
PADANG, forumsumbar —-Menyikapi penanganan bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumut dan Sumbar, beberapa waktu lalu, Tokoh Ulama Sumbar Buya H Mas’oed Abidin (HMA) mengatakan sudah sepantasnya dilakukan kajian komprehensif secepatnya.
“Moga ada jalan keluar yang dapat segera dilakukan dalam kerangka negara hadir di tengah bencana yang luas ini. Mohon hadirkan tenaga ahli yang expertable,” tegas Buya HMA, Sabtu (6/12/2025).
Buya HMA menawarkan salah satu solusinya yakni dengan membuka kesempatan relawan Rehab Rekon Internasional boleh masuk memberikan bantuan.
Dikatakan Buya HMA, banjir susulan akan lebih deras airnya dari yang pertama, karena jalur aliran baru telah terbuka pada banjir bandang pertama. “Inilah pentingnya sabo dam itu. Penting bagi masyarakat sehiliran sungai agar waspada dan mesti sangat berhati-hati,” imbau Buya HMA mengingatkan.
Dalam catatan Buya HMA, pada bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi saat ini;
1. Bila dihitung yang MD (wafat) + Hilang (belum bertemu) = sudah lebih 1000 orang.
2. Jalan nasional + provinsi yang putus
3. Jembatan putus
4. Rumah hanyut
5. Desa/Nagari yang hilang
6. Sawah dan lahan pertanian yang hancur
7. Harta milik penduduk yang punah
8. Trauma meningkat
9. Ekonomi dan penghasilan penduduk yang rusak
10. Transportasi, pendidikan, bencana sosial, dan lainnya yang berdampak menambah jumlah kemiskinan permanen dan ekstreem.
11. Ancaman bencana susulan (alam, ekonomi, sosial, kejahatan, keyakinan agama, kerukunan, toleransi sesama bangsa, pertahanan nasional, dsb
Inilah yang menjadi alasan Buya HMA, kenapa perlunya penanganan serius dari pemerintah terhadap bencana ini.
(Ika)























