
PADANG PARIAMAN, forumsumbar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman menyatakan kesiapan penuh dalam menyambut peresmian Hunian Sementara (Huntara) yang akan dilakukan secara nasional pada Sabtu 24 Januari 2026 oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Kesiapan tersebut, disampaikan Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis (JKA) dalam Rapat Persiapan Peresmian Huntara di Provinsi Sumatera Barat yang dipimpin langsung Sekretaris Utama (Sestama) BNPB, Rustian, didampingi Staf Ahli BNPB Dodi Ruswandi serta Harmensyah.
Rapat yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dari Ruang Dillo Kantor Bupati di Parik Malintang pada Rabu (21/1/2025) ini, diikuti oleh seluruh daerah terdampak bencana di Sumatera Barat, termasuk Kabupaten Padang Pariaman.
Terlihat hadir dalam rapat tersebut, Wakil Bupati Rahmat Hidayat, Kapolres Padang Pariaman AKBP Ahmad Faisol Amir, Dandim 0308 Pariaman diwakili Kapten Inf. Syarumsyah, Sat. Brimob Polda Kompol. Doni, Sekretaris Daerah Rudy Repenaldi Rilis, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, serta Kepala Perangkat Daerah terkait.
Dalam rapat tersebut Bupati JKA menegaskan, bahwa seluruh persiapan peresmian Huntara di Padang Pariaman pada prinsipnya telah rampung.
“Untuk Kabupaten Padang Pariaman, pembangunan Huntara pada dasarnya sudah selesai. Saat ini di lokasi Talao Mundam hanya tinggal penyelesaian pemasangan instalasi listrik, ditargetkan tuntas hari ini. Sementara untuk lokasi di Asam Pulau, seluruh fasilitas sudah selesai sepenuhnya,” ungkap Bupati.
Di Kabupaten Padang Pariaman, Huntara yang dibangun berada di 2 titik lokasi, siap digunakan oleh masyarakat terdampak bencana. Lokasi pertama berada di Korong Asam Pulau Nagari Anduriang Kecamatan 2×11 Kayu Tanam sebanyak 34 unit dan lokasi kedua di Korong Talao Mundam Nagari Katapiang Kecamatan Batang Anai, sebanyak 40 unit.

Sekretaris Utama BNPB Rustian dalam arahannya menekankan, pentingnya kesiapan menyeluruh pada setiap lokasi Huntara yang akan diresmikan.
Ia berharap, Pemerintah Daerah di Kabupaten Agam, Padang Pariaman dan Pesisir Selatan memastikan seluruh kelengkapan hunian benar-benar siap dan layak huni.
“Kami berharap, seluruh Pemerintah Daerah memastikan ketersediaan air bersih, MCK, kelistrikan, serta kelengkapan isi ruangan di setiap unit Huntara. Ini penting, agar masyarakat dapat langsung menempati hunian dengan aman dan nyaman setelah peresmian,” tegas Rustian.
Dikatakan, untuk Sumatera Barat peresmian Huntara nantinya dipusatkan di Kabupaten Agam. Sementara di dua titik lokasi lainnya, termasuk Padang Pariaman akan dilaksanakan secara hibrid melalui videotron
Melalui rapat persiapan ini, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh agenda nasional percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana. Sekaligus memastikan agar para penyintas mendapatkan hunian sementara yang layak, aman dan manusiawi.
(Kominfo/AS)























