
AGAM, forumsumbar —– Pemerintah Kabupaten Agam bersama Pascasarjana Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar kegiatan penyerahan ijazah bagi 39 kepala sekolah dan guru penerima program Magister (S2) Teknologi Pendidikan angkatan tahun 2022/2023, bertempat di Aula Bappeda Kabupaten Agam, Selasa (4/11/2025).
Acara ini sekaligus menjadi momentum pengembalian mahasiswa program kerjasama antara Pemkab Agam dan Pascasarjana UNP.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua I Pascasarjana UNP, Prof Indang Dewata, Sekretaris Daerah Kabupaten Agam Dr Mhd. Lutfi AR, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Taslim, Ketua Prodi Teknologi Pendidikan Program Magister (S2) Dr Rayendra, perwakilan BKPSDM dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agam, serta seluruh mahasiswa peserta program S2 kerja sama tersebut.
Dalam sambutannya, Prof Indang Dewata menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin baik antara UNP dan Pemkab Agam. Ia berharap kerjasama ini dapat terus berlanjut sebagai bentuk komitmen bersama dalam peningkatan kualitas tenaga pendidik di daerah.
“Semoga program ini tetap terjalin dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam memajukan pendidikan berbasis kompetensi dan profesionalisme guru,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Agam melalui Sekretaris Daerah Dr Mhd. Lutfi AR menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni penyerahan ijazah, tetapi merupakan momentum penting dalam membangun kualitas pendidikan di Kabupaten Agam.
“Pendidikan yang berkualitas hanya lahir dari guru dan tenaga pendidik yang berilmu, berkompeten, dan terus mau belajar,” ujarnya.
Ia menambahkan, kerjasama dengan Pascasarjana UNP merupakan bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) pendidikan yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman.
“Kami ingin guru-guru di Agam tidak hanya pandai mengajar, tetapi juga menjadi inspirator, pembaharu, dan teladan di tengah masyarakat,” lanjutnya.
Sekda juga menyampaikan harapannya agar kerja sama positif antara Pemkab Agam dan UNP dapat terus berlanjut di masa mendatang.
“Semoga program kerjasama ini masih ada untuk selanjutnya, sehingga semakin banyak guru dan kepala sekolah yang bisa meningkatkan kompetensinya melalui pendidikan pascasarjana,” tutur Sekda.
Kepada para penerima ijazah, Sekda menyampaikan ucapan selamat serta apresiasi atas perjuangan yang telah ditempuh selama mengikuti pendidikan S2. Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing.
“Jadikan ilmu yang diperoleh bukan sekadar gelar akademik, tetapi sumber inspirasi dan inovasi untuk meningkatkan mutu pendidikan di Agam,” tutupnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para guru dan kepala sekolah lulusan S2 tersebut dapat menjadi motor penggerak dalam menciptakan generasi Agam yang cerdas, berakhlak, berdaya saing, dan mencintai daerahnya.
(R/Kominfo)























