• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Jumat, Oktober 23, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Perjuangkan Kepastian Hukum bagi Rakyat, BAP DPD RI: Pengaduan Masyarakat Tak Boleh Terabaikan

5 November 2025
in Berita
Reading Time: 3min read
Views: 370
DPD RI memberikan laporan ke Kemen ATR/BPN. (Foto : dpd)

JAKARTA, forumsumbar— Badan Akuntabilitas Publik (BAP) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menyoroti banyaknya kasus pengaduan masyarakat yang belum terselesaikan secara tuntas, terutama terkait konflik agraria, hak atas tanah, dan maladministrasi di daerah.

BAP DPD RI menilai, meski berbagai rekomendasi telah dikeluarkan, tindak lanjut dari kementerian dan lembaga terkait masih dinilai belum optimal, sehingga persoalan publik terus berlarut tanpa kepastian hukum dan keadilan bagi masyarakat.

Ketua BAP DPD RI Ahmad Syauqi Soeratno menyampaikan, hingga masa sidang tahun 2024-2025, BAP DPD RI telah menerima dan menindaklanjuti 56 pengaduan masyarakat yang mayoritas berkaitan dengan sengketa lahan, konflik agraria, kompensasi lingkungan, dan pelanggaran hak masyarakat adat.

Lihat Juga

Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, Pemkab Padang Pariaman Sosialisasikan KIPPRAH Hingga Kecamatan dan Puskesmas

Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, Pemkab Padang Pariaman Sosialisasikan KIPPRAH Hingga Kecamatan dan Puskesmas

23 Oktober 2026
23
Wakil Walikota Pariaman Mulyadi Jadi Irup Upacara Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026

Wakil Walikota Pariaman Mulyadi Jadi Irup Upacara Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026

22 Oktober 2026
8
Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly Sambut Kunjungan Danrem 032/Wirabraja

Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly Sambut Kunjungan Danrem 032/Wirabraja

22 Oktober 2026
10

Dari jumlah tersebut, BAP telah mengeluarkan 13 rekomendasi resmi yang telah disahkan dalam Sidang Paripurna DPD RI dan disampaikan kepada kementerian serta lembaga terkait untuk ditindaklanjuti.

“BAP DPD RI telah melakukan monitoring secara berkelanjutan, di mana beberapa rekomendasi DPD RI tersebut justru tidak dilaksanakan dan menyebabkan permasalahan yang disampaikan oleh masyarakat menjadi berlarut-larut,” ujar Syauqi yang juga Senator dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan stakeholders dengan agenda penyelesaian pengaduan masyarakat di DPD RI, Rabu (5/11/2025).

Syauqi menjelaskan, kondisi tersebut menunjukkan bahwa mekanisme penyelesaian pengaduan masyarakat masih belum efektif dan memerlukan sinergi lebih kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Ia menekankan perlunya koordinasi lintas kementerian agar penanganan pengaduan publik dapat bersifat konkret dan berdampak langsung.

“BAP DPD RI mendorong agar kementerian dapat melakukan monitoring lebih ketat terhadap situasi yang berkembang di lapangan dan mengambil tanggung jawab membuat kebijakan untuk segera menyelesaikan pengaduan dari masyarakat,” tegasnya.

Dalam RDPU yang dihadiri perwakilan dari Kementerian ATR/BPN, Kementerian Investasi/BKPM, Kementerian ESDM, Kementerian LHK, serta beberapa perwakilan masyarakat dari daerah yang mengadukan ke BAP DPD RI ini, Ahmad Syauqi memaparkan sejumlah data nasional yang menunjukkan masih tingginya potensi konflik agraria di Indonesia.

Berdasarkan data Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), sepanjang tahun 2024 tercatat 5.973 kasus pertanahan, sedangkan Ombudsman RI menerima lebih dari 10.000 laporan maladministrasi, di mana sebagian besar berkaitan dengan masalah agraria dan layanan publik daerah.

Sementara itu, Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat setidaknya 295 kasus konflik tanah yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia sepanjang tahun 2024. Angka ini memperlihatkan bahwa penyelesaian persoalan agraria masih menghadapi kendala koordinasi antarlembaga dan lemahnya tindak lanjut kebijakan di lapangan.

“Tanah bukan sekadar aset ekonomi, tetapi juga jati diri, warisan budaya, dan simbol kedaulatan bagi masyarakat Indonesia. Karena itu, perlindungan hak atas tanah, penyelesaian sengketa agraria, dan kebijakan yang adil sangat penting untuk menjaga stabilitas sosial dan pembangunan berkelanjutan,” kata Syauqi.

