
PADANG, forumsumbar —Jupri, Ketua Tim Pemenangan Hendri Septa – Hidayat Kecamatan Lubuk Begalung dari PAN (Partai Amanat Nasional), menyatakan kesiapannya untuk memenangkan pasangan koalisi PAN dan Gerindra tersebut di Kecamatan Lubuk Begalung. pada Pilkada Padang 2024 yang akan datang.
“Selaku kader, dan juga Ketua DPC PAN Lubuk Begalung, sudah menjadi tanggung-jawab saya untuk berjuang memenangkan pasangan Hendri Septa – Hidayat, di Lubuk Begalung,” ujar Jupri, Senin (22/7/2024).
Menurutnya, bukan sebatas di Lubuk Begalung saja, malahan Kota Padang, dimana ia pun punya jaringan di kecamatan-kecamatan yang ada di Padang yang bisa digerakkan.
“Pokoknya, kita sudah bertekad bulat memenangkan pasangan Hendri Septa – Hidayat, bukan saja di daerah kepengurusan DPC PAN, tapi lebih dari itu,” beber Anggota DPRD Padang, dari Dapil Lubuk Begalung – Bungus Teluk Kabung, yang pada Pemilu 2024 lalu terpilih kembali untuk kedua kalinya.
Lanjut Jupri, di Kecamatan Lubuk Begalung itu ada 15 kelurahan dengan pemilih (DPT) di Pemilu 2024 lalu sebanyak 88 068. “Kita menargetkan 60-70 persen suara bisa diraup,” ucap Jupri optimis.
Optimisme Mak Adang, demikian Wakil Ketua Komisi I DPRD Padang ini akrab disapa, karena sosok Hendri Septa sudah familiar di Lubuk Begalung, apalagi mantan Walikota Padang dan Ketua DPD PAN Padang itu beberapa waktu yang lalu menggelar Tagak Gala, Datuak Alam Batuah di rumah gadangnya di Lubuk Begalung.
“Jadi Lubuk Begalung itu adalah basis suara Hendri Septa, dimana keluarga besarnya asalnya dari Nagari Nan XX,” tukas Jupri, yang merintis karir di politik setelah pensiun dari BKKBN Sumbar.
“Dan Alhamdulillah pula, kita sebagai Anggota DPRD Padang kemarin ini membantu kantor KAN Lubuk Begalung melalui Dana Pokir sebanyak Rp200 juta,” pungkas Jupri, yang juga pengusaha Toko Bangunan UD Permata ini.
Jupri berharap pengurus dan kader PAN Lubuk Begalung bersama Gerindra, serta relawan dan pendukung lainnya, untuk berjibaku memenangkan pasangan Hendri Septa – Hidayat, menjadi Walikota – Wakil Walikota Padang Periode 2025 – 2030.
(Ika)























