
TANAH DATAR, forumsumbar ––Menjadi Kafilah MTQ merupakan kenikmatan yang mungkin tidak semua orang mendapatkannya, apalagi generasi muda yang justru sebahagian asyik pula dengan dunianya, seperti hiburan, permainan dan lain sebagainya.
Para kafilah ini terpilih menjadi orang-orang yang selalu dekat dengan Alquran, ini semua nikmat yang luar biasa dari Allah.SWT.
Sebagai upaya Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Tanah Datar mempersiapkan calon-calon Kafilah MTQ dalam upaya menjaga tilawah, qiroah, qhat dan tartil serta juga cabang-cabang yang lainnya oleh guru-guru yang sungguh luar biasa.
Hal itu dikatakan Pjs Bupati Arry Yuswandi ketika membuka seleksi calon Kafilah Kabupaten Tanah Datar mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-41 Tingkat Provinsi Sumatera Barat di Kota Bukittinggi 2025 mendatang, Sabtu (16/11/2024).
“Calon-calon kafilah Tanah Datar siap untuk tidak hanya menjadi pemenang dalam MTQ, namun juga menjadi orang-orang yang menerangi Kabupaten Tanah Datar dengan cahaya Alquran,” harapnya.
Dikatakan Arry Yuswandi MTQ merupakan upaya umat Islam untuk selalu dekat dengan Alquran, selalu membaca Alquran dan untuk terus memperbaiki bacaan Alquran serta sarana untuk selalu dekat dengan Allah.SWT.
Arry juga sampaikan Pemerintah Daerah terus melakukan evaluasi-evaluasi untuk kafilah Tanah Datar tampil maksimal dan kembali meraih Juara Umum di tingkat Provinsi Sumatera Barat.
“Kepada para kafilah ikutilah tahap penseleksian ini dengan maksimal, semangat, menjaga dan terus meningkatkan bacaan Alquran tidak hanya pada tahap seleksi ini namun juga setelah nanti kembali ke rumah masing-masing,” ujarnya.
Sebelumnya Plh. Kabag Kesra Devino menyampaikan bahwa seleksi ini merupakan lanjutan dari tahap I yang telah dilakukan sebelumnya pada bulan Agustus yang lalu.
Dikatakan Devino, pada tahap I penyeleksian diikuti sebanyak 120 peserta dari juara I, II dan III pada ajang MTQ Tingkat Kabupaten Tanah Datar sebelumnya.
“Pada seleksi tahap II ini baru 4 cabang yang diikuti yaitu cabang Tilawah, Tartil, Qira’at dan Qhat dengan jumlah peserta sebanyak 80 peserta,” ucapnya.
Disampaikan Devino dari sejumlah peserta itu terdiri dari 45 kafilah, 11 pemateri atau pelatih dan 25 panitia serta pendamping.
(Rel/Prokopim)