Senada, Wakil Ketua BAP DPD RI Yulianus Henock Sumual juga menekankan urgensi percepatan penyelesaian berbagai pengaduan masyarakat. Ia menilai setiap laporan masyarakat yang masuk merupakan permasalahan mendesak yang harus dikawal dengan serius agar tidak menimbulkan ketidakpastian hukum maupun sosial di daerah.

“Segala permasalahan ataupun pengaduan dari masyarakat merupakan hal yang mendesak untuk segera diselesaikan agar tidak berlarut-larut. Ini harus dikawal, supaya agar clear,” ujar Yulianus.

Dalam forum RDPU hari ini, sejumlah anggota DPD RI juga menyampaikan berbagai persoalan konkret yang terjadi di daerah mereka. Anggota DPD RI dari Aceh Darwati A Gani mengungkapkan permasalahan di Kecamatan Putri Betung, Gayo Lues, di mana terdapat desa yang diklaim masuk kawasan konservasi Taman Nasional Gunung Leuser. Warga yang telah tinggal turun-temurun kini dilarang menggarap lahan, meski kegiatan mereka selama ini tidak merusak lingkungan.

“Sejak adanya Perpres No. 5 Tahun 2005 tentang Penertiban Kawasan Hutan, sudah ada kebijakan bahwa di kawasan hutan di sekitar kawasan konservasi Gunung Leuser tersebut tidak bisa digarap lagi, padahal itu telah menjadi pendapatan masyarakat sejak lama. Mohon agar permasalahan ini tidak berhenti di hari ini, saya memohon dukungannya agar hak masyarakat dapat dikembalikan,” tambahnya.

Sementara itu, Anggota DPD RI dari Nusa Tenggara Timur Maria Stevi Harmani menyoroti masalah pertanahan yang menimbulkan ketidakpastian hukum dan berpotensi konflik horizontal. Sebanyak 200 kepala keluarga di NTT dilaporkan memiliki sertifikat tanah tanpa kejelasan lahan yang dimaksud.

“Akar masalahnya sebenarnya klasik, adanya sertifikat yang tidak ada lahan. Sebanyak 200 KK, mengeluhkan bahwa mereka menerima sertifikat tanah namun tidak memiliki lahan yang memadai untuk ditanami atau ditempati,” jelas Stevi.

(R/dpd)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Bupati Kepulauan Mentawai Pimpin Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana

Next Post

Puncak Gebyar ke-61 SMPN 13 Padang: Menyatu dalam Semangat, Berkarya dalam Kebersamaan

BeritaTerkait

Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, Pemkab Padang Pariaman Sosialisasikan KIPPRAH Hingga Kecamatan dan Puskesmas
Berita

Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, Pemkab Padang Pariaman Sosialisasikan KIPPRAH Hingga Kecamatan dan Puskesmas

23 Oktober 2026
23
Wakil Walikota Pariaman Mulyadi Jadi Irup Upacara Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026
Berita

Wakil Walikota Pariaman Mulyadi Jadi Irup Upacara Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026

22 Oktober 2026
8
Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly Sambut Kunjungan Danrem 032/Wirabraja
Berita

Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly Sambut Kunjungan Danrem 032/Wirabraja

22 Oktober 2026
10
Wakil Bupati Agam Muhammad Iqbal Rapat dengan Menteri KKP Bahas Rehab Rekon Pascabencana Sektor Kelautan dan Perikanan
Berita

Wakil Bupati Agam Muhammad Iqbal Rapat dengan Menteri KKP Bahas Rehab Rekon Pascabencana Sektor Kelautan dan Perikanan

22 Oktober 2026
9
KAI Divre II Sumbar Perkuat Langkah Strategis Pengamanan Perkeretaapian Bersama Kodam XX/TIB
Berita

KAI Divre II Sumbar Perkuat Langkah Strategis Pengamanan Perkeretaapian Bersama Kodam XX/TIB

22 Oktober 2026
12
Respons Cepat Bupati Annisa, Dua Jembatan di Timpeh yang Dulunya Lantai Kayu Sekarang Berganti Plat Baja
Berita

Respons Cepat Bupati Annisa, Dua Jembatan di Timpeh yang Dulunya Lantai Kayu Sekarang Berganti Plat Baja

22 Oktober 2026
30
Next Post
Puncak Gebyar ke-61 SMPN 13 Padang: Menyatu dalam Semangat, Berkarya dalam Kebersamaan

Puncak Gebyar ke-61 SMPN 13 Padang: Menyatu dalam Semangat, Berkarya dalam Kebersamaan

Most Viewed Posts

  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (41,157)
  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (37,066)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (36,392)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (36,070)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (35,615)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (35,528)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (35,000)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (33,486)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (31,746)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,824)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
211
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
450
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
531
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
267
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
149
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
191
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
159
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
228
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
165

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In