• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Senin, Desember 8, 2025
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Jejak Banjir Bandang, Pantai Berubah Jadi Lautan Kayu

29 November 2025
in Berita
Reading Time: 2min read
Views: 302
Kayu-kayu bertumpuk di pantai, setelah banjir bandang. (Foto : Edrawati)

PADANG, forumsumbar —Pantai yang biasanya menjadi ruang napas bagi warga Air Tawar kini tampil dalam wajah yang berbeda. Hamparan pasir lembut yang sehari-hari diakrabi para pengunjung mendadak lenyap tertutup gelondongan kayu berbagai ukuran.

Dari Pantai Parkit Air Tawar hingga Pantai Muara Panjalinan, garis pesisir berubah menjadi lautan kayu. Sebuah pemandangan yang dramatis, sekaligus memantik keprihatinan mendalam pasca banjir bandang yang melanda wilayah hulu beberapa hari terakhir.

Gelombang banjir yang membawa lumpur dan material dari perbukitan tidak hanya menyapu permukiman serta lahan pertanian, tetapi juga menggiring kayu-kayu besar dari dalam rimba.

Lihat Juga

Walikota Sawahlunto Serahkan Bantuan ke Tanah Datar Sebanyak Rp78 Juta

Walikota Sawahlunto Serahkan Bantuan ke Tanah Datar Sebanyak Rp78 Juta

8 Desember 2025
8
Agam Bantu Agam, Masyarakat Simpang IV Mato Aia Bantu Salareh Aia

Agam Bantu Agam, Masyarakat Simpang IV Mato Aia Bantu Salareh Aia

8 Desember 2025
14
Satpol PP Padang Tertibkan Tempat Hiburan Malam yang Langgar Jam Operasi

Satpol PP Padang Tertibkan Tempat Hiburan Malam yang Langgar Jam Operasi

8 Desember 2025
22

Kini, seluruh bibir pantai dipenuhi potongan batang dan dahan kayu dalam jumlah masif. Banyak yang berukuran kecil, tetapi tidak sedikit pula yang mengejutkan: kayu-kayu raksasa sebesar pangkuan orang dewasa terdampar begitu saja, seolah dihempaskan oleh kekuatan alam yang tak terukur.

Warga yang datang meninjau kondisi pantai tampak tertegun. Beberapa mengabadikan pemandangan langka itu dengan kamera ponsel, sementara yang lain hanya berdiri memandang tanpa kata, seakan belum sepenuhnya memahami betapa besar tenaga yang telah membawa semua material itu sampai ke laut dan kembali lagi ke pantai.

“Biasanya pantai di sini bersih. Tapi sekarang seperti hutan tumbang yang dipindah ke tepi laut,” ujar seorang warga, yang sejak pagi membantu membersihkan sebagian area.

Ia mengaku belum pernah melihat kondisi pesisir seterpenuhi ini. “Kayu-kayunya besar-besar. Ada yang panjangnya empat sampai lima meter, bahkan ada yang setebal badan orang dewasa,” ujarnya, Sabtu (29/11/2025).

Mencermati hal ini, pemerintah harus bergerak cepat melakukan pendataan dan memulai langkah awal pembersihan. Namun, tantangannya tidak kecil. Volume material kayu yang menumpuk sangat besar, memanjang hampir sepanjang pesisir dan beberapa bagian menimbun jalur akses warga.

Situasi bibir pantai yang menumpuk kayu-kayu setelah banjir bandang. (Foto : Edrawati)

Alat berat direncanakan dikerahkan, namun kondisi pantai yang masih labil membuat pengerjaan harus dilakukan hati-hati untuk menghindari kerusakan tambahan.

Tim relawan dan komunitas pecinta lingkungan juga mulai berdatangan. Bagi mereka, tumpukan kayu ini bukan sekadar sampah alam; ia adalah sinyal kuat tentang betapa rentannya ekosistem hulu dan hilir ketika bentang alam terganggu oleh cuaca ekstrem dan kerusakan lingkungan.

