuatan celengan dari barang bekas, serta kegiatan medical check up bagi warga.
Seluruh kegiatan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap aktivitas yang diselenggarakan, sementara para orang tua turut mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan yang berlangsung.

Suasana jorong pun kembali terasa hidup dengan adanya interaksi, tawa, dan kebersamaan antara warga dengan para volunteer.
Salah satu masyarakat setempat, Ni Ron, menyampaikan apresiasinya terhadap kehadiran Mahardika Mengajar di Jorong Rantau Limau Kapeh. Ia mengungkapkan bahwa program pengabdian seperti ini sudah lama tidak hadir di jorong mereka.
“Program pengabdian sudah lama tidak ada di Jorong Rantau Limau Kapeh. Kehadiran Mahardika Mengajar ini membuat kampung kembali hidup suasananya. Para orangtua juga sangat bahagia melihat anak-anak mereka aktif mengikuti berbagai kegiatan bersama para volunteer,” ujar Ni Ron.
Melalui kegiatan pengabdian ini, Mahardika Mengajar tidak hanya menghadirkan aktivitas edukatif dan kreatif, tetapi juga memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat. Diharapkan, semangat kebersamaan dan kepedulian yang terbangun selama kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi program pengabdian serupa di masa mendatang, baik itu dari Mahardika Mengajar Batch 7 maupun pengabdian lainnya. *)






















