Menuju Smart City, Padang Panjang Bangun Command Center Canggih

PADANG PANJANG, forumsumbar —Walikota Padang Panjang Fadly Amran menyampaikan upaya yang sudah dilakukannya di dalam membangun Kota Serambi Mekah, Padang Panjang, saat pertemuan dengan Jaringan Pemred Sumbar (JPS), Rabu (22/1), di Balaikota Padang Panjang.

Dalam tahun pertama memimpin Padang Panjang, yang dilakukannya adalah memperbaiki sistem, organisasi dan tata kerja di lingkungan pemko. “Saya ingin semua pejabat dari semua level eselon dan pegawai merasa nyaman bekerja, kurangi intervensi, jenjang karir jelas, dan maksimalkan potensi pegawai. Jaga integritas dan hilangkan kecurangan,” ujarnya.

Alhamdulillah, lanjut Wako Fadly yang didampingi Sekdako Padang Panjang Sonny Budaya Putra dan Kabid Informasi Komunikasi Publik Kominfo Zulheri serta jajaran, dimana berkat kerja bersama itu saat ini sudah 40 penghargaan bisa diperoleh.

DISKUSI –Walikota Padang Panjang Fadly Amran didamping Koordinator Jaringan Pemred Sumbar (JPS) Heri Sugiarto dan anggota Majelis Percepatan Daerah Padang Panjang Ilham Adelano Azre, serta Sekdako Sonny BP. (Foto : Dok)

Setelah itu, Fadly melakukan sejumlah inovasi yang tujuannya memudahkan masyarakat. Salah satunya dalam bidang layanan publik yang mirip 911 di Amerika Serikat. Yakni membuat kontak 119 bagi masyarakat yang sakit untuk dijemput dan diantarkan ke rumah sakit.

“Jadi, dalam waktu 5-10 menit petugas kesehatan akan menjemput dan mengantarkan warga ke rumah sakit. Lalu ada program dokter warga yang fungsinya jemput bola ke rumah warga yang tidak mampu berobat ke puskesmas dan rumah sakit. Dokter akan rutin datang sesuai jadwal pengobatan. Kemudian, keluarga yang dirawat atau dirujuk ke luar kota diberikan santunan biaya makan,” katanya.

Untuk bidang pendidikan, selain memenuhi pendidikan dasar dari SD sampai SLTA, pemko dalam lima tahun mendatang juga menyiapkan beasiswa ke Jepang sebanyak 50 orang dan 500 orang dalam negeri.

Selanjutnya, membuat command center sebagai pusat memonitor seluruh aktivitas layanan publik dan pemerintahan. Awal bulan Februari terobosan ini akan diluncurkan. Dari ruangan yang cukup luas dengan layar monitor besar itu, bisa memantau aktivitas masyarakat karena terkoneksi dengan CCTV dan online.

“Untuk layanan publik, misalnya kita secara update bisa melihat berapa kunjungan ke rumah sakit hari ini. Sistem ini akan kami koneksikan dengan Polres sehingga bisa memonitor pelanggaran lalu lintas dan kriminalitas, dan OPD terkait di pemko untuk memonitor jika terjadi pelanggaran perda,” katanya.

CENTER –Rombongan JPS berfoto bersama dengan Walikota Padang Panjang Fadly Amran di ruangan command center. (Foto : Dok)

Program lainnya, pemko membangun sport center, learning center, bedah warung atau rumah wirausaha. “Semua itu butuh anggaran tak sedikit. Maka kita akan minta support dari Pemprov Sumbar dan Pemerintah Pusat,” tambahnya.

Untuk infrastruktur, akan dilakukan pelebaran jalan nasional yang sudah over kendaraan melintas di depan balai kota menjadi empat jalur. Lebarnya dua meter di sisi kanan dan dua meter di kiri jalan. Selain sudah over kendaraan, jalur ini strategis sebagai jalur pariwisata, transportasi dan pendidikan lintas kabupaten dan kota.

“Studi kelayakannya sudah kami lakukan dan sudah meminta dukungan pemprov serta pusat. Ini akan mengubah tatanan jalan nasional di Padang Panjang ini dalam 50 tahun terakhir,” jelasnya.(Rel)