“Banjir bandang adalah puncak dari banyak masalah. Kalau kayu sebanyak ini sampai ke pantai, itu artinya ada yang rusak jauh di atas sana,” kata salah satu relawan yang terlibat dalam pemetaan dampak.

Selain mengganggu aktivitas wisata dan ekonomi pesisir, kondisi ini juga dikhawatirkan dapat mempengaruhi biota laut dan pola arus. Tumpukan kayu yang terbawa pasang-surut bisa menjadi ancaman bagi nelayan dan kapal kecil yang melintas di sekitar perairan.

Meski demikian, warga tetap menunjukkan semangat gotong royong. Mereka sadar bahwa pemulihan pantai tidak bisa menunggu. Dalam beberapa hari ke depan, proses pembersihan akan terus dilakukan secara bertahap, sambil menunggu surutnya air dan stabilnya cuaca.

Pantai Parkit Air Tawar hingga Muara Panjalinan kini menyimpan cerita tentang kekuatan alam yang mengubah lanskap dalam sekejap. Dari lautan kayu yang memenuhi garis pantai, masyarakat kembali diingatkan bahwa peristiwa alam bukan hanya soal bencana, tetapi juga panggilan untuk lebih menjaga hulu, dataran, dan setiap jengkal ruang hidup yang saling terhubung.

(Edrawati)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Puisi Era Nurza: “Berjuang di Negeri yang Digenangi Air

Next Post

Mahardika Muda Indonesia Turun Tangan Bantu Warga Terdampak Banjir di Batu Busuk Padang

BeritaTerkait

Walikota Sawahlunto Serahkan Bantuan ke Tanah Datar Sebanyak Rp78 Juta
Berita

Walikota Sawahlunto Serahkan Bantuan ke Tanah Datar Sebanyak Rp78 Juta

8 Desember 2025
8
Agam Bantu Agam, Masyarakat Simpang IV Mato Aia Bantu Salareh Aia
Berita

Agam Bantu Agam, Masyarakat Simpang IV Mato Aia Bantu Salareh Aia

8 Desember 2025
14
Satpol PP Padang Tertibkan Tempat Hiburan Malam yang Langgar Jam Operasi
Berita

Satpol PP Padang Tertibkan Tempat Hiburan Malam yang Langgar Jam Operasi

8 Desember 2025
22
1 Orang Tersangka Kebakaran Pasar Blok Barat Berhasil Ditangkap Polres Payakumbuh
Berita

1 Orang Tersangka Kebakaran Pasar Blok Barat Berhasil Ditangkap Polres Payakumbuh

8 Desember 2025
25
Khusus Kendaraan Roda 2, Jalan Lembah Anai Secara Temporer Sudah Bisa Dilewati
Berita

Khusus Kendaraan Roda 2, Jalan Lembah Anai Secara Temporer Sudah Bisa Dilewati

8 Desember 2025
28
Bupati JKA Larang Truk Lintasi Jembatan Kampuang Apa, untuk Selamatkan 20.678 Warga
Berita

Bupati JKA Larang Truk Lintasi Jembatan Kampuang Apa, untuk Selamatkan 20.678 Warga

7 Desember 2025
32
Next Post
Mahardika Muda Indonesia Turun Tangan Bantu Warga Terdampak Banjir di Batu Busuk Padang

Mahardika Muda Indonesia Turun Tangan Bantu Warga Terdampak Banjir di Batu Busuk Padang

Please login to join discussion

Most Viewed Posts

  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (35,774)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (34,850)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (34,033)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (31,996)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (28,454)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (27,770)
  • Tabuik, ‘Perang Karbala’ di Jantung Kota Pariaman (23,300)
  • Sijunjung Jebol, Seluruh Sumbar Zona Merah Covid-19 (22,183)
  • Blaster, Klub Motor Legendaris Kota Padang (22,168)
  • Boy Rafli Amar Dt Rangkayo Basa Termasuk 5 Komjen Calon Kapolri yang Diajukan Kompolnas ke Presiden (21,925)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
121
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
284
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
455
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
190
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
91
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
126
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
112
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
164
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
109

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In